
Suasana week end di mall selalu ramai oleh para pengunjung tidak terkecuali cafe-cafe di dalam mall, ada yang berkunjung bersama keluarga, kekasih mau pun bersama para sahabat.
Seperti 3 sahabat karib yang telah lama terjalin semenjak masa kuliah dulu.
Alana dan Yossie bersahabat sejak di bangku SMA berawal dari Yossie yang jatuh hati pada Alana kembang nya SMA di sekolah nya namun pernyataan cinta Yossie di tolak karena Alana memang ingin fokus pada sekolah dan pelajaran agar cita-cita nya tercapai untuk membahagiakan Bapak nya.
Dan di bangku kuliah kedua nya masuk di kampus dan fakultas yang sama hingga akhir nya bertemu dan bersahabat karib dengan Farah Kamila.
"Al, itu bukan nya Alka ya..?!" Farah memastikan penglihatan nya tidak mungkin salah.
"Lo salah liat dia lagi sibuk banget week end ini!" Alana fokus pada makanan nya.
"Ga, gw ga mungkin salah!" Farah terus memperhatikan gerak gerik orang yang di maksud.
"Udah deh Fa, lo ga usah bikin jadi bad mood gw lapar banget nih?!"
"Itu loh Al 4 kursi di belakang kita, lo liat deh dia lagi asyik makan sambil bercanda samacewek hamil gede trus ada anak cowok!"
Yossie kembali dari toilet. "Sorry say, perut gw mules!"
Alana tampak sedang menghubungi seseorang.
"Hallo..Alka kamu lagi di mana?!" tegas Alana.
"Iya sayang, aku lagi di rumah, kenapa?!"
__ADS_1
"Kamu ga keluar?!"
"Aku lagi malas keluar rumah!"
"Sayang, kamu jangan kemana-mana ya tunggu bentar jangan matiin hp nya, oke!"
"Oke!"
Sebelum beranjak dari tempat duduk Alana sempat berucap pada kedua sahabat nya.
"Kalian berdua tunggu disini dan tonton dari sini gw punya pertunjukan seru!"
"Lo jangan gil* deh, Al" seru Farah.
"Udah lo tenang ajja, gw akan main cantik secantik wajah gw!"
Yossie mengangkat kedua alis nya bertanya apa yang terjadi Farah mengangkat bahu.
"Hallo sayang, kamu masih di situ kan?!" ucap Alana masih dapat di dengar oleh kedua sahabat nya itu.
Ia berjalan dengan anggun menghampiri meja Alka, Jessica dan juga ada Ryan tanpa mematikan sambungan.
"Hallo Alka sayang, apa kamu sedang sibuk di mall mengasuh bocil dan ibu nya ini?!" tanya Alana dengan nada lembut namun penuh penekanan di hadapan ketiga nya.
"Sayang, kamu di sini?!" tanya Alka salah tingkah.
__ADS_1
"Kemarin aku ajak kamu week end bareng tapi kamu nolak alasan nya lagi pengen malas-malasan di rumah nyatanya kamu sekarang lagi senang-senang di mall yang benar yang mana sih, sayang?!" ucap ku lembut namun tajam setajam silet.
"Sayang, aku bisa jelasin kesalahpahaman ini, aku ga bermaksud bohongi kamu tapi..!" ucapan nya terjeda.
"Aku muak sama kamu, sama kalian berdua juga..!" tunjuk ku pada ketiga nya.
"Sayang dengerin penjelasan aku?!" Alka menatap iba pada ku.
"Aku kecewa sama kamu, Alka!!!!" tekan ku.
Lalu aku berbalik dan melangkah menuju meja kami bertiga.
PROKK.. PROKKK.. PROKKK...
Yossie bertepuk tangan kemudian menyalami ku.
"Benar-benar pertunjukan yang keren, girl..!!" ucap nya.
"Ayo say kita balik, gw muak lama-lama di tempat ini!!" aku mengajak kedua sahabat karib ku pulang.
"Tuh kan Alka ga ngejar gw untuk minta maaf, apa gw bilang dia emang masih cinta sama ulat bulu itu!" sungut ku.
"Sabar ya say, gw minta maaf ngajak lo ke sini", Farah merasa bersalah.
Aku tersenyum pada nya. Yossie melangkah di belang kami berdua.
__ADS_1