
Arjun dan Nyi Arum terlibat pertarungan yang begitu sengit. keduanya sama-sama kuat, sama-sama tangguh dan juga lihai.
namun tetap saja kekuatan Nyi Arum lebih besar dari pada Arjuna.
blusss...
Nyi Arum menggunakan kekuatannya untuk menyerang Arjuna.
brughh...
Arjun tersungkur ke tanah, karna ia tak mampu menandingi kekuatan Nyi Arum yang amat dahsyat.
"kau hanya bocah ingusan, Arjun!! ". ucap Nyi Arum dengan nada angkuh.
"jangan senang dulu, aku belum kalah! ". tantang Arjuna.
Arjun masin bisa tersenyum dalam keadaan dirinya kalah. ia tak ingin terlihat lemah dihadapan musuhnya.
"akan ku kirim kau ke neraka, Arjun!! ". ucap Nyi Arum.
Nyi Arum mulai mengeluarkan tenaga dalamnya, ia mulai memutar-mutar telapak tangannya dan mulai muncul kekuatan yang dahsyat.
Arya, yang menyaksikan Nyi Arum yang mengeluarkan tenaga yang begitu besar pun membulatkan bola matanya. ia melirik Arjun yang masih tersungkur di tanah.
"Waringin sungsang. celaka, Arjun bisa lemah dan mati. aku harus segera menghentikan Bu Arum! ". gumam Arya.
Waringin sungsang adalah ajian yang di miliki oleh Nyi Arum beserta keturunannya termasuk Arya. ajian ini merupakan ajian yang cukup hebat dan mematikan, siapapun yang di serang ajian ini akan terserap energi kesaktiannya dan langsung lumpuh hingga roboh tak berdaya.
Arya harus segera melakukan sesuatu. kalau tidak, di pastikan Arjun bisa tewas. sebab Energinya akan habis si serap oleh Nyi Arum.
"ayolah, Arya. berfikirlah!! ". ucap Arya.
Arya mengerjakan otaknya untuk berfikir dengan keras, bagaimana caranya menandingi ajian tersebut.
"ayolah, arya!! ". gumamnya.
Arya pun mulai terlihat cemas, dan gugup saat Arjun tak sadarkan diri.
__ADS_1
"ajian saifi angin, ya. aku akan menggunakan ajian itu! ". ucap Arya.
Saifi angin adalah sebuah ajian yang dapat bergerak dengan cepat seperti angin. ajian ini dapat membuat orang yang memilikinya bergerak sangat cepat.
Ajian Saifi Angin dapat membuat pemiliknya berpindah dari satu tempat ke tempat yang lainnya dalam hitungan detik.
konon katanya, ilmu ini dapat membuat pemiliknya terbang bagaikan angin.
"semoga ini berhasil! ". ucap Arya.
Arya mulai bergerak sangat cepat dengan Ajian itu. ia segera membawa Arjun pergi dari tempat itu dan membawa Rindu sekaligus.
gerakan Arya bagaikan angin ribut yang menerjang. Nyi Arum pun tak percaya bahwa Putranya memiliki ajian itu.
"Arya!!! ". teriak Nyi Arum, memanggil putranya.
terlihat wajah Nyi Arum begitu merah padam, bagaikan kepiting rebus. ia tak menyangka jika Arya memiliki ajian Saifi Angin. padahal untuk mendapatkan Ajian itu sangatlah sulit.
"dasar anak durhaka, kau Arya! ". ucap Nyi Arum marah.
Nyi Arum tak percaya dengan apa yang baru saja dirinya lihat. kini, Arya lebih memihak pada musuhnya, Arjun. ketimbang dirinya yang merupakan Ibu kandungnya sendiri.
Nyi Arum mulai merasa cemas, bagaimana jika suatu saat Arya akan menghancurkan dan membunuh dirinya. sebab saat ini pun Arya telah berani menentangnya secara terang-terangan.
"ini tidak bisa dibiarkan, aku harus mencari cara agar Arya membenci Arjun. tidak akan aku biarkan kau terus menentang Ibumu sendiri, Arya. " ucap Nyi Arum.
Nyi Arum akan mencari cara agar Arya tak lagi mendukung Arjun, karna jika itu sampai terjadi. maka di pastikan Arya bisa membahayakan dirinya sendiri.
