Calon Istri Yang Manja

Calon Istri Yang Manja
Bab 25


__ADS_3

Di kampus, Sasa melambaikan tangannya ke arah Sheela sahabatnya yang baru saja turun dari mobil di area Parkiran khusus mahasiswa.


"Sheela........"


sapa Sasa mengangkat kedua tangannya kedepan saat Sheela menghampirinya di taman kampus.


Sheela menyambutnya dengan senyum dan pelukan yang hangat untuk sahabatnya....


"Wah....


makin cantik aja nech pengantin baru..."


seru Sasa memuji Sahabatnya saat melepas pelukannya.


"Bisa aja loe Sa....."


ayo buruan masuk yuk.... uda telat nech...


ajak Sheela sambil jalan ber iringan dengan Sasa.


"Tumben loe telat Sheel....?


abis gitu2 ya ..!"


Goda Sasa.


"Gitu2 apa sech Sa......!"


jawab Sheela nggak ngerti..,


"Ya gitu, wik-wik sama Daren...."


sahut Rara terus terang dan berbisik takutnya ada yang dengar perbincangan mereka....


"Apaan sech loe.....


Eits... Gak sadar ya... kita sama2 telat...."


ujar Sheela sambil menoel pinggul Sasa,


karena risih dengan pertanyaan sahabatnya...


Xi..xi... geli Sheel.....


tawa Sasa


"Ya, kalau gue sech uda biasa telat...."


tambahnya,


"btw...


Gimana malam pertamanya seru nggak....?"


tanya Sasa kepo sambil berbisik dengan senyum jail di bibirnya


"Mulai lagi dech....


Ayo buruan......"


kata Sheela mengalihkan pertanyaan Rara sambil berlari pelan meninggalkan Rara yang masih penasaran....


"Selamat pagi Pak Tono...."


sapa Sheela lembut kepada dosen mata kuliahnya hari ini..


Di belakang Sheela, ada Sasa yang sedang ngos-ngosan karena mengejar Sheela tadi....


"Hmmm...


Silahkan masuk...."


jawab dosennya dengan suara datar...


Kali ini Sheela dan Rara cukup beruntung, karena masih di ijinkan masuk oleh Pak Tono, walaupun lambat 10 menit, karena orangnya cukup santai dan cuek.


Beda dengan dosennya yang bernama Pak Tomi, telat 1 menit saja mereka sudah tidak di perbolehkan masuk.


Sasa temannya sudah pernah mengalami hal itu bahkan sudah 2 kali.


Ia sebenarnya tidak ada minat di jurusan kedokteran, bidang yang ingin Ia geluti yaitu dunia modeling, tapi karena tuntutan dari orang tuanya bahwa Sasa harus mengikuti jejaknya sebagai dokter.


Karena Sasa anak yang penurut, jadi Ia usahakan untuk memenuhi keinginan orang tuanya dan tak luput dari dukungan Sheela dan selalu memberinya semangat.


Dalam kelas, teman2 Sheela menatap dirinya dengan berbagai ekspresi, ada yang senang, bangga dan iri terhadap dirinya.


Tak terkecuali Rendi yang menatap Sheela dengan tatapan nanar...


Dirinya belum ikhlas menerima kenyataan kalau Sheela sudah menjadi milik orang lain.


Pernikahan Sheela mengejutkan seisi kampus, apalagi teman sekelas nya.


Bagaimana tidak, tiada angin tiada hujan


Sheela tiba2 saja menikah dengan pengusaha No.1 di indonesia,

__ADS_1


dan


menjadi perbincangan trending di medsos karena pernikahannya dengan anak dari pengusaha ternama yaitu Tuan Vincent.


Dua jam berlalu, saat mata kuliahnya usai.....


Sheela dan Sasa beranjak dari kelasnya,


"Sa......


Loe mau kemana....."


tanya Sheela yang ingin ke tempat parkir


mengambil mobilnya, karena hari ini tidak ada tambahan mata kuliah jadi Ia ingin langsung pulang ke rumah.


"Mau pulang....."


jawab Sasa


"Iya aku tahu tapi,


Bukannya mobil loe ada di tempat parkir ya...!?"


tanya Sheela lagi


"Tadi gue naik taksi kesini Sheel, ban mobil gue bocor.."


Ungkapnya dengan wajah memelas


"Yawudah, bareng gue aja yuk.."


ajak Sheela


"Rumah kita kan gak searah Sheel...."


"Siapa bilang....


Rumah loe and Apartementnya Daren kan searah..."


"Yang bener Sheel..."


ujar Sasa semangat...


