
Hati memang mudah sekali plin plan karena ada yang Maha mengatur dan membolak balik hati kita...
***
Seminggu telah berlalu sikap Alka masih tetap sama tak pernah memikirkan ada hati yang terluka akan sikap nya yang berubah.
Mungkin Alka sedang merasa bosan akan hubungan mereka itu lah yang tengah Alana tanamkan dalam fikiran nya saat ini ia tidak ingin berburuk sangka yang nanti nya mengakibatkan hubungan mereka retak.
"Al kok gw ga pernah liat lo jalan lagi sama pak bos?!" Tanya Robby dan bukan nya ia tidak tau renggang nya hubungan kedua nya.
"Kita lagi sama-sama sibuk Rob!" Alana menyendok makanan ke dalam mulut nya.
"Setau gw sih pak bos ga sibuk-sibuk amat akhir-akhir ini!" Robby cukup teliti dengan hubungan mereka.
Degh..
Alana merasa perkataan Robby benar ada nya semenjak kembali ke tanah air Alka selalu pulang lebih awal dari jadwal kantor dan datang datang lebih awal dari karyawan yang lain.
Hp milik ku berdering ada panggilan masuk tertera nama KENSHIN yang menelepon.
"Rob, angkat dulu ya?!" Robby berlalu dari meja kerja ku.
"Hallo..!" sapa ku.
"Hai cantik, apa kabar?!"
__ADS_1
"Baik, ada apa?!"
"Emang ga boleh ya aku nelpon kamu atau ada yang marah!"
"Ken are you oke?!"
"Wow ternyata kamu masih perhatian sama aku!"
"Kamu ngomong langsung atau aku matiin!" ancam ku.
"Oke, oke, slow baby slow!" kekeh nya dari seberang telepon.
"Aku pengen ngajak kamu dinner nanti malam, mau kan?!" sambung nya lagi.
"Memang nya harus ada alasan ya?!"
"Hm.."
"Ada yang ingin aku bicarakan sama kamu, penting!"
"Tentang?!"
"Kalau aku ngomong nya sekarang arti nya kita ga jadi dinner dong!"
"Baik lah aku akan datang!"
__ADS_1
"Aku jemput, bye sweety!" terdengar suara nya begitu lirih.
Alana menarik nafas dalam lalu membuang nya tak lama Alka keluar ruangan di ikuti Robby di belakang nya seperti nya mereka akan makan siang di luar.
Dan untuk kesekian kali nya Alka tidak menganggap nya ada, Alana terduduk lesu di kursi memandangi punggung Alka dari kejauhan hingga menghilang memasuki lift.
Alana tidak berselera makan siang tapi ia takut magh nya kambuh lagi seperti minggu akhir nya2memesan makan siang online seperti nya adalah keputusan yang tepat.
Di sebuah cafe tak jauh dari kantor Alka makan siang sendirian tanpa di temani asisten nya Robby karena asisten nya itu ia suruh makan siang di tempat lain.
"Aku tidak mungkin sanggup kehilangan mu, Al tapi cepat atau lambat kamu pasti akan mengetahui semua nya!" gumam nya dalam hati.
Robby menjemput nya setelah selesai makan siang lalu keduanya kembali lagi ke kantor guna menyelesaikan pekerjaan yang tertunda.
Di dalam ruangan nya Alka terlihat melamun memandang keluar jendela sembari kedua tangan nya ia masuk kan ke dalam saku celana.
"Robby, apa menurut mu aku benar-benar jahat pada Alana?!" ucap Alka ambigu
"Maksud tuan, apa?"
"Sebenar nya aku sudah menikah lagi dengan Jessica!"
"Apa?!"
"Kamu jangan salah paham dulu, waktu saya menghilang itu sebenar nya bukan menghindari Alana tapi saya mengantar Jessica dan Ryan ke negara nya karena ia ingin melahirkan di sana sebelum anak nya sempat lahir ke dunia ternyata sudah meninggal duluan di dalam kandungan saat mengetahui kenyataan bahwa anak nya meninggal Jessica mengalami depresi berat hingga nyaris bunuh diri, saya tidak tega melihat nya seperti itu dan saya memutuskan untuk menikahi nya saya merawat nya selama 1 bulan dan kemudian kembali ke sini", Alka mengakhiri cerita nya.
__ADS_1