Calon Suamiku Ternyata Sangat Kaya

Calon Suamiku Ternyata Sangat Kaya
Satu Tahun Kemudian


__ADS_3

Tidak terasa waktu berlalu dengan cepatnya kehidupan rumah tangga Calista dan Brian sangat harmonis dan tidak ada musuh yang berani mengusik hubungan mereka terlebih untuk menyakiti Calista.


Hal itu dikarenakan setiap Calista pergi maka didampingi oleh dua orang bodyguard wanita yang mempunyai ilmu bela diri yang lumayan tinggi membuat para gadis yang iri dengan Calista tidak berani mengusiknya.


Bukan itu saja tanpa sepengetahuan Calista kalau Brian menempatkan dua penembak jitu jika ada yang berani menyakiti Calista. Awalnya Calista ingin protes tapi Brian selalu beralasan karena dirinya tidak ingin istri yang sangat dicintainya terluka. Calista akhirnya menyetujui permintaan Brian walau sebenarnya dirinya merasa tidak bebas.


Kini tidak terasa sudah satu pernikahan mereka dan mereka dikaruniai sepasang anak kembar yang bernama Adelio yang artinya Pangeran yang mulia dan yang ke dua bernama Adelia yang artinya cantik serta seorang putri yang bijaksana.


Kehidupan Calista dari miskin dan sering di siksa oleh keluarganya kini bergelimangan kasih sayang dari suami dan keluarga suaminya membuat Calista sangat bahagia.


Pernah suatu ketika Calista menanyakan keadaan Ayah kandungnya dan Brian mengatakan tidak tahu. Hal itu dikarenakan Brian takut jika Calista marah padanya kalau sebenarnya Ayah kandungnya, Ibu tirinya dan Adik tirinya sudah meninggal di makan hewan buas peliharaan Brian.


Dua Puluh Lima Tahun Kemudian


Tidak terasa waktu berlalu dengan cepatnya dan kini usia ke dua anak kembar dari pasangan Brian dengan Calista berumur dua puluh enam tahun.


Adelio putra pertama sedangkan Adelia putri ke dua dari pasangan Daddy Brian dengan Mommy Calista. Di usia yang ke dua puluh enam tahun Adelio dan Adelia belum juga menikah.


Bukan tanpa alasan mereka berdua belum menemukan pasangan yang cocok dan membuat jantungnya selalu berdetak kencang jika dekat dengan seseorang.


"Adelio dan Adelia, usia Kalian berdua sudah menginjak ke dua puluh enam tahun tapi sampai sekarang Kalian belum juga menikah. Kalian kapan menikah dan memperkenalkan kami pendamping Kalian?" tanya Mommy Calista dengan wajah frustasi.


"Mommy, Adelio belum ada yang cocok nanti kalau sudah bertemu barulah Adelio akan memperkenalkan Mommy dan Daddy." Jawab Adelio yang memang belum menemukan gadis impiannya.


"Apalagi kan masih ada Adelia yang belum menikah." Sambung Adelio.


"Ih di mana - mana Kakak dulu yang menikah baru adiknya." ucap Adelia yang tidak ingin menikah saat ini karena dirinya sangat sibuk dengan perusahaan yang baru dirintisnya.


"Bagaimana kalau Daddy perkenalkan dengan anak sahabat Daddy?" tanya Daddy Brian.


"Maaf Dad, Adelio tidak mau karena Adelio ingin cari sendiri." jawab Adelio menolak permintaan Daddy Brian.

__ADS_1


"Aku juga." Sambung Adelia.


Bukan tanpa alasan karena sudah berapa kali Mommy Calista memperkenalkan anak sahabatnya bahkan anak sahabat Daddy Brian tapi tidak ada yang cocok membuat Adelio dan Adelia enggan diperkenalkan dengan gadis atau pemuda pilihan ke dua orang tuanya.


Selain itu Adelio dan Adelia yang tidak tertarik dengan mereka sangat kesal ketika para gadis dan para pemuda tersebut tidak pernah menyerah untuk mengejar mereka dengan cara datang ke kantor bahkan datang ke mansion milik orang tuanya membuat Adelio dan Adelia akhirnya jarang menginap di mansion.


