Bulan Di Belah Dua

Bulan Di Belah Dua
BT2 03


__ADS_3

Kenshin turun menggunakan lift khusus petinggi perusahaan agar lebih cepat.


"Hai sayang, tumben, lagi ga sibuk?? " sapa nya pada Alana.


"Kebetulan lewat sini jadi sekalian ngajak kamu makan siang bareng, yuk" ajak Alana.


"Kamu pake taxi?? "


"Aku bawa mobil bos ku"


Ken mengerutkan kening. "Dalam rangka?? ".


" Ntar aku ceritain".


"Kita tunggu di mobil yuk,. Aku hubungi Gilang dulu buat antarin kunci mobil, kamu duduk dulu gih", Ken menghubungi gilang lewat telepon di meja resepsionis, tak berapa lama laki-laki yang di maksud datang mengantarkan kunci mobil.


" Kita berangkat yuk, honey"Kenshin merangkul pundak ku dari belakang.


Kedua nya masuk kedalam mobil masing-masing.


Mereka berhenti di sebuah cafe tak begitu jauh dari arah kantor Alana. Mereka langsung memesan makanan.


"Trus bekal tadi mau aku kemana-in dong?? ", canda Kenshin.


" Harus kamu makan juga dong, mesti nya".


"Enak ajja, kalo aku gendut pasti kamu ga cinta lagi sama aku", Ken mengembulkan pipi nya, keduanya sanlma-sama tertawa bahagia.


"Kalo pun kamu berubah gendut aku akan tetap cinta kok", Alana menggenggam jemari Kenshin.


"Uuu, pacar ku ini udah pintar gombal ya" Ken mencubit gemas hidung Alana.


Pelayan datang membawa pesanan mereka. "Silah kan nikmati mas, mbak", ucap pelayan tersebut.


" Makasih mbak" sahut Alana.


Kenshin menyendokkan makanan ke mulut Alana tanpa memperdulikan orang-orang dari tadi melihat kemesraan keduanya.


"Ken,orang-orang memperhatikan kita", bisik Alana malu-malu.


" Biarin", sahut Kenshin cuek.


"Al, kamu punya hutang janji sama aku", Kenshin mengingat kalo Alana akan menceritakan kenapa dia sampai mengendarai mobil tuan Indrayana.


Alana mengingat nya. "Aku di suruh jemput cucu tuan Indra yang baru saja tiba dari Kanada", jelas Alana.


" Bukan kah dia punya asisten ??"


"Robby ada urusan mendadak di Bandung trus tuan Indra ada rapat penting".


" Apa Alka indrayana yang kamu maksud?! ", raut wajah Kenshin mulai berubah.


" Udah kamu ga usah cemburu gitu Ken kalo kamu cemburu bikin aku tambah cinta tau ga?!".


Kenshin diam tidak membalas ucapan Alana. "Udah lah Al aku mau makan siang di kantor ajja", Ken menatap makanan di piring nya.

__ADS_1


Mereka berpisah di parkiran dengan mengendarai mobil masing-masing.


Sesampainya di kantor Kenshin menyuruh Gilang untuk mencari tau tentang siapa sebenar nya Alka indrayana.


" Alka indrayana adalah cucu tuan Indrayana pemilik Smart Group yang bergerak di bidang makanan cepat saji. Satu bulan yang lalu sidang perceraian nya dengan Jessica Veranda , Alka memiliki seorang putra bernama Diego Indrayana Ve berusia 4 tahun tinggal bersama ibu nya di Amerika Serikat. Alka indrayana sejak usia 7 tahun di besar kan oleh kakek nya Indrayana, orang tua nya meninggal karena kecelakaan saat mereka berlibur ke Paris. Dan rencana nya Smart Group akan di waris kan pada Alka", jelas Gilang.


"Hanya itu saja untuk sementara waktu tuan", sambung nya lagi.


Ken menaikkan kaki nya ke atas meja. " Berarti dia akan jadi atasan nya Alana", Ken tampak berpikir.


"Menurut kamu apa Alana akan menyukai nya? " imbuh nya lagi.


"Menurut saya nona Alana tidak akan mungkin menyukai nya secara mereka hanya orang asing, antara atasan dan bawahan".


Ken memutar kursi kebesaran nya dan mengambil benda pipih di meja dan membuka galeri telepon.



