BUKAN MANUSIA

BUKAN MANUSIA
EPISODE 87


__ADS_3

ini adalah bulan yang di tentukan oleh Arya. hari ini, bulan ini Arjun tak kunjung kembali. itu artinya Rindu harus siap menikah dengan Arya.


"hari ini adalah batas penantianku terhadap Arjuna. jika Arjun tak kembali malam ini, maka aku harus menjadi istri Arya!! ". gumam Rindu.


Rindu berharap Arjuna akan kembali padanya.


Arya nampaknya sudah tak peduli dengan perjanjiannya dengan Rindu. sebab percuma saja jika memaksa seseorang untuk mencintainya.


Arya lebih fokus bekerja dan bekerja tanpa memikirkan yang lainnya.


"fokus kerja adalah salah satu cara agar tidak memikirkan hal yang menyakitkan!! ". gumamnya.


ya, fokus dengan fokus pada pekerjaan bisa membuat Arya lupa pada masalahnya.


terlalu fokus bekerja membuat Arya lupa, hingga tak menyadari kedatangan Rindu ke kantornya.


"Arya!! ". panggil Rindu di ambang pintu.


Arya menoleh. " Rindu! ". ucap Arya kaget.


"boleh aku masuk?? ". ucap Rindu. Arya pun mengangguk dan mempersilakan Rindu masuk.


"apa yang membawamu datang menemui ku, Rindu? ". tanya Arya, kala Rindu telah duduk di sofa.


Rindu menghela nafasnya. "aku ingin memberikan jawaban yang dulu kau lontarkan!! ". sahut Rindu


"jawaban? jawaban apa?? ". tanya Arya, jujur saja ia lupa soal itu.


"bukankah, kau sendiri yang menentukan batas waktu ini?? ". ucap Rindu


Arya bisa mengingat kejadian bulan lalu, nampak Arya menghela nafasnya. " o ya, aku sudah ingat. tapi saat ini aku tak ingin memaksamu untuk bersama!! ". ucap Arya mantap.


ya, Arya telah mengikhlaskannya Rindu. walaupun tak bisa di pungkiri Arya sangat mencintai Rindu.


"tapi. aku bersedia menikah dengan mu!! ".


Arya hanya tersenyum kecut. " jangan memaksakan dirimu, jika memang kau tak mau!! " ucap Arya.


Arya tak ingin jika menjalani hubungan dengan keterpaksaan.


"tapi.. "


"sudahlah, Rindu. jangan memaksakan hatimu!! " potong Arya.


Rindu hanya diam mendengar ucapan Arya. namun detik kemudian Rindu menghampiri Arya seraya memeluk tubuh Arya.


Arya yang kaget pun terkesiap, kala tubuhnya di peluk begitu erat oleh Rindu.


Arya membiarkan Rindu berada dalam pelukannya selama beberapa saat. setelah itu Arya mengurai pelukannya.


Arya menangkup wajah Rindu. " kau kenapa?? " tanya Arya.


Rindu menggelengkan kepalanya lemah. namun air mata Rindu tak mampu disembunyikan.


"jangan berbohong! cepat katakan, apa yang terjadi!! ". gertak Arya.


Arya bisa melihat ada sesuatu yang Rindu sembunyikan darinya.


Rindu masih menggeleng, ia berusaha kuat seolah-olah tidak terjadi sesuatu.


Arya membingkai wajah Rindu serta memandang bola mata itu.

__ADS_1


"aku tahu kau berbohong. katakanlah!! ". ucap Arya.


hiks..


bukannya menjawab, Rindu malah menangis.


Arya yang melihat Rindu pun kian dibuat kesal. sebab Rindu terkesan menyembunyikan.


"ayolah, Rindu. jangan membuat aku semakin bertanya-tanya?? " ucap Arya.


"A-aku ha-hamiil. hiks!!! ". ucap Rindu terbata di sertai tangis.


sontak saja Arya membulatkan bola matanya tak percaya.


"apa? hamil? anak siapa? ". tanya Arya berturut-turut.


Arya tak percaya dengan apa yang di katakan oleh Rindu barusan.


hiks...


bukannya menjawab Rindu malah menangis.


"katakan. anak siapa, Rindu!! ". ucap Arya.


Rindu menggeleng lemah.


Arya mengusap wajahnya. " jadi kau tidak tahu siapa ayah dari bayimu? " tanya Arya memastikan.


Rindu pun mengangguk, sebab ia benar-benar tidak tahu anak siapa dalam kandungannya.


"ya tuhan. lalu apa rencanamu sekarang, Rindu? " ucap Arya.


Rindu memegang tangan Arya sembari memohon.


Arya mengangkat wajahnya tak percaya. " apa menikahimu? jangan gila, Rindu. mana bisa seperti itu!! " ucap Arya menolak.


