Bulan Di Belah Dua

Bulan Di Belah Dua
BT2 07


__ADS_3

Ke esokan hari nya..


"Kalian akan menanggung akibat nya karena berani menjebak ku!!" polisi sudah berhasil meringkus tuan Dustin si koru**or atau lebih tepat nya di panggil si lintah darat di perusahaan anak cabang Daksa Group yang ada di Bali.


"Gimana tuan Kenshin, apa anda masih ingin di sini??", tanya Gilang saat kedua nya ada di dalam ruangan kantor.


"Apa kau tidak ingin memperbaiki keuangan perusahaan ku di sini untuk sementara waktu, tuan Gilang", Ken menatap datar pada Gilang yang ada di hadapan nya.


"Atau istri mu sedang menunggu mu di atas ran**ng sekarang,Gilang".


"Tidak tuan", jawab Gilang menunduk.


"Aku ingin menunjuk seseorang sebagai pengganti si Dustin, menurut mu siapa kandidat nya".


"Menurut saya bagaimana kalau tuan Bian saja anda tarik ke sini karena selain tuan Bian masih muda kelihatan nya beliau orang nya profesional dan juga amanah".


"Jadi menurut mu aku sudah tua!!", Sinis Kenshin.


"Bukan begitu maksud saya tuan".


"Ah.. Sudah lah, lebih baik kamu pecat saja antek-antek si Dustin itu".


"Baik tuan".


"Aku sudah muak melihat si Dustin dan antek-antek nya".


"Dan satu lagi Gilang, saya minta tolong kamu tunjuk siapa-siapa saja pengganti mereka hari ini juga karena lusa kita kembali ke kota J".

__ADS_1


"Baik tuan, laksana ken", Gilang pun berlalu.


"Bisa juga rupa nya si kulkas seperti Gilang bercanda", Ken tersenyum kecil hampir tak terlihat.


Hari ini kedua nya kembali Ke kota J namun tiba-tiba di tengah jalan ternyata rem mobil tidak berfungsi.


BRAAAKKKKK...!!!!!


Mobil yang di kendarai Gilang dan Kenshin menabrak pembatas jalan.


Secepat nya kedua nya di lari kan ke rumah sakit terdekat,seperti nya Kenshin mengalami luka yang sangat parah karena posisi Kenshin duduk di kursi bagian belakang mobil.


Sementara itu di lain tempat Alana dan bos nya sedang mengadakan rapat dengan model iklan asal luar negri untuk mempromosikan produk terbaru mereka.


"Baik lah besok siang kita akan melakukan pemotretan di studio" ucap Alka malas.


"Oke", sahut perempuan bule itu menyalami Alka.


Aku menyamai langkah bos ku yang terlihat buru-buru itu.


"Alana habis ini jadwal ku kemana lagi??".


"Setelah ini kosong".


"Besok??"


"Hanya pemotretan saja".

__ADS_1


Kami berdua sampai di parkiran mobil, tuan Alka langsung melaju dengan kecepatan tinggi.


Aku menutup mata sembari berpegangan erat. Seperti nya dia sedang marah atau ada masalah baru setelah ku lihat urat-urat di kepala nya sedikit mulai mengendur ia menepi dan mematikan mesin mobil.


Aku mengusap-usap dada ku dan menghembuskan nafas pelan tuan Alka memukul setir.


"Apa anda butuh ini??", Aku menyodorkan air mineral yang sudah tersedia di mobil.


Tampak ia memejam mata sesaat lalu meneguk air mineral yang ku beri kan pada nya tadi ia menyerahkan botol yang sudahbrlsetengah kosong.


"Apa kau tau Alana, Jessica Veranda itu mantan istri ku yang ku cerai kan karena aku sangat membenci nya", curhat nya.


"Dia tidak mau mengandung benih ku alasan nya ia tidak ingin bentuk badan nya berubah", lanjut nya lagi.


Ia menoleh ke arah ku. "Dia pernah terlambat datang bulan selama 5 minggu tapi di gugur nya dengan alasan dia tidak tau kalau ia sedang hamil", mata nya sedikit mengembun.


"Maaf tuan saya yang salah dengan merekomendasikan nona Jessica ", sesal ku.


"Kamu tidak perlu minta maaf, kamu tidak salah yang salah adalah masa lalu saya", dia kembali menerawang ke depan.


"Anda tidak perlu merasa bersalah terlalu dalam karena setiap orang pasti pernah punya masa lalu yang menyakitkan".


Tuan Alka mulai melaju dengan kecepatan normal. "Saya minta maaf, jadi curhat sama kamu Al".


"Ga apa-apa tuan, kata teman-teman saya dulu semasa sekolah saya adalah teman curhat yang enak".


"Oh ya?!!" sanggah nya.

__ADS_1


"Ya..."


"Oke kalau gitu, lain kali saya curhat ke kamu mungkin ". Kami berdua pun tertawa lepas, aku tidak tau bahwa ada kesedihan mendalam yang sedang menunggu ku.


__ADS_2