
sebulan berlalu sejak kejadian Arya melamar rindu, hingga kini Arya tak lagi datang menemui Rindu. Rindu merasa bersalah dan sangat Rindu perhatian-perhatian kecil yang Arya berikan dulu!!
"kamu kemana sih, Arya?? ". gumam Rindu.
tok.. tok.. tok..!!
seseorang mengetuk pintu rumah Rindu, Rindu bergegas membukanya.
"Candra? ". ucap Rindu kaget
"kenapa? ko muka kamu kaget! ". ucap Arya heran.
"tidak. ada apa kau kemari? " tanya Rindu.
"aku ingin mendengar jawabanmu atas lamaran ku! apa kau bersedia menikah denganku?? ". ucap Candra
Candra berharap Rindu mau dan bersedia menikah dengan dirinya.
"maaf, Candra. sepertinya aku tidak bisa menikah dengan mu!! ". ucap Rindu tak enak.
"kenapa? apa karna sudah ada hati lain? ". tanya Candra.
Candra kecewa dengan ucapan Rindu. jawaban Rindu bukan jawaban yang diharapkan oleh Candra!
Rindu menggelengkan kepalanya.
"bukan, bukan karna ada hati lain. namun aku belum siap!! " ucap Rindu berbohong.
padahal ada hati yang Rindu jaga sampai kini. siapa lagi jika bukan Arjuna, namun sayang sampai hari ini Arjuna tak kunjung kembali.
"bohong! " ucap Candra.
tentu saja Candra tak lantas percaya dengan ucapan Rindu. Candra tahu bahwa Rindu mencintai Arjuna.
"aku tahu kau mencintaiku Arjuna, bukan? tapi sayang, Arjuna mu sudah tiada. dia tidak akan pernah kembali!! ". Candra melanjutkan ucapannya.
dalam kemarahan Candra bisa berbicara apa saja, sama seperti saat ini. Candra tidak tahu bahwa ucapannya menyakiti Rindu.
"kau jahat, Candra! kau berani Mengatakan hal itu!! " ucap Rindu tak terima.
"itu sebuah kenyataan, Rindu. lupakan Arjun dan menikah denganku. akan aku jadikan kau ratu untuk selamanya!! ". ucap Candra.
Rindu menggelengkan kepalanya, kala mendengar ucapan Candra bahwa ia harus melupakan Arjuna.
"kau pergi dari sini! aku tak ingin melihatmu datang lagi kesini. " ucap Rindu sembari.
Rindu marah dengan ucapan yang di lontarkan oleh Candra. mengapa Candra begitu tega mengatakan hal demikian?
"aku masih mencintaimu, Arjuna!! ". gumam Rindu.
"sepertinya kau harus aku miliki dengan cara kasar!! ". ucap Candra, ia pun tersenyum menyeringai.
"apa maksudmu? ". tanya Rindu, jujur saja Rindu takut dengan ucapan Candra. tatapan liarnya seperti tengah menelanjangi tubuhnya.
"jika kau tidak bisa aku miliki dengan cara baik-baik. maka jangan salahkan aku, jika aku memiliki mu dengan cara hina!! ". ucap Candra.
Candra menatap liar ke arah tubuh Rindu, Rindu mulai merasa ketakutan dengan tatapan Candra.
"jangan, jangan lakukan itu. aku mohon!! ". pinta Rindu, namun Candra sama sekali tak menghiraukan ucapan Rindu.
"kau yang memaksa diriku, Rindu!! ". ucap Candra.
Candra mulai mendekati Rindu, langkah Candra mulai semakin mendekati Rindu.
sontak saja Rindu mundur beberapa langkah.
"Tolong, tolong!!! ". teriak Rindu meminta tolong.
bukannya gentar, Candra justru tertawa mendengar teriakan Rindu.
"hahaha. berteriaklah Rindu. ayo!! ". ucap Candra.
"tolong, tolong, tolong aku!! ". teriak Rindu sekali lagi.
namun tak ada satu orang pun yang menolong atau mendengar teriakan Rindu.
__ADS_1
hingga kini tubuh Rindu sudah berada di pangkuan Candra. Candra membawa Rindu menuju kamarnya dan membanting tubuh Rindu ke atas kasur.
"jangan, jangan lakukan itu, Candra. aku mohon!! " ucap Rindu memohon.
Rindu mulai ketakutan kala melihat Candra yang di penuhi oleh nafsu yang amat besar disertai nafas yang kian memburu.
Candra melepas pakaiannya dan mulai menanggalkan pakaian milik Rindu.
"jangan, aku mohon hiks!! " ucap Rindu disertai tangisan.
ketika Candra hendak melakukan tindakan hinanya. Tiba-tiba seseorang datang dan menghajarnya.
Brak.. brugh..
"Arya!! " gumam Rindu.
Arya yang melihat tubub Rindu polos pun segera menyelimutinya dengan sebuah selimut.
"kurang ajar!! " teriak Candra.
Arya tersenyum miring ke arah Candra.
"sehina itu perbuatan mu! kau tak pantas di sebut sebagai seorang lelaki!! ". ucap Arya..
"tahu apa kau, Arya? kau pun tak jauh seperti diriku, bukan? ayolah kita nikmati Rindu bersama-sama!! " ucap Candra.
Arya mulai tersulut emosi, kala Candra dengan terang-terangan mengatakan hal hina tentang Rindu.
amarah Arya kian menjadi. ia tak suka jika mendengar kata-kata kotor tentang Rindu.
"kau.. !! " teriak Arya marah.
Arya pun menyerang Candra. ia ingin menghajar dan membungkam mulut Candra dengan bogeman.
