BUKAN MANUSIA

BUKAN MANUSIA
episode 37


__ADS_3

setelah mengantarkan rindu pulang. arjunpun pulang kerumahnya. ia langsung masuk kedalam kamar. ia pun tengah sibuk dengan laptopnya. kemudian ia membuat akun fake, untuk menyebarkan rekaman video asusila Arya. ia pun mensensor wajah Yolanda. namun, tidak dengan wajah Arya. ia memperjelas wajah Arya.


ia pun mengirim rekaman tersebut diseluruh media sosial. mulai dari Facebook, Instagram, tiktok dan juga media lainnya. banyak komentar warganet. mereka mengutuk perbuatan Arya. bahkan banyak dari mereka mengucapkan sumpah serapah.


" iihh. amit2 nih cowok! gituan ko direkam". ucap salah seorang warganet


"kalo dia anakku, sudah ku buang jauh-jauh! ". warganet lainnya menimpali.


"semoga tuhan membalas perbuatan kejimu. dan burung jadi loyo". begitulah komentar para netizen.


hingga berita tentang Arya pun seketika booming. menjadi pembincangan hangat dikalangan pengguna medsos. ia berita asusila aryapun tercium oleh pencari berita. hingga sebuah stasiun televisi menyiarkan berita tersebut.


"sekilas info. seorang pengusaha kaya raya berisial AA tengah booming di media sosial. ia membuat heboh warganet, dengan rekaman asusila miliknya. " Arya yang baru bangun dan mendengar berita tersebut pun terlihat marah. walau wajahnya disensor ditelevisi. namun ia masih bisa mengenalinya. itu adalah wajah dirinya.


"sialan, siapa yang menyebarkan berita itu". ucap Arya dengan sorot marah.


Arya terlihat mondar mandir. ia memikirkan bagaimana caranya agar ia bisa berhasil dari jerat kasus ini. ia pun bertanya-tanya siapa orang yang telah diam-diam merekamnya.


"aakkkjhhhh". Arya berteriak frustasi.


"siapapun kau. aku yakin, kau adalah musuhku! " .gumam Arya.


ia harus mencari cara agar ia bisa memanipulasi rekaman itu.


sementara Arjun. ia hanya tersenyum, ia tak bisa membayangkan bagaimana dengan Arya.


"hahah. karier yang kau bangun akan hancur begitu saja. ini belum seberapa Arya! masih banyak kejutan yang akan aku berikan! ". gumam Arjun .


"ini belum setimpal, Arya! kau harus lebih banyak menderita! ". arjunpun menutup laptopnya. dan mencoba berpura-pura bodoh. ia pun menelepon Arya. agar Arya tak curiga padanya.


"hallo, pak Arya! apa benar dengan berita yang baru saja aku lihat? ". ucap Arjun dengan nada penuh tanya.


namun, tak ada jawaban dari Arya. ia hanya diam seribu bahasa. kemudian ia mematikan teleponnya. setelah Arya, mematikan telepon Arjun, belum dia meletakan ponselnya. sudah banyak telepon dari para rekan bisnisnya. mereka ingin klarifikasi dengan berita yang beredar. namun Arya tak sedikitpun berniat untuk menjawabnya.

__ADS_1


"ahhh, mengapa semuanya jadi kacau". ucap Arya.


ponsel Arya tak hentinya berdering. begitu banyak pesan masuk dan telepon dari banyak orang. sialnya, orang yang telah menyebarkan video aryapun menyertakan nomor ponsel Arya. sehingga dirinya diserang oleh para haters. mereka mencaci, mencela dan juga menyumpahi dirinya.


"kurang ajar, kalian berani menyumpahi ku". ucap Arya sembari melempar ponselnya kelantai hingga pecah berkeping-keping.


ia begitu muak, dan telinganyapun begitu panas mendengar ponsel yang terus berbunyi.


"sialan". ucap Arya marah sembari melemparkan semua barang yang ada didekatnya.


"aku harus cari siapa orang yang telah menyebarkan video itu". gumam Arya.


pagi haripun tiba, kini Arya telah bersiap dengan jaket hitam dan topi. tak lupa, ia pun menggunakan masker agar tak ada orang mengenalinya.


ia pun mengendarai mobilnya, melakukannya dengan sedang. ia pun menelepon seseorang.


"hallo! temui aku dicafe mawar! ". ucap Arya pada seseorang.