"aku mohon, Arya. hanya kau yang bisa menolongnya!! " ucap Rindu memohon.


Arya kian dibuat heran dengan tingkah Rindu. mengapa Rindu memaksa dirinya untuk menikahinya.


Arya menghela nafasnya sejenak. "baiklah. aku akan menikahimu!! " ucap Arya


jujur saja Arya memang mencintai Rindu. hingga ia mau menerima Rindu dan calon buah hati Rindu, entah dengan siapa?


"benarkah? terima kasih, Arya!! ". ucap Rindu senang.


sebuah senyum terbit dari wajah cantik Rindu.


akhirnya Arya mau menikahi dirinya.


maafkan aku Arya. aku tak bisa memberitahu mu siapa Ayah dari jabang bayi yang aku kandung!! " ucap Rindu dalam hatinya.


Rindu kembali memeluk Arya. kali ini Arya pun membalas pelukan Rindu.


"terima kasih banyak Arya!! " ucap Rindu lirih.


Arya tak menjawab ucapan Rindu, saat ini fikiran Arya tengah menari-nari.


"siapa Ayah dari bayimu, Rindu? tidak mungkin jika ayah darimu adalah Arjuna, bukan? " gumam Arya dalam hatinya.


Rindu mengurai pelukannya dari tubuh Arya.

__ADS_1


"kau sebaiknya pulang! aku akan mengantarkan mu pulang. " ucap Arya.


Rindu pun mengangguk dan mengikuti langkah Arya menuju mobilnya.


Arya membukan pintu mobil untuk Rindu.


"masuklah!! " perintah Arya.


Rindu pun masuk dan di ikuti oleh Arya.


sepanjang perjalanan. Arya dan Rindu tidak terlibat pembicaraan. mereka saling diam satu sama lain. Rindu dan Arya tengah sibuk dengan fikiran mereka masing-masing.


"apa kau ingin sesuatu? " Tanya Arya.


Arya begitu peka, sebab Arya sering melihat ibu-ibu hamil yang tengah mengidam suka mendambakan sesuatu.


Rindu mengangguk. "aku ingin Rujak itu!! " Ucap Rindu sembari menunjuk tukang Rujak disebarang jalan.


"baiklah. aku akan membelikannya untukmu. tunggu di sini, sebentar!! ". ucap arya, Rindu pun mengangguk


Arya segera turun dan mulai menyebrang jalan untuk membeli rujak yang di inginkan oleh Rindu.


"harusnya kau yang menuruti keinginan anak kita!! " gumam Rindu sembari mengelus perutnya.


tak lama kemudian, Arya datang dengan menenteng plastik berisi Rujak tersebut seraya menyodorkannya ke hadapan Rindu.


"makanlah!! " ucap Arya.


Rindu meraihnya dan mulai memakannya, Arya memperhatikan Rindu tengah asyik memakan Rujak tanpa ekspresi, seperti orang yang tidak makan asam saja.


"enak?? ". tanya Arya


"enak!! ". sahut Rindu dengan mulut penuh.


Arya tersenyum manis ke arah Rindu. ah, rasanya bahagia melihat Rindu bahagia. andaikan bayi itu adalah anaknya!


"Kamu mau? " ucap Rindu.


Arya menggeleng. sebab ia tahu bahwa rujak itu sangat asam.


Rindu terus memakan Rujak itu sampai habis tak tersisa.


"sudah? ". tanya Arya


Rindu mengangguk dan tersenyum.


"terima kasih, ya. Arya!! " ucap Rindu.


walaupun Arya bukan Ayah biologis bayinya, namun perhatian Arya nampak seperti seorang Ayah kandung.


Arya mengangguk dan mulai melajukan mobilnya.


Arya melirik sekilas ke arah Rindu. "kenapa kau bisa tidak tahu siapa Ayah dari bayimu? " tanya Arya.


Rindu menoleh ke arah Arya. "saat itu aku sedang dalam keadaan pingsan. sehingga aku tak tahu siapa orangnya!! " ucap Rindu berbohong, namun Arya percaya-percaya saja.


Arya manggut-manggut. "masuk di akal!! " gumam Arya dalam hatinya.


tak berapa lama berlalu, Akhirnya Arya dan Rindu telah sampai.


"masuk dan tetap jaga kesehatan mu. besok aku akan mengajak mu periksa kandungan!! " ucap Arya sebelum pergi.

__ADS_1


Rindu mengangguk dan lekas masuk ke dalam rumah. sementara Arya, kini dirinya telah melajukan mobilnya.


sebenarnya dalam hati Arya banyak pertanyaan soal Rindu dan jabang bayi yang di kandungnya.


__ADS_2