Bulan Di Belah Dua

Bulan Di Belah Dua
BT2 26


__ADS_3

Malam hari nya saat mereka berkumpul di ruang tamu selepas makan malam Alka bermaksud mengutarakan ke datangan nya dan Alana ke kampung.


"Bi ada yang ingin saya bicara kan sama bibi..!" ucap Alka canggung.


Kayla dan aku datang membawa teh manis hangat dan juga beberapa camilan yang ku bawa tadi pagi, Kayla menyuguhkan nya dan aku duduk di samping bibi.


"Saya ingin melamar Alana dan ingin menikahi Alana!!" ucap Alka hanya dalam satu tarikan nafas terlihat ia membuang nafas setelah mengucapkan nya.


Aku terkekeh dalam hati.


"Bibi akan menyetujui bila Alana juga menyetujui nya", bibi mengusap lenganbku penuh kasih.


"Gimana nak, apa kamu bersedia menikah dengan nak Alka?!"


"Lana bersedia menikah dengan nya, bi!" sahut ku melabuhkan kepala di dada wanita paruh baya di hadapan ku.


Kami berdua saling berpelukan haru. "Kamu sudah besar rupa nya, nak!" ucap bibi mengusap kepala ku lembut.


Kayla mendekat pada kami lalu memeluk kami berdua.


*


*


*


*


Sementara itu di suatu tempat seorang pria dewasa sedang duduk di sofa kamar nya.

__ADS_1


"Maaf kan aku Alana, aku sudah melupakan mu dan menerima wanita lain di sisi ku!" Kenshin menatap nanar kotak mungil berwarna merah di tangan nya.


"Aku harus bicara pada papa dan mama sekarang!" Kenshin bergegas menuruni tangga ia ingin menanyakan langsung pada kedua orang tua nya.


Tokk..Tokk..


Kenshin mengetuk pintu kamar orang tua nya.


Ceklekk..


Pintu kamar terbuka tampak lah wanita keturunan jepang di hadapan Kenshin.


"Ma ada yang ingin Ken tanya kan pada Papa dan mama!" Kenshin melangkah menuju ruang keluarga.


Orang tua nya pun turut duduk bersama nya.


Kedua orang tua di hadapan nya saling berpandangan.


"Dan beritahu Ken siapa pemilik cincin ini?" Kenshin meletakkan kotak mini berwarna merah ke meja di hadapan nya.


"Mama hanya tidak ingin lebih menyakiti mu nak". ucap nyonya Aiko dengan mata berkaca-kaca.


"Tapi setidak nya jangan jodoh kan Ken dengan Fumiko, Ken tidak mencintai nya!" tegas Kenshin dengan raut wajah kecewa.


Semenjak resmi bertunangan dengan Kenshin, Fumiko tinggal satu atap dengan pujaan hati nya.


Tanpa sengaja ia mendengar pembicaraan Kenshin dan kedua orang tua nya.


"Tapi kamu menyetujui pertunangan itu!!" sanggah papa nya.

__ADS_1


"Aku menyetujui nya karena aku tidak ingat apa-apa pa?!"


"Dan mulai sekarang aku akan mencari keberadaan nya!" tegas Kenshin penuh penekanan.


Fumiko masuk ke kamar nya dengan berurai air mata, ia menghempaskan tubuh nya ke ranjang.


"Kamu jahat Ken padahal aku mencintai mu sejak kita masih remaja!" Fumiko menatap foto Kenshin yang ia letak kan di samping lampu tidur.


Ke esokan hari nya Kenshin mencari Alana ke kantor, resepsionis yang bertugas hari ini menyampaikan bahwa Alana bersama bos nya sedang berada luar kota, benar saja karena Alana dan Alka sedang dalam perjalanan.


"Aku tidak akan berputus asa Al!!" ujar nya dengan penuh percaya diri.


Sepanjang perjalanan tangan Alka selalu menggenggam tangan Alana.


"Sayang, seminggu lagi kita tunangan ya?!"


"Hmm.."


"Kamu mau acara nya meriah atau sederhana?!" tanya Alka melirik sebentar pada Alana.


"Aku ga terlalu suka sesuatu yang berlebihan aku suka nya sederhana ajja!"


"Oke !" sahut Alka mantap.


"Kamu mau nya di mana?!"


"Kita undang keluarga atau teman dekat ajja, Alka".


"Sesuai permintaan mu Sayang!" Alka mengecup punggung tangan Alana.

__ADS_1


__ADS_2