"aku ingin kau mencari orang yang telah mencemarkan nama baik saya. dan kamu manipulasi semua rekaman itu". perintah Arya, Arya berbicara setengah berbisik.


"baik pak, akan saya lakukan! ". ucap seseorang yang diketahui bernama Robert.


"tapi, kalau saya boleh saran bapak tidak usah keluar rumah terlebih dahulu sebelum semuanya kembali kondusif". ucap Robert


ketika Robert dan juga Arya tengah mengobrol. tiba-tiba Arya mendengar orang-orang yang tengah menggosipkan dirinya. Arya pun mulai tersulut emosi, hampir saja ia hendak menghajar orang tersebut. namun beruntung Robert segera menghalanginya.


"kurang ajar". ucap Arya begitu marah.


"tenangkan diri anda, pak! jika anda menghajar mereka, justru mereka akan semakin menjadi! lebih baik anda pulang. biar saya yang urus semuanya". ucap Robert mencoba menenangkan Arya.


aryapun keluar dari cafe dan mengendarai mobilnya untuk pulang. ia ingin menenangkan dirinya. namun ketika Arya melihat rumahnya dari kejauhan, ia melihat kerumunan orang Disana. sepertinya mereka adalah pemburu berita. Arya pun memutar mobilnya dan pergi.


"akhhh, mengapa semua jadi kacau". ucap Arya sembari memukul setirnya.

__ADS_1


aryapun lebih memilih menenangkan dirinya di apartemen miliknya. tidak ada yang tau jika ia berada disana.


"semoga tidak ada orang yang mengenaliku disini". gumam Arya.


ketika Arya sedang duduk. tiba-tiba ia mendengar sebuah ketukan pintu. ia pun bergegas membukanya. namun Arya lupa, ia tak menggunakan maskernya hingga orang yang mengetuk pintu mengenali Arya.


tok.. tok .. tok..


"sebentar". ucap Arya sembari berjalan ke arah pintu.


cklek.. pintupun terbuka menampilkan petugas kebersihan yang akan membersihkan apartemen Arya. petugas kebersihan pun terkejut melihat Arya. ia mengenali Arya.


"kau adalah pemain rekaman asusila itu, bukan?". aryapun terkejut dengan penuturan sang petugas kebersihan.


"hey, semuanya..." belum sempat petugas tersebut berteriak, Arya telah lebih dulu membekap mulutnya, ia pun membawa petugas tersebut masuk kedalam.


"lepaskan aku". ucap petugas kebersihan.


aryapun melepaskan petugas tersebut, ia pun berjalan ke arah nakas, dan mengambil segepok uang dari dalam laci dan memberikannya pada petugas tersebut.


"ambil ini, dan jangan sampai ada yang tau keberadaan ku disini! ". ucap Arya sembari memberikan uang tersebut.


"tidak! aku tidak mau menerima uang dari mu, kau adalah pecundang yang bernaung dengan uangmu". ucap petugas tersebut yang diketahui bernama Rizal terlihat dari tulisan di bajunya . ia pun memberikan uang tersebut ke arah Arya.


"baiklah, kau tidak bisa diajak kerja sama. jika begitu, maka kematian adalah hal terbaik untukmu".


mendengar penuturan Arya, Rizal pun merasa takut. ia begitu gemetaran ketika melihat Arya mulai mendekat ke arah dirinya. matanya rizalpun melotot dengan sempurna, dan mulutnya terbuka lebar. ketika melihat Arya yang telah berubah wujud menjadi siluman. ketakutan Rizal semakin menjadi ketika Arya. mencekik dirinya. rizalpun mulai terbatuk-batuk dan merasakan nafasnya begitu sesak. ia pun meminta ampun pada Arya. namun Arya yang tengah dikuasai amarah tak menghiraukan permintaan Rizal. ia terus mencekik dan terakhir ia pun membanting Rizal dengan keras. seketika nyawa rizalpun melayang.


Arya kembali merubah wujudnya menjadi manusia. ia pun mendekati jasad Rizal, dan berjongkok didepannya.


"inilah balasan untuk orang yang berani menentangku". ucap Arya sembari tersenyum miring didepan jasad Rizal.


kemudian aryapun menjatuhkan jasad Rizal dari jendela apartemennya. ia membuat seolah-olah Rizal tewas karna jatuh dari ketinggian. aryapun tersenyum setelah melemparkan tubuh Rizal kebawah.

__ADS_1


__ADS_2