Calon Suamiku Ternyata Sangat Kaya

Calon Suamiku Ternyata Sangat Kaya
Apa Yang Papi Lakukan?


__ADS_3

Malam berganti pagi, perlahan Adelio membuka perlahan matanya dan menatap wajah cantik istrinya yang sangat dekat dengan wajahnya.


cup


'Selamat pagi sayang.' bisik Adelio kemudian mencium bibir istrinya dengan lembut.


Perlahan Clarisa membuka matanya dan melihat wajah tampan suaminya sambil tersenyum.


"Pagi sayang," jawab Clarisa.


Adelio tersenyum kemudian melemparkan selimutnya secara asal membuat Clarisa sangat terkejut.


"Apa yang Papi lakukan?" tanya Clarisa.


"Menurutmu?" tanya Adelio sambil menaiki tubuh polos istrinya.


"Sayang, aku sangat lelah dan pe ... ahhhh," ucap Clarisa sambil mengeluarkan suara merdunya.


Adelio memberikan pemanasan terlebih dahulu agar Clarisa mengeluarkan suara merdunya hal itu tentu saja membuat Adelio tersenyum bahagia karena berhasil istrinya mengeluarkan suara merdunya.


Adelio memberikan pemanasan terlebih dahulu setelah hampir sepuluh menit barulah Adelio mulai menyatukan tubuhnya ke tubuh Clarisa.


Antara nikmat dan kram di perut bercampur menjadi satu namun rasa nikmat mengalahkan rasa kram di perut nya tapi Clarisa berusaha menahannya karena tidak tega menolak keinginan Adelio.


Adelio menggoyangkan pinggulnya secara berulang-ulang hingga setengah jam kemudian keluarlah lahar dari tombak saktinya bersamaan Clarisa perlahan mulai kehilangan kesadarannya.


Setelah beberapa saat Adelio menarik tombak saktinya kemudian memeluk tubuh polos istrinya begitu pula dengan Clarisa.


Cup


"Terima kasih banyak sayang," ucap Adelio sambil memeluk istrinya sambil tersenyum bahagia.


"Sama - sama sa ..." ucapan Clarisa terputus bersamaan Clarisa benar-benar sudah kehilangan kesadarannya.


"Clarisa," panggil Adelio karena ucapan Clarisa mendadak terputus dan tangan Clarisa yang awalnya memeluknya dengan erat kini mulai melemas.


Hening


Hening


"Clarisa!!!" teriak Adelio sambil mendorong perlahan tubuh polos istrinya.


Adelio sangat terkejut melihat wajah pucat Clarisa hal itu tentu saja membuat Adelio terbangun. Hingga Adelio melihat ada bercak darah dari sela - sela ke dua paha Clarisa membuat wajah Adelio pucat pasi.


Adelio langsung mencari ponselnya yang ternyata tergeletak di lantai kemudian mengambilnya untuk menghubungi dokter keluarga.

__ADS_1


Selesai menghubungi Adelio melempar ponselnya di samping tempat tidurnya kemudian turun dari ranjang. Adelio menyelimuti tubuh polos istrinya kemudian Adelio dengan langkah berjalan ke arah kamar mandi untuk membersihkan tubuhnya yang lengket.


Ceklek


Sepuluh menit kemudian Adelio membuka pintu kamar mandi karena sudah selesai mandi dengan menggunakan jubah handuk sambil membawa handuk basah. Adelio membuka selimut yang menutupi tubuh polos istrinya kemudian membersihkan bagian privasinya.


tok tok tok


"Masuk," jawab Adelio sambil menutupi tubuh polos istrinya dengan menggunakan selimutnya.


ceklek


Seorang dokter cantik datang sambil membawa tas dokter dan berjalan ke arah Adelio dan Clarisa yang masih setia memejamkan matanya.


"Apa yang terjadi?" tanya dokter cantik tersebut.


"Istriku tiba - tiba pingsan setelah kami melakukan hubungan suami istri dan tiba - tiba di sela pahanya keluar darah segar." jawab Adelio sambil turun dari ranjang.


Dokter cantik tersebut hanya menganggukkan kepalanya kemudian duduk di sisi ranjang untuk memeriksa kondisi Clarisa sedangkan Adelio menghubungi anak buahnya untuk membawa pakaian untuk dirinya dan juga untuk istrinya.


Setelah selesai Adelio meletakkan ponselnya di meja sambil menatap wajah pucat Clarisa dengan perasaan bersalah.


'Aku baru ingat tadi Clarisa mengatakan : Sayang, aku sangat lelah dan pe ... apa jangan-jangan perutnya sakit tapi karena saat itu Aku ingin sekali menuntaskan ha srat ku tidak memperdulikan ucapannya. Dasar bodoh kamu Adelio, bukankah dokter mengatakan jangan melakukan hubungan suami istri karena kandungan istriku belum kuat," ucap Adelio dalam hati sambil memaki dirinya sendiri.


"Maaf tuan, Nyonya Adelio harus di bawa ke rumah sakit karena mengalami pendarahan," ucap dokter cantik tersebut.


