
"Akhhhhhhhh !!!" Teriak Ririn kembali.
Tanpa punya perasaan tubuh Ririn di injak hingga pecahan guci tersebut menancap ke dalam tubuh Ririn membuat Ririn berteriak kesakitan.
"Lepaskan istriku!" Bentak suaminya.
Duag
Salah seorang bodyguard menendang wajah ayahnya Calista sekaligus Ayahnya Valen hingga ambruk seketika.
"Akhhhhhhhh !!!" Teriak Ayahnya Calista sekaligus Ayahnya Valen.
Sama seperti yang dilakukan oleh orang kepercayaan, anak buahnya menginjak tubuh pria tersebut hingga pria tersebut berteriak kesakitan.
Valen dan Vincent ingin memaki mereka karena telah menyiksa sepasang suami istri tersebut. Namun Valen dan Vincent langsung di todong pistol ke arah kening mereka berdua membuat Valen dan Vincent hanya bisa diam menyaksikan adegan yang sangat kejam di mata mereka.
"Ini akibat kalian tidak bisa berubah, hukuman yang kami berikan adalah hukuman yang pernah kalian lakukan pada Nyonya Muda kami. Jadi kalian berdua pantas mati sekarang karena orang seperti kalian tidak pantas untuk hidup lagi." Ucap orang kepercayaan Brian.
"Buang mereka berempat melalui jalan rahasia!" Perintah orang kepercayaan Brian.
Jalan rahasia adalah di mana jika orang tersebut keluar dari mansion yang mereka huni. Namun ketika mereka sudah sampai di luar mansion maka orang tersebut langsung di makan binatang buas yang sengaja di pelihara oleh Brian.
__ADS_1
"Baik Tuan." Jawab anak buahnya.
Mereka berempat menarik tangan ke dua orang tua Valen, Valen dan Vincent membuat ke empat orang tersebut terpaksa mengikuti langkah mereka.
Orang kepercayaan Brian berjalan terlebih dahulu hingga pria tersebut menekan tombol hingga lantai tersebut terbuka seukuran manusia kemudian ke empat bodyguard tersebut satu persatu di dorong ke dalam lubang tersebut.
Setelah selesai orang kepercayaan tersebut menekan tombol dan jalan rahasia itupun tertutup dengan rapat. Hingga setengah jam kemudian terdengar suara teriakan kesakitan saling bersahutan tanda orang tua Valen, Valen dan Vincent mati mengenaskan dengan cara di mangsa harimau 🐯, singa 🦁, beruang 🐻 dan buaya.
xxxxxxx
Di tempat yang berbeda lebih tepatnya di kamar pengantin di mana Brian dan Calista berada di kamar pengantin. Mereka sudah selesai mandi dengan cara bergantian dan kini mereka berbaring di ranjang dengan menggunakan jubah handuk.
Calista hanya menganggukkan kepalanya membuat Brian tersenyum bahagia kemudian Brian menaiki tubuh Calista sedangkan Calista membalas senyuman Brian dengan wajah memerah menahan malu.
Brian memberikan pemanasan terlebih dahulu hingga lima belas menit kemudian masuk ke permainan inti yaitu menyatukan tubuh mereka berdua. Di hentakkan pertama Brian gagal hingga di hentakkan ke empat barulah Brian berhasil itupun hanya kepala wortel import nya.
"Sstttttt... Sakit Kak." Rintih Calista sambil mengalungkan ke dua tangannya ke arah leher suaminya.
"Berhenti atau lanjut?" Tanya Brian yang tidak tega mendengar rintihan Calista hingga mata Calista berkaca-kaca.
"Lanjut saja Kak." Jawab Calista sambil memejamkan matanya untuk menahan rasa perih pada bagian intinya.
__ADS_1
Brian memberikan pemanasan kembali hingga Calista mengeluarkan suara merdunya barulah Brian mendorong pinggulnya hingga Brian merasakan wortel import nya menembus penghalang bersamaan jerit kesakitan Calista.
"Akhhhhhhhhhhh...Sakit ...." Teriak Calista sambil menancapkan jari - jarinya ke punggung Brian.
Brian sama sekali tidak marah ketika punggungnya terluka karena Brian tahu kalau Calista kesakitan pada bagian intinya.
Brian mendiamkan wortel import nya agar bisa beradaptasi di goa yang paling dalam milik Calista sambil memberikan pemanasan kembali agar rasa perih bisa teralihkan.
Hingga beberapa saat rasa sakit menghilang berganti dengan suara merdu Calista. Barulah Brian menggoyangkan pinggulnya secara berulang-ulang hingga beberapa saat Calista sudah tidak merasakan sakit lagi pada bagian privasinya.
Hingga setengah jam kemudian mereka sudah selesai melakukan hubungan suami istri.
Cup
"Terima kasih sayang." Ucap Brian sambil mengecup kening istrinya dengan lembut.
"Sama-sama sayang." Jawab Calista sambil menyandarkan kepalanya di dada bidang suaminya dan tangan kanannya memeluk pinggang Brian.
Brian membalas pelukan istrinya sambil tersenyum bahagia karena dirinya pria pertama yang mendapatkan harta berharga yang selama ini di jaga oleh Calista terlebih Brian berulangkali mandi air dingin karena selalu menahan diri untuk tidak melakukan hubungan suami istri.
Brian menyelimuti tubuh polos istrinya dan juga dirinya hingga beberapa menit kemudian mereka tidur dengan pulas dan memberikan kehangatan masing-masing.
__ADS_1