Calon Suamiku Ternyata Sangat Kaya

Calon Suamiku Ternyata Sangat Kaya
Maaf aku tidak bisa


__ADS_3

"Maaf aku tidak bisa." Jawab Brian yang sudah kecewa dengan para tetangga.


Brian tidak terima Calista di hina dan direncanakan oleh orang lain karena itulah Brian akan mengajak Calista keluar dari kontrakan tersebut.


"Calista bawa semua pakaian milikmu kita pergi dari sini!" Perintah Brian.


"Ok." Jawab Calista singkat.


Calista berjalan ke arah kamarnya yang tidak begitu jauh dengan kamar Brian sedangkan Brian hanya menatap kepergian Calista sambil berjaga-jaga kalau ada orang yang ingin mencelakai Calista.


Setelah Calista masuk ke dalam kamar Calista barulah Brian masuk ke dalam kamarnya. Matanya membulat sempurna melihat kamarnya rapi dan tidak berantakan seperti kapal pecah. Tadi Brian tidak memperhatikan kamarnya karena tadi bangun tidur langsung pergi ke teras karena ada keributan.


"Apakah Calista yang melakukan ini? Pasti Calista karena pakaian milikku yang barusan di cuci dan di jemur ada di depan. Karena itulah para tetangga pada lihat." Ucap Brian yang tidak percaya dengan apa yang dilakukan oleh Calista.


"Berarti selama aku tidur, Calista membersihkan dan membereskan serta mencuci semua pakaian kotorku tanpa mengeluarkan suara sedikitpun agar tidur ku tidak terganggu. Aku akan membalas semua kebaikannya yang telah dilakukan padaku." Ucap Brian sambil membereskan barang-barang miliknya yang tidak terlalu banyak.


Tanpa sengaja Brian melihat ada bungkusan warna hitam membuat Brian membuka bungkusan tersebut.


"Pakaian baru pasti milik Calista, kasihan Calista membeli pakaian yang murah apalagi pakaian yang dikenakan sekarang sangat lusuh." Ucap Brian.


Brian yang tidak tega menghubungi seseorang setelah selesai barulah Brian menyembunyikan pakaian yang tadi dibeli oleh Calista.


Kini Brian sudah berdiri di depan pintu menunggu kedatangan Calista sedangkan para tetangga yang sejak tadi mendengar kalau Brian ingin keluar dari kontrakan membuat para tetangga yang julid merasa bersalah.


Lebih tepatnya menyesali apa yang telah dikatakan ke Calista barusan hingga Brian pria idola mereka pergi dari kontrakan padahal lumayan bisa mencuci mata.


"Kak Brian, jangan pindah kontrakan dong." Pinta salah satu gadis cantik dan seksi tersebut.


"Kak Brian, jika Kak Brian tidak pindah aku janji setiap hari akan datang membawakan makanan spesial untuk Kak Brian." Ucap wanita cantik dan seksi yang terkenal dengan kupu-kupu 🦋 malam.

__ADS_1


"Aku juga mau." Jawab mereka bersamaan.


Brian hanya diam ketika mereka berbicara seperti burung 🐦 beo tanpa henti hingga Brian melihat Calista sedang berjalan ke arah dirinya.


"Aku sudah siap Kak." Ucap Calista.


"Kalau kamu ingin pergi, pergi saja sana! Biar Kak Brian tetap tinggal di sini." Ucap salah satu wanita dengan nada ketus sambil mengibaskan tangannya tanda mengusir Calista.


"Jangan begitu, lebih baik kamu tinggal di sini saja biar Kak Brian tetap tinggal di sini." Ucap gadis ke dua.


"Sudah .... Sudah, Kakak akan tetap pergi." Ucap Brian yang malas mendengarkan celotehan mereka.


Grep


"Ayo Calista kita pergi dari sini." Sambung Brian sambil memeluk Calista dari arah samping.


"Aku ingin mengembalikan kunci kamar dulu ke pemilik kontrakan sekalian pamit." Ucap Calista.


Kunci kontrakan milik Brian masih di pegang dan belum dikembalikan karena masih ada barang miliknya yang masih tertinggal. Mereka berdua berjalan tanpa memperdulikan perkataan mereka yang meminta Brian untuk tetap tinggal.


"Maaf Paman dan Tante, Calista ingin mengembalikan kunci kamar karena Calista sudah tidak lagi tinggal di kontrakan.'' Ucap Calista sambil mengembalikan kunci kamar.


"Maaf ya, kami tadi tidak bisa bantu karena banyak massa datang jadi Kami takut. Jika seandainya Kami bantu pasti mereka akan menyalahkan kami karena membiarkan kalian berdua di kamar." Ucap wanita pemilik kontrakan menjelaskan kenapa mereka tidak membantu Calista.


"Tidak apa-apa Tante." Jawab Calista.


'Seharusnya kalian itu menemani kami dan bisa menjelaskan kalau kami tidak melakukan apa-apa. Kasihan Calista yang disudutkan padahal sudah sangat jelas kalau kami tidak melakukan apa-apa.' Ucap Brian dalam hati sambil menahan kesal.


"Oh ya mengenai uang kontrakan yang sudah di bayar tidak bisa dikembalikan walau kamu sudah menginap satu hari." Ucap Pria pemilik kontrakan.

__ADS_1


"Kenapa bisa begitu? Setidak-tidaknya uangnya dikembalikan setengahnya." Ucap Brian dengan nada kesal.


"Di mana-mana uang sudah masuk tidak bisa dikembalikan!" Ucap istri pemilik kontrakan.


Grep


"Baik Paman dan Tante, terima kasih sudah memberikan tumpangan untukku, kami pamit." Ucap Calista sambil menggenggam tangan Brian yang ingin protes lagi.


Brian menghembuskan nafasnya dengan perlahan untuk mengurangi kekesalan dalam hatinya.


"Tunggu dulu, ada yang ingin aku katakan." Ucap Brian.


'Sudahlah Kak, biarkan saja karena aku sudah ikhlas.' Bisik Calista yang tidak suka ribut.


'Ini bukan masalahmu tapi masalahku.' Bisik Brian tepat di telinga Calista.


"Fiuhhh.." Brian dengan usilnya meniup ke arah telinga Calista.


Calista bulu kuduknya langsung berdiri membuat Calista memalingkan wajahnya ke arah wajah Brian.


Cup


Tanpa sengaja mereka saling berciuman ketika Calista memalingkan wajahnya membuat Calista menatap tajam ke arah Brian. Awalnya Brian terkejut dan diam membatu namun dua detik kemudian Brian tersenyum bahagia karena mereka berciuman walau tidak sengaja.


'Kenapa menatapku dengan tatapan tajam? Kamu yang salah karena memalingkan wajahmu ke arah wajahku.' Bisik Brian sambil tersenyum ketika melihat Calista menatap dirinya dengan tatapan tajam tapi terkesan sangat menggemaskan.


"Kak Brian." Panggil Calista dengan nada pelan.


Walau nada suaranya pelan tapi terlihat jelas kalau Calista kesal dengan apa yang dilakukan oleh Brian karena telah meniup telinganya dan berakhir tidak sengaja yaitu berciuman.

__ADS_1


"Ehem ... Apa yang ingin kamu katakan?" Tanya pemilik kontrakan dengan nada agak kesal karena di anggap sebagai nyamuk.


__ADS_2