
kini Arjuna dan Arya telah berada di bukit kembali. mereka berdua berhasil kabur dan selamat dari kejaran si Kerdil.
"dari mana kau tahu aku disana?? ". tanya Arya.
"aku tak sengaja mengikuti mu tadi!! ". ucap Arjuna.
"pantas saja. tapi terimakasih, kau telah menyelamatkan ku!! ". ucap Arya.
"aku yang harusnya berterimakasih padamu. jika tidak ada kau, mungkin kemarin aku sudah pindah ke alam lain!! ". sahut Arjuna.
"sudahlah, kau adalah saudara ku. aku tidak akan membiarkanmu dalam bahaya!! ". ucap Arya.
Arjuna terharu dengan ucapan Arya. ternyata selama ini Arya telah menganggapnya sebagai saudara. namun, ia telah salah menganggapnya sebagai musuh.
"Rindu!! ". ucap Arjuna, kala melihat Rindu. ia pun menghampiri Rindu yang masih terbaring lemah.
"iya, Rindu masih belum sadarkan diri. namun jangan khawatir, ia akan baik-baik saja. " ucap Arya.
tak berapa lama kemudian, Rindu pun sadarkan diri.
"Rindu!! ". ucap Arya dan juga Arjuna. mereka berdua segera menghampiri Rindu.
"Arya!! ". ucap Rindu, ia pun memeluk tubuh Arya dengan erat. namun Arya tak segera meresponnya.
Arya melirik ke arah Arjuna, nampak kesedihan terpancar dari wajah tampannya.
Arjun nampak memalingkan Wajahnya, kala melihat Rindu memeluk Arya. padahal dirinya yang lebih dekat dengan Rindu.
"harusnya aku, bukanlah dirinya. orang yang pertama kau cinta!! ". gumam Arjun.
Arjuna segera menguasai dirinya dan mencoba tersenyum. walau hatinya teriris perih.
"Aku pergi sebentar!! ". ijin Arjuna.
"tunggu, Arjun!! ". ucap Arya.
namun Arjun tak menghiraukan panggilan dari Arya. ia terus melangkah menjauhi Arya dan Rindu.
"mungkin cintamu bukan lagi aku, Rindu. kau lebih nyaman bersama Arya. " ucap Arjun sembari tersenyum getir.
hingga kini, Rindu masih memeluk tubub Arya. ada rasa takut dalam diri Rindu. ia takut jika harus bertemu dengan siluman kembali. rasa perih dan sakit dari siksaan yang siluman berikan padanya memberikan Trauma dalam diri Rindu.
"Arya, aku takut!! ". ucap Rindu lirih, terlihat tubuh Rindu menggigil menandakan ia benar-benar takut.
"tenanglah, kau sudah aman!! ". sahut Arya. kini ia kembali memeluk Rindu.
Arya tahu mengapa Arjun pergi, karna ia tak sanggup melihat Rindu mencintai lelaki lain.
"tenangkam dirimu, Rindu. tenanglah!! ". ucap Arya. ia berusaha menenangkan Rindu.
"aku ingin pulang, Arya!! ". rengek Rindu.
__ADS_1
"bersabarlah, kita pasti akan pulang!! ". ucap Arya.
Arya pun mengurai pelukan Rindu, kini keadaan Rindu mulai sedikit tenang. Rindu pun terlihat sedang tidur.
"Arjun, kemana kau pergi. sudah satu jam lebih, kau sama sekali belum kembali!! ". ucap Arya cemas.
Arya terlihat mondar mandir sembari menunggu Arjun kembali, namun tak ada tanda-tanda Arjun datang.
"lebih baik Aku cari saja Arjuna!! ". ucapnya.
Arya pun memutuskan untuk mencari keberadaan Arjun, ia takut terjadi hal buruk pada Saudaranya.
"Arjun, Arjun... kau dimana!! " Teriak Arya.
namun tak ada sahutan, Arya kian cemas dibuatnya. bagaimana jika Arjuna tertangkap oleh siluman lain.
"Arjun.. Arjun..!! " teriak Arya kembali.
Arya terus mencari kendaraan Arjuna, hingga ke sebuah sungai. ternyata Arjuna tengah duduk disebuah batu.
"Arjun.." panggil Arya.
"Ya, ada apa?? ". sahut Arjuna
Arya pun ikut duduk di sebelah Arjuna.
"mengapa kau duduk disini?? ayo kembali!! " ucap Arya.
"Aku khawatir padamu!! ".