"awas kau Arjun, kau telah mencuci otak anakku!! ". teriak Nyi Arum marah.
Nyi Arum memilih kembali ke dalam penjara dan masuk ke dalam kamarnya. ia akan mencari cara agar bisa menciptakan permusuhan dan kebencian antara Arjuna dan Arya.
jika permusuhan itu sampai terjadi, maka akan menguntungkan bagi dirinya. Arya akan berhasil mendapatkan pedang itu dan menjadi penguasa tanpa halangan dari Arjuna.
"bagaimana caraku menciptakan permusuhan antara Arya dan Arjuna?? ". ucap Nyi Arum.
dengan cara apa dirinya membuat Arya membenci Arjun. itu semua adalah hal yang sulit di lakukannya.
__ADS_1
"wanita itu, ya. wanita itu bisa menjadi jembatan bagi permusuhan keduanya. sebab Arjun dan Arya terlihat mencintai wanita itu. jadi, Arya tidak akan tinggal diam jika melihat wanita itu menderita! ". ucap Nyi Arum senang.
nampak binar kebahagian terpancar dari wajah Nyi Arum, ia nampak tersenyum menyeringai. ternyata benar kata pepatah, kelemahan lelaki adalah Tahta, Harta dan Wanita. maka, dari itu Nyi Arum akan menggunakan Rindu sebagai alasan Arya membenci Arjun.
sementara Arya berhasil membawa Arjun dan Rindu keluar dari dalam penjara tersebut. beruntung Arya memiliki ilmu kanuragan yang cukup tinggi hingga membuatnya dengan mudah menaklukan semuanya.
"tidak sia-sia aku belajar ilmu Kanuragan, ternyata sangat membantu disaat genting seperti ini! ". gumamnya.
Arya membawa Rindu dan Arjun jauh ke sebuah bukit para siluman. bukit itu dikenal sebagai bukit mati. dimana tidak ada penghuni atau pun bangsa siluman yang menetap disana.
sebab, bukit itu di kenal sebagai bukit kematian. maka dari itu tak ada satu bangsa siluman pun yang berani menginjakan kakinya, namun tidak dengan Arya. ia menepis semua isu itu dan baginya hanya bukit inilah yang paling aman bagi mereka.
Arya membaringkan Arjun dan Rindu disebuah dedaunan yang ia susun.
"berat sekali kau Arjun!! ". ucap Arya.
Arya menggerakkan tangannya untuk menetralisir rasa pegal akibat Arjun.
Arya tak lupa mendirikan sebuah tenda untuk bermalam disini. sebab hari mulai semakin petang.
Arya juga harus mengobati luka Rindu, dan mengembalikan Energi Arjun dan sempat terkuras.
"aku harus segera mencari obat untuk mengobati luka Rindu! ". gumamnya dalam.
Arya mulai mencari dedaunan yang bisa ia jadikan sebagai obat untuk kemudian Arya tempelkan di luka Rindu.
"sepertinya ini bisa di jadikan obat. " ucap Arya.
setelah mendapatkan beberapa dedaunan akhirnya Arya kembali ke tenda, dan mulai menumbuk dedaunan tersebut untuk kemudian ia tempelkan pada luka Rindu.
"semoga lekas sembuh Rindu, aku mencintaimu. namun aku tak bisa memilikimu. aku tak mungkin mengkhianati Arjun hanya karna sebuah perasaan semu yang aku miliki ini". gumam Arya pelan.
Arya pun menghampiri Arjun yang masih terbaring lemah, ia belum sadarkan diri. mungkin karna energi yang keluar dari tubub Arjun sangat banyak.
Arya mulai duduk di depan Arjun dan mengeluarkan tenaga dalamnya. selanjutnya Arya mengarahkan dan mencoba memberikan energi tambahan pada tubub Arjun.
"semoga ini bisa membantu memulihkan kondisi tubuhmu, Arjuna!! ". ucap Arya.
__ADS_1
entah megapa sejak kepergian pak Yogi, Arya mulai menjaga dan menyayangi Arjun sebagai saudaranya sendiri. ia seperti punya tangggung jawab atas keselamatan Arjun.
apalagi jika mengingat tentang kematian Bu Novi atas sebab dirinya. ia menjadi bertanggung jawab atas keberlangsungan hidup Arjun.