Bulan Di Belah Dua

Bulan Di Belah Dua
BT2 63


__ADS_3

Alka datang sendirian ke pesta pernikahan rekan bisnis nya itu ia enggan mengajak Alana menjadi partner ia sangat berharap bahwa Alana membenci nya.


Sesaat kemudian Alana pun datang bersama Kayla kedua nya menjadi pusat perhatian para tamu undangan,, Alana menggunakan gaun berwarna maroon sangat kontras dengan kulit nya yang putih bak artis hollywood.


"Mbak, aku kok ngerasa kita jadi pusat perhatian ya?" Kayla berbisik pada nya.


"Karena kita cantik dek maka nya kita jadi pusat perhatian!" sahut Alana asal.


Kedua nya melenggok di antara kerumunan tamu undangan yang masih tak berkedip mengagumi makhluk ciptaan Tuhan.


"Mbak bukan nya itu mas Alka ya, kok ga datang bareng mbak?!" tanya Kayla melihat ke arah Alka yang sedang ngobrol dengan sesama rekan bisnis.


"Udah cuek ajja!" ucap ku ikut melihat ke arah Alka.


"Apa memang sudah ga ada lagi aku di hati mu, Alka?!" aku membatin.


"Hei cantik ku!" sapa seorang pria berdiri di samping ku.


"Alana... Alana..!" ia mengibas tangan di wajah ku.


"Hai Kenshin, selamat ya aku turut bahagia!" aku menjabat tangan nya.


"Kalau bukan demi kamu aku ga akan mau menerima pernikahan ini!" ucap nya terpaksa.


"Berjanji lah membahagiakan dia!" kami sama-sama mengalihkan pandangan ke depan.


"Aku punya satu permintaan sama kamu?!"


"Permintaan..?" aku melihat ke arah nya di samping ku.


"Apa kita masih boleh bertemu?!"

__ADS_1


"Kita bertemu hanya sebagai teman!"


"Kembali lah pada nya, dia sendirian di pelaminan!" pinta ku lagi.


"Aku akan kembali kalau kamu mau berjanji!"


"Baik lah aku janji!" aku menaut kan jari kelingking pada nya.


"Aku punya sesuatu untuk kamu!" ucap lu kembali.


"Apa itu?" jawab nya penasaran.


"Kembali lah dulu pada nya.


Kenshin melangkah menuju pelaminan.


Terdengar Alana mulai bersenandung.


NOT SURE IF YOU KNOW THIS


I GOT SO NERVOUS I COULDN'T SPEAK


IN THAT VERY MOMENT


I FOUND THE ONE AND


MY LIFE FOUND IT'S MISSING PIECE


SO AS LONG AS I LIVE I'LL LOVE YOU


WILL HAVE AND HOLD YOU

__ADS_1


YOU LOOK SO BEAUTIFUL IN WHITE...


Alana menyelesaikan lagu sampai akhir sesekali ia menatap dalam ke arah Alka seakan ia ingin mengatakan apa yang sedang terjadi pada kita.


Kenshin berjalan ke arah nya mengambil sebuah mic kemudian mengajak nya berduet kedua nya menyanyikan sebuah lagu yang sering mereka nyanyikan saat pacaran dulu ia menatap mesra ke arah Alana.


I DON'T KNOW BUT I BELIEVE


THAT SOME THING ARE MEANT TO BE


AND THAT YOU'LL MAKE A BETTER ME


EVERYDAY I LOVE YOU


I NEVER THOUGHT THAT DREAMS CAME TRUE


BUT YOU SHOWED ME THAT DAY DO


YOU KNOW THAT I LEARN SOMETHING NOW


EVERYDAY I LOVE...


"Terima kasih atas perhatian nya dan saya berharap kedua mempelai bisa secepat nya di karunia momongan dan langgeng sampai akhir hayat.." demikian kalimat yang Alana ucap kan sebelum kembali ke tempat nya.


Mata elang milik seorang pria sedari tadi terus mengekor langkah nya mata elang itu milik seorang Alka Indrayana, ia tak bergeming dari tempat nya berdiri tadi.


"Maaf tuan Alka bukan kah yang bernyanyi bersama tuan Kenshin tadi adalah sekretaris sekaligus tunangan anda tapi kenapa saya melihat tadi anda tak datang bersama nya?" tanya pria paru baya yang ada di hadapan nya itu.


"Bukan urusan anda tuan Hermawan urus saja hidup anda!" ucap nya tajam.


"Bukan maksud saya ingin menyinggung anda tuan!" sesal nya takut.

__ADS_1


"Hm..!" Alka mendengus kesal.


Sampai pesta pernikahan selesai Alka sama sekali tak menghampiri Alana seperti nya ia benar-benar ingin Alana membenci nya.


__ADS_2