
"Al, lo bisa ke club's gw sekarang ga?!" Yossie menghubungi Alana.
"Yos, ngapain sih lo hubungi gw malam-malam gini!" sahut Alana dengan suara bantal nya.
"Gw ga tau harus minta tolong sama siapa lagi!!" balas Yossie.
"Emang lo mau minta tolong apa?!" sahut Alana mulai kesal.
"Kenshin mab*k berat di club's dari tadi sore kata karyawan gw dia minum!!"
"Trus..!!"
"Please..?!"
"Yossie jangan gil* lo!!"
"Please..?!"
"Ini udah jam 12 malam Yos!!" Alana menengok layar hp nya.
"Please Al, demi gw?!"
Terdengar Alana menghembus nafas kasar, di seberang telepon Yossie berucap. " Gw tau tu anak pasti patah hati karna pertunangan lo sama si Alka", tebak Yossie.
"Urusan apa sama dia!"
__ADS_1
"Udah gih lo kesini, dia minta di beri kan minum terus karyawan gw takut dia udah terlalu banyak minum!"
"Please Al, lo ga takut tu anak mat* di tempat gw trus gw di tuduh tersangka utama, trus gw masuk penjar*!!"
"Gw ke sana sekarang tapi ini demi lo, ya!" Alana bangkit meraih kunci mobil dan mantel merah di lemari.
Alana datang ke club's masih menggunakan piyama dan sandal jepit.
"Makasih ya Al!" Yossie mengajak nya masuk ke dalam.
"Mana orang nya?!" seru Alana celingukan mencari keberadaan orang yang sangat di cintai nya dulu.
Yossie menarik lengan Alana, terlihat Kenshin menceracau tak jelas.
Alana menghapus air mata yang lolos tanpa kompromi di pipi sebelum ada yang menyadari nya.
"Yos, bantu gw dong!" rengek Alana menggamit tangan Kenshin ke bahu nya.
"Emang lo sekuat itu?!" kekeh Yossie.
"Maksud lo?!" tanya Alana salah paham.
"Lo kan cewek Al, emang mampu ngangkat badan cowok segede gitu!" Yossie kembali terkekeh geli.
"Makanya gw minta bantuan lo, Yossie!" sahut Alana gemes.
__ADS_1
"Ntar ya ,gw minta bantuan anak buah gw dulu?!" tak berapa lama Yossie datang bersama 2 orang anak buah nya yang berbadan tinggi besar.
Alana dan Yossie menyusul di belakang ketiga nya.
"Apa perlu gw ikut?!"
"Ga perlu, gw bisa ngatasi nya!" Alana masuk ke dalam mobil.
Yossie mengetuk kaca mobil kemudian berkata. "Lo mau nganterin dia ke mansion keluarga nya??" tanya Yossie iba pada sahabat semenjak SMA itu.
"Gw juga bingung mau anterin dia kemana?!"
"Lo jangan anterin dia ke hotel deh!".
"Kenapa?!" sahut Alana serius.
"Gw takut kalian khilaf!!" canda Yossie sembari menjauh.
"Awas lo ya, kalau ketemu lagi gw jitak kepala lo!!"
Alana melajukan mobil membelah suasana malam kota Jakarta.
Sesekali Alana melirik ke arah Kenshin yang sudah tertidur pulas di samping nya.
Keputusan akhir Alana ialah mengajak Kenshin ke apartemen nya, beruntung Kayla belum kembali dari kampung sehingga ia tidak perlu mencari alasan apapun.
__ADS_1
Alana meminta tolong satpam untuk membawa Kenshin ke unit nya, Alana menyuruh pak satpam menidurkan Kenshin di sofa, ia pun lanjut masuk ke kamar guna mengganti piyama nya yang sudah tertumpah minuman Kenshin di club tadi kemudian ia melanjutkan tidur nya yang sempat tertunda oleh permintaan Yossie.
Pagi hari nya Alana bangun agak kesiangan karena peristiwa semalam sedang Kenshin sudah bangun dari tadi merasa keheranan dengan suasana apartemen yang berbeda.