
"Aku sudah dengar sebelumnya jika bocah itu sudah memiliki kekasih tetapi kenapa harus bocah itu yang menerima segalanya?"
"Oh! Apa yang kau maksud dia adalah Na Yueyin?"
Tian Jian tampak sangat cemburu di sana, dia terus memasang wajah kecut dan meringisnya setiap kali melihat Fu Juese membuka mulutnya sedang berbicara dengan wanita itu.
Karena disinggung oleh Tian Jian, Yin Zixia pun kembali mengingat siapa kekasih Fu Juese.
Yin Zixia tidak bisa melupakan wajah Na Yueyin walau baru pertama kali bertemu.
Kecantikan dari Na Yueyin bahkan bisa dibandingkan dengan para bunga dan keindahan top di seluruh kekaisaran Jiang Hu.
Tian Jian bahkan hampir saja melamarnya saat pertama kali bertemu tetapi perempuan itu tampak bersikap sangat dingin kepadanya.
"Ada apa ini sebenarnya, kepalaku menjadi sangat sakit jika melihat orang sepertinya bisa populer diantara para wanita."
"Anda benar sekali tuan putri, hmph!"
Dengus Tian Jian dengan kesal, dia sudah menjomblo lebih dari dua puluh tahun dan sempat berpikiran jika dirinya dilahirkan untuk hidup sendiri di dunia ini.
Pola pikir bodoh seperti itu bahkan masih mengakar sampai sekarang dan tampaknya tetap dipertahankan oleh Tian Jian.
"Maaf, tapi aku tetap tidak bisa."
"Hiks, Hiks, Hiks. Kau sungguh sangat kejam Kakak Juese!"
Setelah adik perempuan yang polos itu pergi dengan isak tangis di wajahnya.
Yin Zixia dan Tian Jian pun berjalan menghampiri Fu Juese.
Yin Zixia sangat terheran dengan apa yang membuat laki-laki seperti ini spesial.
__ADS_1
Melihat tampangnya saja Yin Zixia sangat ingin sekali menonjoknya.
"Apa lagi ini?"
Fu Juese menjawab dengan nada dingin.
Mendengarnya Yin Zixia pun menjadi tambah kesal.
Dirinya mendapatkan perlakuan yang kasar dan tidak sopan meskipun dirinya adalah seorang tuan putri dari keluarga kekaisaran.
Belum pernah seorang pun yang berani bersikap seperti itu kepadanya.
Tapi lagi-lagi, Yin Zixia harus bersikap tenang dan sabar jika ingin mendapatkan jawaban yang diinginkannya dari Fu Juese.
"Aku akan langsung ke intinya saja."
Tegas Yin Zixia, meski dengan mengatakan itu Fu Juese masih tidak peduli dan terlihat berbalik akan pergi.
Yin Zixia pun menarik jubah bangsawan dari Fu Juse.
"Tunggu sebentar!"
Yin Zixia harus mendapatkan jawaban bagaimanapun caranya meski harus menggunakan kekuatan atau cara paksa sekalipun.
"Lepaskan."
"Tidak!"
"Lepas."
"Tidak akan!"
__ADS_1
Yin Zixia kemudian mengatakan keseluruhannya pada Fu Juese.
Tentang Kakak tertuanya, tentang kondisinya yang sekarang, dan tentang diagnosis dokter maupun tabib sebelumnya soal Kakaknya.
Fu Juese yang mendengarkan pun tidak jadi berbalik pergi dan terlihat berpikir keras.
Dia merenungkan sesuatu dengan menopang dagunya.
'Dia pasti sedang merencanakan sesuatu, awas saja jika dirinya meminta hal yang aneh-aneh nantinya.'
"Kurasa Kakakmu telah terkena penyakit yang langka."
"Huh?! Apa?"
"Tidak. Lebih tepatnya, kurasa karena dia memiliki tubuh dengan kondisi yang spesial."
Yin Zixia yang mendengarnya tiba-tiba melongo.
Dia sama sekali tidak memperkirakan akan menerima jawaban seperti itu dari Fu Juese.
"Kakakmu memiliki tubuh dengan kondisi Yin yang ekstrem."
Setiap tubuh manusia memiliki dua aliran energi, keduanya itu adalah Yin dan Yang.
Pada umumnya seseorang memiliki kedua energi yang seimbang dan harmonis.
Tetapi apa yang terjadi jika seseorang memiliki satu sisi energi yang lebih banyak?
Tubuhnya itu tentu akan ikut terpengaruh dan dia akan mengalami kondisi yang kurang sehat, berbeda dengan kondisi tubuh manusia normal lainnya.
Suhu tubuh orang itu akan panas sepanas api yang membara lalu akan dingin sedingin salju di kutub.
__ADS_1
Contoh kasus yang serupa dimiliki oleh Fu Ning.