"seharusnya kau belajar etika, Candra! ". Ucap Arya.
Arya memberikan bogeman mentah pada pipi dan bibir Candra. sehingga keluarlah cairan merah dari sudut bibir Candra. wajah Candra nampak lebam di sisi kiri dan kanan.
brugh..
"aku bisa mati, jika terus begini!! " gumam Candra dalam hatinya.
tak ada cara lain bagi Candra, hingga dirinya terpaksa merubah wujudnya.
Rindu terlihat kaget dengan perubahan wujud Candra yang merupakan siluman ular.
"ular!! ". gumam Rindu. Rindu pun menutup mulutnya tak percaya bahwa Candra adalah seorang Siluman.
Arya terpaksa melawan Candra dengan tangan kosong, sebab tak mungkin dirinya merubah wujud.
Candra mulai menyerang Arya, namun Arya terlalu kuat. hingga Candra tak mampu menandinginya.
Candra melirik ke arah Rindu, dan akan menggunakan Rindu untuk bisa mengalahkan Arya.
Candra hendak mematuk Rindu, namun dengan cepat Arya menghalanginya.
"Rindu, awas!! " teriak Arya lantang.
"ahhhhh!! " pekik Arya.
patukan Candra pun mengenai lengan Arya dan Arya pun luruh di atas tempat tidur dan tak sadarkan diri.
"Arya!! " teriak Rindu.
Rindu begitu cemas dan Khawatir dengan keadaan Arya saat ini.
"Arya, bangun!! ". teriak Rindu.
Candra pun langsung kabur dari tempat Rindu dan menghilang sekejap mata.
Rindu lekas memakai pakaiannya kembali, dan kembali mengguncang tubuh Arya.
"Arya, ayo bangun. jangan tinggalkan aku!! " teriak Rindu.
Rindu tak tahu apa yang harus dia lakukan saat ini. sebab kondisi Arya mulai mengkhawatirkan! tubuh yang mulai membiru akibat racun yang diberikan oleh Candra.
__ADS_1
"bagaimana ini. tubuh Arya mulai membiru!! " ucap Rindu bingung.
Rindu tak tahu harus mencari bantuan kemana.
"ya tuhan, bantu aku!! " ucap Rindu lirih.
saat ini Rindu tengah cemas bukan kepalang.
"Arya!! " panggil seseorang.
"siapa kau?? " tanya Rindu
Rindu berangsur-angsur mundur dari pria tua dihadapannya.
"tenanglah, aku tidak berbuat jahat!! ". ucap Pria tua tersebut.
"siapa kau?? " tanya Rindu.
"Aku Ki Gembor! " Ki Gembor memperkenalkan dirinya dan bergegas menghampiri Arya.
"gawat! rcun yang siluman itu berikan sangat banyak. hingga sulit bagi Arya untuk hidup!! " ucap Ki Gembor.
"lalu, apa yang bisa dilakukan? " tanya Rindu.
"wanita pemilik tanda!! ". ucap Ki Gembor
"wanita pemilik tanda?? " Rindu mengulang ucapan Ki Gembor.
"Ya, hanya wanita pemilik tanda yang mampu menyembuhkan Arya!! " ucap Ki Gembor
Ki Gembor melirik Ke arah Lengan Rindu.
" tanda Itu? ". ucapnya
" apa? " sahut Rindu.
"Ternyata kau adalah pemilik tanda itu. ayo pegang bunga ini dan letakan di luka Arya, maka Arya akan sembuh!! " ucap Ki Gembor.
dengan ragu, Rindu pun meraih bunga teratai dan memegangnya. benafmr saja bunga yang awalnya tertutup, kini terlihat mekar sempurna.
Rindu membulatkan matanya tak percaya dengan apa yang saat ini terjadi.
"cepat letakan di luka Arya!! " perintah Ki Gembor., Rindu mengangguk dan meletakan bunga tersebut diluka Arya.
kini, tubuh Arya tak lagi membiru dan luka bekas patukan pun menghilang sekejap mata. Arya pun mulai siuman.
"Arya!! " ucap Rindu, kala melihat Arya telah membuka matanya.
sementara Ki Gembor tersenyum, sebab bisa menolong Arya segera mungkin.
"Rindu, kau tidak apa-apa?? " tanya Arya
Rindu menggelengkan kepalanya disertai tetesan air mata.
Arya melirik ke arah Ki Gembor dan mengucapkan terimakasih.
"Ki, terimakasih telah menyelamatkan ku!! X. ucap Arya
"bukan aku yang menyelamatkanmu. tapi wanita inilah yang menyelamatkan mu dari kematian!! ". sahut Ki Gembor sembari menunjuk Rindu.
Arya segera melirik ke arah Rindu, seolah Arya sedang mencari kebenaran.
Rindu pun mengangguk dan tersenyum. Ki Gembor pun berpamitan pada Arya dan juga Rindu.
"kenapa kau menolongku?? " tanya Rindu.
"entahlah, aku pun tak tahu kenapa aku selalu ingin menolongmu!! " ucap Arya.
" terimakasih!! ". ucap Rindu di sertai senyum.
Arya menggeleng sembari menempelkan telunjuknya dibibir Rindu.
"stttt. jangan katakan itu! ingat, aku mencintai mu tanpa alasan. aku siap mengorbankan segalanya untuk mu, bahkan nyawa akan aku pertaruhan untuk mu!! " ucap Arya.
Rindu sungguh terharu dengan ucapan Arya, sebuah senyum terbit dari bibir Rindu.
__ADS_1
walau Arya sering ia lukai, namun Arya tak pernah membenci dirinya. justru Arya selalu ada dalam setiap Masalahnya untuk menolong dirinya.