
Selesai bernyanyi Alka kembali berucap. "Lagu ini spesial untuk seseorang yang sangat spesial bagi saya dan seseorang itu adalah kamu Alana..!"
"Mau kah kamu jadi kekasih ku, Alana, kamu tidak usah jawab sekarang dan aku akan menunggu itu!" jantung Alka seperti berhenti berdetak saat menunggu jawaban dari Alana.
Seandai nya Alana menjawab tidak akan di taruh dimana wajah nya.
Alana bangkit berjalan lurus ke depan kemudian Alka berbisik. "Bila kamu menerima ku genggam lah tangan ku dan bila kamu menolak ku berpaling lah ke belakang!" Alka sudah pasrah apa pun ke putusan Alana.
Alana kemudian berpaling kebelakang sembari meraih tangan kanan Alka.
Alka memainkan alis nya. "Aku menerima mu Alka!" ucap Alana malu-malu.
Alka kemudian membawa Alana ke dalam pelukan nya lalu berbisik. " Makasih Al, mau terima aku!"
Alana membalas pelukan Alka, dalam hati ia berbisik. "Mungkin aku harus belajar membuka hati!"
"Aku akan belajar membuka hati untuk mu Alka", Alana mengurai pelukan.
"Aku akan membantu mu belajar membuka hati untuk ku, Al!" Alka mengecup kening Alana dengan penuh ketulusan.
"Makasih kamu udah mau terima aku!"
Terdengar suara tepukan dari beberapa pengunjung cafe.
"Kau membuat aku malu Alka!" terlihat pipi Alana memerah menahan malu.
__ADS_1
"Kita pulang yuk!" ajak Alana sembari Alka menggamit tangan nya.
*
*
*
*
Selang 2 bulan sudah mereka berpacaran dan seperti nya Alana sudah bisa menerima Alka walau masih sedikit ada ketakutan.
"Sayang kita nikah yuk!" ajak Alka saat berkunjung ke unit kekasih nya pada suatu malam.
"Aku pengen sama-sama terus sama kamu!"
Dan jawaban Alana hanya mencubit hidung mancung Alka.
"Kamu ga cinta ya sama aku?!" lagi-lagi Alka ngambek.
"Dikit!" sahut Alana sekenanya.
"Tuh kan, aku ngambek nih!!" Alka menyilang tangan di dada.
"Aku bercanda, sayang!" Alana mencubit hidung Alka.
__ADS_1
"Tambah gemes deh liat kamu ngambek", Alana mengecup pipi Alka sesaat.
"Udah mulai nakal ya!" Alka memegang tangan Alana sembari menatap dalam.
Kedua nya saling menatap dalam tanpa Alana sadari bibir sexy Alka sudah mendarat di bibir indah nya untuk sesaat.
"I love you, baby!" bisik Alka.
"Mungkin ini lah saat nya aku benar-benar harus melabuhkan hati ini pada mu, Alka!" Alana berbisik dalam hati.
"Hey kamu kok melamun?!" ucap Alka heran.
"Maaf kalau selama ini aku egois hanya sembunyi pada sebuah ketakutan akan masa lalu ku yang sebetul nya sudah jauh meninggalkan ku!" ungkap Alana penuh ketulusan.
Alka menatap tulus pada Alana.
"Tolong! jangan tinggal kan aku seperti Kenshin, aku tidak punya apa-apa lagi selain ketulusan dalam mencintai!" mata Alana mulai mengembun.
Alka menangkup tangan nya di kedua pipi mulus Alana. "Hey aku bahkan tidak pernah menyakiti hati perempuan mana pun di dunia ini seumur hidup ku apalagi kamu yang tidak pernah aku rasa kan cinta yang seperti ini!" Alka mengambil Alana ke dalam pelukan nya.
"Aku sangat mencintai mu Alana, sangat dan sangat!" Alka memeluk erat Alana.
"I love you, really love you always and forever in my life Alana Mulia!".
"I love you too Alka, i love you!" Alana memeluk erat Alka sambil berurai air mata kebahagiaan.
__ADS_1