" Kenapa perasaan ku tidak enak. Alana kenapa kamu keras kepala sekali tidak mau pindah ke kantor ku", bisik nya dalam hati.


Kenshin menghubungi ponsel Alana melalui panggilan suara.


"Hai honey, apa kamu sudah sampai?? "


"Aku sudah sampai beberapa menit yang lalu Ken".


" Syukur lah, kalo gitu selamat bekerja honey. nanti sore aku jemput, ok?! "


"Baik lah",sahut Alana singkat.


"Ken.. Ken.. " panggil Alana.


"Aku cuma mau tanya itu ajja sayang".


"Ingat pesan Al, jangan nakal oke" sambung Ken lagi.


"Iya, aku janji ga bakalan nakal. Ya udah aku tutup dulu ya Ken soal nya aku lagi sibuk banget oke, bye. I love you", sambungan terputus.


" Love you too".


Untuk mengalihkan pikiran nya, Ken melangkah ke kamar pribadi yang di sedia kan khusus untuk istirahat ia ingin menyegarkan pikiran nya mungkin dengan mengguyur kan badan dan kepala nya agar pikiran buruk nya akan hilang. Selesai mandi ia berbaring sejenak bukan nya tertidur ia malah membayangkan tentang Alana.Senyum nya yang menawan, rambut nya yang selalu harum, hati nya yang lembut, smart, Alana selalu tampil elegan itu yang selalu membuat Kenshin tergila-gila setiap hari dengan kekasih hati nya itu.


"Al, aku bisa gila bila kamu pergi meninggalkan aku,aku tak bisa hidup tanpa kamu Al", Ken berbicara sendiri seperti orang gila, menangkupkan ke dua tangan nya ke wajah persis seperti orang frustasi,ya Ken frustasi memikirkan Alana. (Cinta memang bisa membuat orang jadi tidak waras 💘💘💘)...


*


*


*


Sementara itu di perusahaan Smart Group tampak Alana sedang sibuk.


Alana masuk ke ruangan bos nya karna ada berkas yang harus di tanda tangani.


"Permisi tuan ada beberapa berkas yang harus di tanda tangani" Alana menyerahkan berkas yang harus di tanda tangani tuan Indrayana.

__ADS_1


"Alana terima kasih sudah menjemput cucu saya" Ucapan tuan Indra setelah selesai menandatangani berkas.


"Iya, sama-sama tuan".


"Apa dia menyusahkan mu??"


"Tidak tuan".


"Oh,syukur lah".


"Seperti nya cucu anda sangat menyebalkan tuan" bisa in Alana dalam hati.


"Kalo gitu saya permisi tuan".


"Silat kan".


Alana keluar dari ruangan tuan Indrayana. "Belum apa-apa cucu anda sudah sangat menyebalkan seperti nya tadi pagi", Alana bersungut sendirian.


"Ada apa Al??" tanya Robby asisten pribadi tuan Indra.


"Ga ada apa-apa mas", ucap Alana kaget menghela nafas kasar membentuk huruf O.


"Oh ya mas Robby,seperti apa cucu nya tuan Indra??" tanya Alana masih berdiri di depan pintu.


"Kamu naksir ya", goda Robby.


"Enak aja,gw udah punya Kenshin tau".


"Siapa tau kamu mendua sama tuan Alka".


Alana hanya berdecak kesal. "Ck"


"Aku punya loh Al nomor handphone nya", goda Robby.


Alana mengerling tajam mata nya,Robby tersenyum-senyum menutup pintu ruangan tuan Indra.


"B*d*h amat !!".


Alana kembali ke kursi kerja nya,memulai aktivitas kembali.


*


*


*


Sementara itu di perusahaan Daksa Group,Kenshin tengah sibuk memantau keuangan perusahaan bersama Gilang.


"Gilang tolong kamu urus penyelewengan keuangan anak cabang perusahaan yang di Bali.Kamu cari siapa dalang nya.Lakukan dengan serapi mungkin,saya mencurigai seseorang".


"Baik bos.Saya mencurigai pak Dustin dalang di balik semua ini",sahut Gilang.


Ken menyilang kan kaki dan menutup laptop nya.


"Gilang tolong kamu siap kan mobil, saya ingin menjemput Alana", perintah Kenshin.

__ADS_1


"Baik tuan",Gilang pergi mempersiapkan mobil untuk Kenshin.


__ADS_2