"aku bukan anak kecil yang harus selalu kau cari. aku bisa pulang sendiri!! ". tegas Arjuna.
memang benar apa yang di katakan oleh Arjun, ia sudah besar tak perlu di cari. ia akan pulang dengan sendirinya. mungki. Arya terlalu khawatir.
"apa kau marah?? ". tanya Arya.
"tidak. untuk apa aku marah, seperti anak kecil saja!! ". sahut Arjun
bukan marah yang dirasakan oleh Arjun, melainkan rasa cemburu.
"karna soal tadi. " ucap Arya.
Arya takut jika Arjun marah padanya, sebab Rindu lebih memilih memeluk Arya ketimbang Arjuna.
"lupakan saja, lagi pula aku tidak memaksa orang untuk mencintai ku!! ". jawab Arjuna.
namun saat mengatakan hal itu, terlihat raut wajah Arjuna terlihat seperti menyimpan sesuatu yang tak bisa di jelaskan.
"ayo pulang. kasihan Rindu sendirian!! ". ajak Arya.
"pulanglah kau terlebih dahulu, nanti aku menyusul!! " sahut Arjun.
__ADS_1
Arya tak bisa memaksa Arjuna untuk pulang, akhirnya Arya memutuskan untuk pulang lebih dulu. ia takut Rindu kenapa-kenapa.
"baiklah, aku pulang. kau jangan berkeliaran jauh-jauh. disini sangat berbahaya!! ". ucap Adya sebelum pergi.
"sudahlah, kau pergi!! ". sahut Arjun tanpa menoleh.
Arya pun pergi meninggalkan Arjun yang masih duduk disana. bukan Arjun betah berada disini, namun itu adalah sebuah cara agar ia tak melihat Arya bersama dengan Rindu.
menyakitkan, bukan. ketika melihat orang yang kita cintai tertawa, dan bahagia bersama orang lain.
"andai kau tahu rasa sayangku melebihi rasa sakit ini, Rindu. kau tahu aku mencintaimu, namun kau berpura-pura tak tahu!! ". ucap Arjuna.
cara Arjuna mencintai Rindu sangatlah salah. ia mencintai, namun juga menyakiti. Arjun berhasil keluar dari jerat Clara, namun itu semua belum selesai. ia harus mencari wanita yang memiliki tanda itu. tugasnya makin runyam saja.
"jika bukan Clara pemilik tanda itu, lalu siapa?? ". gumam Arjuna.
itu Artinya Arjun harus mencari wanita itu, namun ia tak tahu harus mencari kemana.
"satu bulan lagi gerhana bulan, Bukan. celaka!! ". Arjun baru mengingat bahwa waktu terasa makin cepat.
"aku harus segera menemukan wanita itu, ya. harus!! ". gumam Arjuna.
Arjun pun bergegas pergi dari tempat itu.
kala Arjun sampai ditempat Rindu dan Arya, ia melihat keduanya tengah duduk bersama. seketika itu pula hati Arjun sedikit menceos.
Arya dan Rindu tengah bercakap-cakap, mereka sedang membicarakan tentang Arjuna.
"mengapa kau tadi memelukku. padahal jelas kau melihat ada Arjuna di dekatmu?? ". tanya Arya.
jelas Arya melihat Bahwa Rindu tahu kehadiran Arjun disana.
Rindu, tak sengaja melihat Arjun berada di dekat pohon. namun ia pura-pura tak melihatnya.
"karna, aku mencintaimu!! ". jawab Rindu, sesekali ia melirik ke arah Arjuna.
Arjun terperangah mendengar ucapan Rindu. pernyataan itu membuat hati Arjun kian memanas. namun sebisa mungkin ia tahan.
"sabar, Arjuna. sabar!!! ". gumamnya.
Arjun berusaha menyabarkan hatinya, agar amarahnya tak membludak.
sementara Arya, ia menatap Rindu tak percaya. mana mungkin Rindu mencintai dirinya, padahal ia tahu jika Arjun adalah Cinta sejati Rindu.
"jangan bercanda, Rindu. " sahut Arya di selingi gelak tawa.
"aku serius, aku mencintaimu. maukah kau menikahi aku?? ". ucap Rindu.
sontak saja Arya terperangah, kala mendengar ungkapan Rindu.
disisi lain, Arya merasa senang dan bahagia. namun di sisi lain ada Arjuna. ia tak bisa jika harus melukainya.
__ADS_1
walaupun Arya mencintai dan menyimpan rasa ingin memiliki, namun ia tak bisa menerimanya begitu saja. kini, hati dan prinsip Arya tengah bertarung. Arya tengah dilanda dilema.