Adelio mengambil ponselnya yang tadi diletakkan di atas meja kemudian menghubungi anak buahnya bersamaan pintu kamarnya di ketuk seseorang.


"Masuk," jawab Adelio


Ceklek


Dua orang bodyguardnya membuka pintu kamar Adelio membuat Adelio bernafas lega kemudian meletakkan ponselnya di atas meja lalu berjalan ke arah Clarisa. Adelio menutupi tubuh polos istrinya dengan menggunakan selimutnya kemudian menggendongnya.


"Antar kan ke rumah sakit, Cepat!!!" teriak Adelio.


"Baik tuan," jawab ke dua orang bodyguard tersebut dengan patuh.


Adelio keluar dari kamar tersebut sambil menggendong Clarisa dengan diikuti satu bodyguardnya sedangkan satu bodyguardnya lagi mengambil ponsel milik Adelio yang tergeletak di meja kemudian menyusul temannya tanpa memperdulikan dokter cantik tersebut yang sedang merapikan alat kedokteran nya.


"Aku harap istrinya segera ma ti ketika dalam perjalanan menuju ke rumah sakit," ucap dokter cantik tersebut sambil tersenyum menyeringai.


"Sebenarnya aku bisa memberikan obat yang bisa menguatkan kandungan dan obat untuk menyelamatkan nyawa istrinya tapi karena Aku sangat mencintai Adelio sejak kami masih sekolah hingga lulus kuliah tapi Adelio tidak pernah melihat apa yang aku lakukan selama itu. Aku selalu perhatian dan selalu ada untuknya tapi Adelio tidak pernah tertarik padaku." ucap dokter cantik tersebut sambil tersenyum devil.


"Setelah istrinya meninggal maka aku akan datang dan menghiburnya. Aku sangat yakin Adelio akan menyukai diriku," ucap dokter cantik tersebut.

__ADS_1


"Hahahaha ... Aku akan menjadi Nyonya Adelio, istri yang sangat kaya raya dan aku langsung berhenti berkerja karena aku akan menghabiskan uang Adelio dengan cara berfoya-foya," ucap dokter cantik tersebut sambil tertawa jahat.


Dokter cantik itupun turun dari ranjang dan berjalan ke arah pintu bersamaan pintu di dobrak paksa.


Brak


Dua bodyguard berpakaian serba hitam masuk ke dalam kemudian menarik tangan dokter cantik tersebut dengan paksa membuat dokter tersebut sangat kaget dengan apa yang terjadi.


"Kalian siapa? Kenapa menangkap ku? Apa salahku?" tanya dokter cantik tersebut dengan beruntun.


Plak


Tiba-tiba seorang wanita cantik datang dan langsung menampar dokter cantik tersebut siapa lagi kalau bukan Mommy Calista.


"Nyonya Calista," panggil dokter cantik tersebut dengan wajah terkejut.


"Iya, kenapa terkejut?" tanya Mommy Calista sambil menatap tajam ke arah dokter cantik tersebut seperti ingin mem bu nuh nya.


"Apa salahku Nyonya?" tanya dokter cantik tersebut dengan wajah bingung sambil berusaha memberontak namun tangan kekar ke dua bodyguardnya menahan ke dua tangannya.


"Baik akan aku ceritakan supaya kamu tahu apa kesalahanmu," ucap mommy Calista sambil menahan amarahnya.


xxxxxxxx Flash Back On xxxxxxx


Pagi hari Mommy Calista sudah bangun dan sudah selesai mandi sedangkan suaminya masih tidur dengan pulas.


Mommy Calista berjalan ke arah lemari untuk mengambil pakaian santai namun ketika berjalan ke arah kamar mandi untuk mengganti pakaian Daddy Brian menarik tangan istrinya.


Bruk


Mommy Calista yang belum ada persiapan jatuh dan menimpa tubuh Daddy Brian membuat Daddy Brian memeluk tubuh mungil istrinya.


"Mau kemana?" tanya Daddy Brian dengan suara khas bangun tidur.


"Mau memakai pakaian," jawab Mommy Calista.


"Kenapa tidak di kamar?" tanya Daddy Brian.


"Kalau di kamar pasti Daddy mau makan Mommy lagi padahal semalam sudah," jawab Mommy Calista jujur.


"Hehehehe... Habis enak Mom," jawab Daddy Brian sambil tertawa terkekeh-kekeh.


"Mommy tahu, tapi saat ini jangan dulu ya Dad," pinta Mommy Calista untuk pertama kalinya karena selama mereka menikah Mommy Calista tidak pernah menolak permintaan suaminya.


"Memangnya kenapa? Selama ini Mommy tidak pernah menolak permintaan Daddy kecuali Mommy kedatangan tamu bulanan, kenapa sekarang menolaknya?" tanya Daddy Brian dengan wajah terkejut.

__ADS_1


"Maaf Daddy, sekarang ini putra kita Adelio dan Clarisa berada di kamar hotel. Mommy tidak tahu apakah mereka baik - baik saja atau tidak jadi Mommy ingin meretas cctv kamar itu," ucap Mommy Calista menjelaskan.


__ADS_2