Iya...


"Yuk.... kita ke mobil...."


ucap Sheela kemudian berjalan ke tempat parkir bersama Sasa.


Tiba2 Sheela membelokkan mobilnya ke parkiran Restoran Indah Mekar...


Sasa nampak bengong, dan menatap jam tangannya yang baru menunjukkan pukul 10.11 pagi,


Sheela turun dari mobil, sedangkan Sasa masih menunggu di atas mobil...


"Sa....


Loe gak turun....."


ucap Sheela saat turun dari mobil,


"ummm...


ngapain kita kesini Sheel...."


tanya Sasa yang masih duduk di jok mobil


"Mau makan...."


jawab Sheela


"Pagi2 gini....."


ujar Sasa merasa kurang yakin


"Iya, tadi gue nggak sempat sarapan dari rumah karena telat bangun....


Temanin gue makan yuk...."


ungkapnya yang malah membuat Sasa tersenyum geli mendengar ucapan sahabatnya, dan memaklumi keadaan Sheela yang baru saja nikah dan masih pengantin baru.


"Mikirin apa loe, senyum2 gitu....."


ujar Sheela yang ingin menoel pinggul Sasa namun sahabatnya sudah berlari duluan meninggalkannya ke arah pintu Resto...


Mereka pun duduk di meja paling pojok


dalam ruangan yang terbuka dan di sampingnya ada taman yang cukup asri karena banyak tanaman bunga yang berwarna warni.


"Loe mau makan apa Sa..."


Hari ini gue yang traktir....


"Asik dong.....

__ADS_1


tapi sayangnya perut gue masih kenyang..."


gue pesan jus lemon aja deh....


"Baiklah...."


ucap Sheela saat pelayan Resto mendekati mereka...


beberapa menit, pesanan mereka pun sudah datang dengan mampan berisi Nasi goreng dan 2 gelas lemon plus cake puding coklat kesukaan Sasa.


Sheela berkata,


"Nech buat loe...."


sambil menyodorkan cake ke hadapan Sasa.


"Gue kan cuma pesan jus lemon...."


"Loe makan aja, gak enak kan kalau gue makan sendiri sementara loe cuman minum itu doang"... tambahnya,


"Ntar gue di cap teman yang pelit lagi..."


"Xi.xi.xi


bisa aja loe......"


ucapnya terkekeh...


Canda tawa mereka tiada habisnya, di sela2 menikmati hidangan yang di sajikan buat mereka, tiba2 ponsel Sheela berdering....


Tapi saat mengangkat telfonnya, ponselnya pun mati karena kehabisan baterai...


"Yah...


pake lowbat lagi...."


gerutu Sheela kesal dan memasukkan ponselnya ke dalam tas miliknya.


"Yang nelfon siapa Sheel..."


tanya Sasa penasaran,


"nggak tau Sa, nomer baru soalnya"


tambahnya


"tiba2 aja ponsel gue mati karena lupa di cas."


Kali aja laki loe yang telfon...


imbuhnya....


********


Di kantor Daren sedang kesal karena ponsel Sheela tiba2 mati sehingga tidak bisa Ia hubungi....


Ia pun beranjak dari duduknya dan keluar dari ruang kerjanya bersama Sek.Haris


Di depan pintu Sekertaris Rara menunduk hormat padanya,


Hati2 Tuan Muda....


ucapnya kepada sang bos lalu melirik Sek.Haris yang ada di belakang Daren, jantungnya berdebar-debar saat melihat seniornya itu.


Apa semuanya sudah beres.?


tanya Daren kepada Sek.Haris saat menuruni lift khusus.


Iya Tuan Muda....


jawab Sek.Haris singkat.


Kali ini Daren dan Sekertarisnya buru2 meninggalkan perusahaan miliknya dan langsung ke bandara karena tiba2 saja ada urusan bisnis ke LN...


Ia tidak sempat pulang karena waktunya tidak memungkinkan,


sesampainya di Bandara, mereka pun langsung naik ke Jet pribadi Daren yang berada di parkiran khusus miliknya dan segera lepas landas....


*********


Hai2, jumpa lagi.....


maaf ya guys.....


Author up date nya kelamaan.....


soalnya harus berbagi waktu dengan tugas anak2 dari sekolahan...


Harus di dampingi karena sebentar lagi semester akhir di awal bulan juni.


Selama adanya wabah virus Corona,


Tiba2 jadi guru dadakan deh di rumah...


Selamat membaca dan

__ADS_1


kiranya kita selalu dalam perlindungan Tuhan yang Maha Kuasa. Amin.......


__ADS_2