Catatan Sang Pendekar

Catatan Sang Pendekar
- Petualangan baru(6).


__ADS_3

Fu Juese oun membuka mulutnya dan mengangguk. Dia menyetujui permintaan Raja Yin Song.


"Aku akan menahan diri dan mengikutimu sebentar tapi hanya sekali ini saja "


Fu Juese kemudian menjadi salah satu pengawal dari tuan putri untuk berangkat menuju ke kaisaran tetangga.


Tetapi Fu Juese berkeyakinan, jika dirinya seorang saja sudah cukup untuk melindungi tuan putri.


Jadi bantuan dari sepuluh naga dan Fu Ning sama sekali tidak diperlukan di sini.


Fu Ning dan sepuluh naga hanya akan membebaninya, begitulah pendapatnya.


Mendengar hal itu Fu Ning sempat menolak dan bersikeras untuk ikut di sana tetapi sama sekali tidak didengar oleh Fu Juese


Jika sudah memutuskan sesuatu tidak ada seorang pun yang dapat merubah pendirian Fu Juese.


"Kakak, apakah sebegitu inginnya kau berpisah dengan adikmu ini?"


Fu Ning terlihat kecewa.


"Jujur saja aku tidak dapat tidur tanpa melihat wajahmu."


"Berhenti menjadi usil seperti itu Fu Ning, semua orang bisa saja salah paham jika mendengarnya."


Fu Juese lalu menjelaskan dengan detail kemungkinan-kemungkinan apa yang akan terjadi ke depannya di dalam perjalanan.


Mereka lebih nyaman untuk bergerak di dalam kelompok kecil dengan jumlah yang sedikit orang.


Fu Juese kemudian juga menceritakan tentang kemampuannya.

__ADS_1


Fu Juese mengatakan, jika dirinya masih belum serius dengan pertempuran kemarin malam saat melawan penjaga terkuat dari tuan putri, Tian Jian.


"Apa?! Jadi kau baru menunjukkan setengah kekuatanmu?!?!"


Fu Juese tersenyum mengatakannya.


Sedangkan Tian Jian dan tuan putri yang tidak percaya pun menaikkan salah satu alisnya memandangi Fu Juese dari atas sampai ke bawah.


Mereka tidak merasakan aura apapun yang membuat Fu Juese bisa melakukannya.


"Setidaknya aku masih memiliki dua sampai tiga kartu as di belakangku."


Yang dibawa Yin Zixia sebetulnya adalah seorang genius sekaligus mantan murid dari Sekte Barakuda Ungu.


Dengan kualifikasi seperti itu tentu saja tidak mungkin seseorang yang biasa saja dapat mengalahkannya.


Apalagi orang itu sebenarnya adalah seseorang yang tidak memiliki latar belakang pembelajar bela diri dari sekte manapun.


Tian Jian menjadi sangat marah di sana, jika bukan saja karena tuan putri mungkin dirinya itu akan mengamuk dan membalikkan langsung meja di depannya.


Tian Jian juga sama seperti Fu Juese.


'Jangan sombong dulu kau bocah.'


Keduanya sama-sama masih belum menggunakan kekuatan penuhnya masing-masing.


Tapi dari mana keyakinan tentang 'dirinya yang lebih kuat' itu muncul?


Jika keadaan sekarang dibalik dan Tian Jian berada di tingkatan kelas Fu Juese, lalu Fu Juese berada di kelas dirinya yang sekarang.

__ADS_1


Maka Tian Jian yakin dirinya akan berakhir dengan mengenaskan bahkan untuk bertahan dari satu gerakan saja.


Jadi darimana keyakinan seperti itu berasal?


Tian Jian pada akhirnya menghela napas pelan dan menggeleng. Dia menganggap Fu Juese sebagai seseorang yang sudah gila padahal dirinya sudah berharap lebih dari Fu Juese.


'Jika itu benar, maka akan ada berita heboh yang mengguncang kekaisaran Jiang Hu nantinya.'


Yin Zixia tidak tahu harus berbicara apalagi tetapi dia sangat yakin jika Fu Juese juga sama sekali tidak berbicara omong kosong.


Fu Juese memiliki umur yang jauh berada di bawah Tian Jian, umur Tian Jian bahkan setara dengan Na Yueyin.


Yin Zixia tidak tahu teknik atau kartu seperti apa yang sedang disimpan Fu Juese, tapi Yin Zixia yakin jika Fu Juese ingin setara dengan Na Yueyin dan Tian Jian maka dirinya harus berlatih lagi dan menunggu untuk beberapa tahun ke depan supaya kelas mereka seimbang.


"Jadi apa hanya itu saja yang ingin tuan putri sampaikan?"


Fu Juese berdiri dan bersiap meninggalkan ruang rapat.


"Ya."


Setelah mendapatkan ijin dari Yin Zixia, Fu Juese pun permisi untuk meninggalkan tempat duduknya.


Agar terhindar dari masalah kerajaan dan menjalin hubungan yang baik antara keduanya, maka Fu Juese tidak memiliki pilihan lain selain menerima ajakan bergabung dari tuan putri.


Tapi bukan hanya itu saja yang ada di pikiran Fu Juese.


Dia juga harus mempersiapkan sesuatu demi latihan tertutupnya yang sebentar lagi akan di mulai.


Latihan tertutup itu akan membuatnya sangat kuat lagi dan kelasnya akan mencapai puncaknya.

__ADS_1


'Aku memerlukan uang dalam jumlah banyak demi membeli beberapa sumber daya mahal.'


__ADS_2