
Setelah acara lamaran ke kampung kemarin keluarga Reiner langsung pulang ke Bali. Selain bisnis papa Markus tidak bisa di tinggal lama Romeo juga harus kembali ke Jerman esok hari nya.
Sebenar nya lamaran kemarin mas Farel sempat menentang. Bukan apa-apa, mas Farel takut aku akan di kecewa kan untuk ke 3 kali nya namun Reiner berhasil meyakinkan nya.
Sudah di tetap kan keluarga 2 belah pihak bulan depan kami akan menikah dan sebenarnya Reiner ingin kami menikah seminggu setelah pertunangan ini namun aku takut akan ada rumor bahwa aku hamil sebelum menikah mengingat tanggal pernikahan dan tanggal pertunangan kami jarak nya terlalu dekat.
"Sayang nanti setelah menikah kamu pindah ke apartemen ku ya?!" ucap Reiner saat kami makan siang.
"Trus apartemen ku gimana?!" aku berpura-pura cemberut.
"Ya kasih ajja sama Kayla!"
"Ya ga bisa gitu dong, emang adik sepupu aku barang main di tinggal-tinggal!"
"Kalau kita tinggal berdua kan enak mesra di mana pun leluasa. Di kamar kek, di dapur kek, di ruang tamu kek kan ga ada yang ganggu!" pikiran nya mulai mesum.
"Aawww...!" lengan nya aku cubit.
"Sakit sayang!"
"Abis nya kamu ngomong mesum!"
"Tapi kamu suka kan..?!" ia balas menggoda ku.
__ADS_1
"Ga..!!"
"Suka..!!"
"Ga..!!"
"Udah ngaku ajja suka!!" tatapan mata nya penuh seringai.
"Oh ya sayang, ada 1 lagi yang pengen aku kasih tau ke kamu!" tatapan mata nya beralih ke mode serius.
Aku meneguk jus jeruk di hadapan ku.
"Kalau kita udah nikah nanti kamu ga usah kerja ya, biar aku ajja yang cari nafkah. Kamu duduk-duduk ajja nungguin aku pulang kerja jadi tugas kamu cuma layanin aku ajja, oke!!"
"Ya pergi jalan-jalan kemana kek, ke mall ngabisin uang aku biar kamu ga bosan!"
"Aku mau nya kerja di kantor, Rein".
"Aku janji bakal usahain pulang cepat!"
"Jangan cemberut gitu dong, sayang bikin aku tambah gemas pengen kiss you, hehehe!!" bujuk nya ketika melihat ku cemberut.
"Abis nya kamu ga izinin aku kerja!!" aku berpura-pura ngambek."Iya deh iya, aku izinin tapi dengan 1 syarat!!" akhir nya ia mengalah.
__ADS_1
"Apa syarat nya?!" tanya ku antusias.
"Saat hamil udah ga boleh kerja!!"
"Oke, deal..!!" aku mengulurkan tangan pada nya.
Setelah resign dari perusahaan Alka, aku selama pekerjaan ke perusahaan lain yaitu perusahaan yang bergerak di bidang garment. Sebenar nya Reiner mengusulkan kan aku untuk menjadi pengganti sekretaris nya yang resign karena hamil namun aku menolak nya takut suatu saat ada yang bilang di karena kan aku pacar Reiner makanya dengan mudah dapat posisi itu.
Seminggu setelah pertunangan kami, Reiner berangkat ke Singapore guna pengembangan bisnis nya. Aku tidak menyangka bahwa kami akan LDR selama 3 minggu tapi bagi ku yang sudah bucin rasa nya seperti 1 tahun saja.
"Sayang maaf ya aku harus ninggalin kamu demi bisnis, kita harus LDR 3 minggu".
"Hei, kenapa kamu sangat cengeng sekarang?!" ucap ku saat kami dinner di sebuah restoran.
"Habis nya aku udah bucin banget sama kamu. Kamu beneran ga mau ikut aku ke Singapore?!"
"Aku bukan bekerja di perusahaan mu, bisa seenak nya kabur".
"Siapa tau ajja kamu jadi pengen ikut?!" tukas nya.
"Tapi kamu janji ya, setelah kita nikah nanti kamu akan ikut kemana pun aku pergi!!" aku mengaitkan jari kelingking ku pada jari kelingking nya.
"Promise..!" sahut ku
__ADS_1