Calon Suamiku Ternyata Sangat Kaya

Calon Suamiku Ternyata Sangat Kaya
Terkejut Melihat Kami


__ADS_3

Daddy Alvaro dengan Mommy Felicia sudah menganggap Mommy Calista sebagai putri kandungnya terlebih Mommy Calista bisa mengontrol jiwa psychophat putranya di tambah Adelia yang merupakan cucu Mereka terluka selain itu ada cucu menantunya yang sangat di sayanginya juga ikut terluka.


Siapa saja yang berani menyakiti keluarganya maka akan berakhir dengan kematian yang sangat mengerikan.


"Sudah, orang tuanya Ririn," jawab Adelio sambil menahan amarahnya.


"Daddy, aku sudah tahu tempat tinggal mereka," ucap Daddy Brian yang sudah selesai mengotak atik laptopnya.


"Siapa yang mau ikut Daddy?" tanya Daddy Brian .


"Aku Dad," jawab mereka serempak kecuali para wanita.


"Lebih baik Adelio di sini temani Oma," ucap Daddy Brian .


"Baik Dad," jawab Adelio patuh walau dalam hatinya ingin sekali ikut.


"Oh ya sebentar lagi putraku Roy datang untuk menemani kalian," ucap Benekditus yang mengerti kalau Adelio bosan menunggu jika tidak ada temannya.


"Baik Paman," jawab Adelio.


Benekditus hanya menganggukkan kepalanya kemudian para pria kecuali Adelio pergi meninggalkan rumah sakit menuju ke arah parkiran dengan membawa sebagian anak buahnya sedangkan sebagian lagi menjaga Mommy Felicia, Adelio dan para wanita.


"Kita satu mobil?" tanya Benekditus.

__ADS_1


"Lebih baik dua mobil," Jawab Daddy Brian .


"Ok," jawab Benekditus singkat.


"Mereka tinggal di Mansion Dallas Costa jalan xxxx No 2," ucap Daddy Brian .


Mereka hanya menganggukkan kepalanya kemudian mereka pun masuk ke dalam mobil. Bruno mengendarai mobil dengan kecepatan tinggi menuju ke arah lokasi yang di tunjuk oleh Daddy Brian .


Dua puluh lima menit kemudian mereka sudah sampai di tempat yang di tunjuk oleh Daddy Brian yaitu Mansion Dallas Costa jalan xxxx No 2. Mereka langsung turun dari mobil dan berjalan ke tempat lokasi sambil masing-masing memegang pistol.


Orang tua Ririn dan Ririn masih mengadakan pesta kemenangan karena sudah mencelakai Mommy Calista, Clarisa dan Adelia bersama anak buahnya.


"Nyonya dan Tuan kalau boleh tahu kenapa Nyonya dan Tuan sangat membenci Nona Clarisa padahal Nona Clarisa adalah Putri angkat Tuan dan Nyonya?" tanya salah satu anak buahnya.


"Kami menguasai harta orang tuanya dan memperlakukan Clarisa seperti pelayan di tambah wajahnya yang sama dengan putriku membuatku mempunyai rencana yang sangat jahat untuk menjadikan Clarisa kambing hitam." sambung Moko.


"Jadi Tuan dan Nyonya terpaksa melakukan itu karena ingin menguasai hartanya?" tanya anak buahnya penasaran begitu pula dengan Ririn yang masih berbaring di ranjang.


"Tentu saja, selain itu Aku harus berpura-pura memarahi Ririn agar Clarisa tidak curiga." Jawab Valen sambil tersenyum devil.


Dor


Dor

__ADS_1


Dor


Dor


"Akhhhhhhhh," teriak ke empat anak buahnya orang tua Ririn secara bersamaan.


Bruk


Bruk


Bruk


Bruk


Daddy Alvaro, Bruno, Daddy Brian dan Benekditus masuk ke dalam ruangan tersebut ketika anak buah mereka telah menembak semua penjaga yang menjaga Mansion Dallas Costa.


Valen, Moko dan Ririn sangat terkejut dengan suara tembakan terlebih ke empat anak buahnya langsung meninggal di tempat membuat mereka mengarahkan pandangannya ke arah Daddy Alvaro, Bruno, Daddy Brian dan Benekditus.


Valen, Moko dan Ririn membulat kan matanya dengan sempurna ketika melihat Daddy Alvaro, Bruno, Daddy Brian dan Benekditus sedang mengarah kan pistolnya ke arah kening mereka.


"Kalian," ucap Valen dan Ririn dengan wajah pucat.


"Terkejut melihat kami?" tanya Daddy Alvaro sambil tersenyum devil.

__ADS_1


__ADS_2