Catatan Sang Pendekar

Catatan Sang Pendekar
- Sisi Gelap Kekaisaran.


__ADS_3

Setelah semua orang masuk ke dalam kereta kuda mewah milik keluarga kerajaan Yin. Kelompok Fu Juese akhirnya siap berangkat.


Tujuan mereka adalah kekaisaran Jang Lu dan menemui putra mahkota mereka.


Di dalam kereta kuda Fu Juese yang sudah terbiasa terus berlatih dan belajar setiap saatnya menjadi gatal sendiri.


Dia menghentakkan kakinya berulang kali di bawah dan berhasil membuat kereta kuda itu sedikit berguncang. Hal itu akhirnya membuat para rombongan saling berkelahi satu sama lain.


Mereka yang akhirnya menemukan sang pelaku adalah Fu Juese kemudian mencibirnya dan berkelahi saat itu.


Di tengah kebisingan itu hanya Gu Lang lah yang dapat menikmati tontonan di depannya.


Gu Lang yang melihat semua orang seperti sedang bersenang-senang kemudian tersenyum lebar.


Pada akhirnya semua orang mengusir Fu Juese keluar. Fu Juese diminta untuk duduk di depan dan menjadi sopir di sana.


Dia mengendarai kereta kuda agar membuat sibuk tangan dan pikirannya. Sedangkan sopirnya malah duduk bersama semua orang di dalam kereta.


Perjalanan mereka pun menjadi damai semenjak Fu Juese sibuk di depan mengendarai kereta kuda seorang diri.

__ADS_1


Putra mahkota kekaisaran Jang Lu adalah seseorang yang berhasil menyingkirkan kandidat para pangeran dan putri yang lain.


Dia adalah pangeran kelima di kerajaan Wan dari total sebanyak lima pangeran dan tiga putri yang akan menjadi putra atau pun putri mahkota di sana.


Tapi putra mahkota yang sekarang, Wan Feng, dapat dengan mudah melibas para pesaingnya dan berhasil menjadi yang pertama.


Dengan inti iblis Naga Terbang Merah-nya Wan Feng pun menjadi yang terkuat dari saudara dan saudarinya.


Semenjak jaman dulu dalam upacara adat kerajaan Wan, setiap lima tahun sekali mereka akan mengadakan sebuah turnamen seni bela diri.


Di sana para pangeran dan putri pun diharuskan bertarung satu sama lain demi menunjukkan kepantasannya untuk mendapatkan gelar mahkota.


Mereka tidak diharuskan untuk saling membunuh. Asal pihak lawan menyerah saja maka mereka akan dinyatakan sebagai pemenang.


Dia membunuh saudara dan saudarinya sendiri dengan bengis di sana.


Putra Mahkota Wan Feng tidak hanya terkenal dengan kemampuan seni bela dirinya. Dia juga terkenal karena berhasil memiliki tiga orang pengawal pribadi super kuat yang selalu ada bersamanya.


Dua dari mereka ada di tingkat Serigala Muda sedangkan satu lagi adalah yang paling kuat, dia berada di kelas Harimau Putih.

__ADS_1


Wan Feng kemudian ditakuti karena memiliki masa depan yang luas. Dia dikenal sebagai seorang jenius bela diri, pemimpin yang licik, dan penguasa yang bengis saat itu.


Banyak orang kemudian tidak menyukai sifat pangeran mahkota itu tetapi tidak ada yang berani menunjukkannya terang-terangan di sana.


Kelompok Fu Juese akhirnya berhasil mencapai kekaisaran Jang Lu setelah sepuluh hari perjalanan melalui jalur darat.


Bukan berarti mereka mulus-mulus saja disaat perjalanan. Kerap kali mereka bertemu dengan para bandit, satu bahkan tiga kelompok setiap hari.


Tapi Fu Juese dan Tian Jian saling bergantian berhasil menang melawan mereka.


Mereka langsung pergi ke istana dan sekarang sedang berhadapan dengan raja dari kekaisaran Wan.


Di singgasana besarnya terlihat pria sepuh dengan mata sayu-sayu dan sedikit gelap sedang menatap perempuan kecil bersama dengan para pengawalnya.


Semua orang yang berada di sana kemudian menganggap pria sepuh ini seperti mayat hidup.


"Perkenalkanlah siapa nama kalian semua dan ada keperluan apa sampai mengunjungi kerajaan kami ini?"


Bahkan suaranya saja terdengar mengerang seperti zombie. Dia juga terlihat seolah tidak memiliki gairah atau pun emosi di wajahnya.

__ADS_1


"Salam wahai pada Paduka Raja, Wan Kai."


Yin Zixia menunduk di sana bersamaan dengan pemimpinnya itu, semua orang yang berada di belakangnya kemudian mengikuti.


__ADS_2