Bulan Di Belah Dua

Bulan Di Belah Dua
BT2 17


__ADS_3

Alana keluar dari kamar mandi mengenakan kimono mandi berwarna biru muda lalu mengenakan pakaian santai rambut ia gulung ke atas menggunakan handuk berwarna merah muda kesayangan nya.


Ia melangkah keluar kamar ingin bersantai sambil menonton tv.


Ting.. Tong..!!


"Siapa sih gangguin orang istirahat ajja!" sungut Alana sembari melangkah ke arah pintu.


Alana membuka pintu tampak lah seorang pria tampan berdiri di hadapan nya.


"Yossie!!!"


"Al kok lo lama banget sih udah hampir berjamur gw nungguin lo!" Yossie bersungut kesal.


"Lebay lo Yos, lah gw di tinggalin lo sama Farah di kota yang penuh kenangan ga jamuran?!"


"Lo kan udah punya yang baru!"


Alana mendudukkan bokong nya di samping Yossie.


"Siapa??"


"Babang Alka lah, belagak pilon!" Yossie menunjuk kening Alana.


"Enak ajja lo, gw ga pacaran sama dia!" ketus Alana.


"Tapi lo suka kan?!"


"Eh mana oleh-oleh buat gw, jangan bilang lo ga bawa oleh-oleh buat gw!"


"Emang lo mau oleh-oleh apa dari bali semua sama kok kayak di sini!"

__ADS_1


"Lo kangen ya sama gw?!"


"Ga..!"


"Trus kenapa Lo ke sini?!"


"Ya kangen lah o'on!" Yossie menunjuk kening Alana.


"Gimana bisnis lo disana Yos?!"


"Aman terkendali, tenyata ga sia-sia gw buka cabang di sana, laris manis kayak gw!"


"Kalo cewek gimana dapat ga lo?!" Alana paham betul Yossie sang casanova cap ayam.


"Kalau urusan kaya begono lo ga usah tanya lagi Al?!"


"Emang ada cewek yang mau sama cowok kaya lo!"


"Sial*an Lo, gini-gini juga ada cewek cinta berat sama gw?!"


"Al gw mau beri kan ini sama lo" Yossie memberikan kartu undangan pertunangan nya.


"Wah selamat ya Yos!" Alana memeluk sahabat nya itu.


Yossie membalas pelukan Alana. "Rencana nya setelah 1 bulan tunangan kita langsung nikah Al!"


"Selamat ya Yos lo emang pantas dapatin yang lebih baik!"


"Gw yakin suatu saat nanti lo juga pasti dapat cinta sejati kaya gw Al?!" Yossie mengurai pelukan nya.


"Entah lah Yos gw belum kepikiran soal itu, gw hanya ingin menyembuhkan luka di hati gw dulu".

__ADS_1


"Lo pantas bahagia Al!" Yossie menepuk tangan Alana.


"Gw berusaha move on".


"Mungkin Kenshin bukan jodoh lo Al!"


"Al lo ga nyuguhin gw apa kek!" Yossie mengalihkan pembicaraan.


"Lo ambil sendiri goh, gw capek banget!"


*


*


*


Tuan Indrayana tengah duduk santai di taman belakang mansion, setelah pensiun ia banyak menghabiskan waktu menikmati masa tua nya.


Sebenar nya ia sangat merasa kesepian karena di mansion ia hanya tinggal bersama cucu kebanggaan nya yaitu Alka dan beberapa ART, akhir-akhir ini ia sering menanyakan kapan Alka akan menikah lagi karena ia sangat ingin menimang cicit agar ia tidak merasa kesepian lagi.


Selesai mandi Alka kelihatan sangat segar ia menghampiri kakek nya di taman belakang sekedar mengobrol ringan tentang perkembangan SMART GROUP di tangan nya.


"Gimana Alka kapan kau akan memberikan kakek cicit!" gumam kakek sembari menyeruput teh ke mulut.


Alka sangat paham betul maksud dari pertanyaan kakek nya kapan ia akan melamar Alana.


"Kakek-kakek belum juga Alka mengungkapkan perasaan pada Alana!"


"Kamu kenapa lamban sekali Alka apa perlu kakek yang turun tangan", kakek tersenyum mengejek.


"Kakek tidak perlu repot-repot mengurus masalah itu, percaya kan semua pada Alka!"

__ADS_1


"Oke kakek tunggu satu bulan ini!"


Alka diam tak bersuara menatap kepergian kakek nya.


__ADS_2