Adelio dan Adelia yang memiliki apartemen yang sama hanya beda lantai terpaksa menginap di apartemen sampai mereka tidak datang ke mansion milik orang tuanya hingga akhirnya Mommy Calista terpaksa mengatakan ke mereka untuk tidak datang lagi agar putra dan putrinya bisa menginap kembali di mansion nya.


"Mommy dan Daddy, Adelio akan mencari cinta sejati dengan cara menyamar menjadi pria miskin." Ucap Adelio setelah beberapa saat mereka terdiam.


"Apa?" tanya Daddy Brian dan Mommy Calista bersamaan dengan wajah terkejut.


"Adelio tahu mereka menyukai Adelio karena Adelio pria kaya karena itu Adelio akan menyamar menjadi pria miskin untuk menutupi identitas Adelio." Ucap Adelio menjelaskan.


"Lalu kamu tinggal dimana? Tidak mungkin kamu tinggal di apartemen mewah. Lalu bagaimana dengan pekerjaanmu?" Tanya Mommy Calista penasaran begitu pula dengan Daddy Brian.


"Adelio akan tinggal di apartemen yang sempit dan berkerja sebagai pegawai remdahan." Jawab Adelio menjelaskan secara detail.


Bruk


"Mommy dan Daddy, Adelio mohon tolong hormati keputusan Adelio untuk mencari gadis yang benar-benar tulus mencintai Adelio. Adelio tidak mau menikah dengan orang yang hanya memandang status Adelio sebagai pria kaya." Mohon Adelio sambil berlutut untuk pertama kalinya.


Mommy Calista dan Daddy Brian menghembuskan nafasnya dengan perlahan hingga beberapa saat kemudian, Mommy Calista dan Daddy Brian menganggukkan kepalanya tanda setuju sambil mengangkat tubuh Adelio agar tidak berlutut.


"Baik, tapi jika dalam enam bulan kamu belum menemukan gadis yang kamu cintai maka kamu harus menerima perjodohan dengan anak teman Mommy." Ucap Mommy Calista dengan nada tegas.


"Enam Bulan terlalu cepat Mom, bagaimana kalau satu tahun?" Tanya Adelio dengan menampilkan puppy eyes yang menjadi andalannya.


"Baik satu tahun." Jawab Mommy Calista pasrah yang tidak tega menolak permintaan Adelio.


"Terima kasih Mom, Dad." Ucap Adelio sambil tersenyum.

__ADS_1


Ke dua orang tuanya hanya menganggukkan kepalanya kemudian Adelio berdiri dan berjalan ke arah tangga menuju ke arah kamarnya.


"Kalau Kamu Adelia?" Tanya Mommy Calista.


"Kamu jangan ngikuti rencana Kakak kembarmu." sambung Daddy Brian.


"Adelia juga diberi waktu selama satu tahun jika belum dipertemukan maka Mommy dan Daddy boleh jodohin Adelia." Jawab Adelia yang tidak mempunyai pilihan lain.


"Baik satu tahun." Ucap Mommy Calista.


"Iya Mom dan maaf Adelia ingin istirahat dulu." Pamit Adelia.


"Baiklah, istirahatlah di kamarmu." Ucap Mommy Calista.


"Baik Mom." Jawab Adelia sambil berjalan menuju ke arah tangga.


"Kenapa sifat Adelio sangat mirip Daddy? Apalagi bisa punya pikiran sama untuk menyamar menjadi pria miskin." Ucap Daddy Brian.


"Lah anaknya tentunya saja ngikutin sifatnya." Ucap Mommy Calista.


"Hehehehe ..." Tawa Daddy Brian.


"Hoam... Mommy sangat mengantuk, tidur yuk Dad." Ajak Mommy Calista.


"Satu ronde ya." Pinta Daddy Brian.


"Janji ya satu ronde." Ucap Mommy Calista.


"Iya janji satu ronde" Jawab Daddy Brian.


Mommy Calista hanya tersenyum membuat Daddy Brian ikut tersenyum kemudian mereka berjalan ke arah tangga menuju ke arah kamarnya untuk istirahat.

__ADS_1


__ADS_2