Catatan Sang Pendekar

Catatan Sang Pendekar
- Kembali(3).


__ADS_3

Semua orang berkumpul di halaman. Mereka bermaksud memberikan ucapan selamat jalan kepada tuan putri, Yin Zixia.


Rombongan Yin Zixia akan kembali ke istana bersama dengan orang-orang jemputan dari istana. Mereka adalah orang-orang yang kemarin memberikan pernyataan terkait prestasi Fu Juese di depan khalayak, sehingga namanya semakin dikenal.


"Selamat jalan tuan putri, jagalah tubuhmu dan makan tiga kali sehari, Aku akan merindukanmu."


"Bibi..."


Gu Lang dan Yin Zixia kemudian berpelukan.


"Berhati-hatilah tuan putri, semoga perjalanan kembali anda berjalan mudah dan menyenangkan."


Fu Ning menunduk setelah berkata dengan menggunakan tata bahasa yang dirasanya sopan.


Fu Ning melakukan itu untuk menciptakan kenangan dengan putri Yin Zixia. Fu Ning ingin menjaga koneksi dengan keluarga kerajaan kalau bisa, jadi karena itu dia ingin membuat keluarganya dikenang lebih dalam lagi di hati terdalam putri Yin Zixia.


Keluarga kerajaan adalah orang nomer satu di negeri ini, tidak akan ada siapa pun yang berani menyentuh mereka setelah membuat koneksi seperti itu dengan kerajaan.


"Berdirilah Fu Ning, umur kita sepantaran, jadi kau tidak perlu merasa sampai sungkan seperti itu padaku."


Yin Zixia tersenyum, hal itu membuat Fu Ning akhirnya merasa sedikit bersalah dengan niat awalnya meski, di dalam hatinya merasa senang karena berhasil membuat koneksi dengan keluarga kerajaan.


'Yes!' teriak otak Fu Ning dengan gembira.

__ADS_1


Setelah satu persatu orang-orang memberikan salam kepada tuan putri, kini adalah giliran Fu Juese.


"Selamat kembali ke istana, semoga perjalanan anda menyenangkan."


Yin Zixia membuat tatapan sedih karena sepertinya Fu Juese masih belum menganggapnya.


"Ya. Kalau begitu, Aku akan pergi sekarang."


Saat Yin Zixia akan melangkahkan kakinya masuk ke dalam kereta kuda, Fu Juese tiba-tiba membuat suara yang mencegah Yin Zixia pergi begitu saja.


"Um. Tuan putri. Terima kasih, karena telah menjaga saya selama kita melintasi perbatasan kekaisaran Wei di kereta kemarin."


Mata Yin Zixia menjadi kosong, dia tidak salah dengar.


Dirinya akhirnya diakui oleh orang yang disukainya. Tidak pernah dia mengalami perasaan bangga sampai seperti ini di dalam hidupnya.


"Sepuluh tahun!"


Teriak Yin Zixia dengan suara lantang. Dia kemudian berjalan ke hadapan Fu Juese lalu mencengkeram pakaiannya dan menarik dia sekuat tenaga supaya bisa masuk ke dalam pelukannya.


Setelah itu suara para penonton terdengar dari kanan dan kiri tetapi Yin Zixia masih tetap maju tanpa mempedulikan itu.


"Apa yang anda lakukan, Tuan putri?"

__ADS_1


"Wah, T-Tuan putri?"


"Tuan putri, Yin Zixia?"


Fu Juese yang dalam keadaan tidak siap tiba-tiba menerima serangan seperti itu membuat tubuhnya kehilangan keseimbangan dan maju ke depan.


Wajah mereka saling berhadapan satu sama lain dan bahkan terlihat seolah menempel.


Yin Zixia kemudian menggeser mulutnya ke telinga Fu Juese lalu berbisik pelan padanya. Hanya mereka berdua yang bisa mendengar suara itu dan Yin Zixia pun langsung mengedipkan salah satu matanya ke arah Fu Juese begitu melepaskan cengkeramannya.


"Aku akan mengambilmu."


Fu Juese tersedak setelah mendengarnya, dia terbatuk-batuk berulang kali kemudian berdehem untuk mengatur kembali sikapnya.


Yin Zixia yang melihat itu lalu tersenyum, dia segera berlari ke kereta kuda dan memerintahkan semua orang untuk mulai berangkat


Menurut Yin Zixia, Fu Juese adalah orang yang luar biasa. Baik itu kecerdasan dan bela diri, pria itu menguasai dengan baik segalanya.


Di sampingnya juga berdiri seorang perempuan yang juga mampu menandingi bakat Fu Juese, dia adalah Na Yueyin. Meski menjengkelkan tetapi mereka adalah pasangan yang serasi. Terlebih Na Yueyin juga memiliki kecantikan yang membuatnya iri.


Yin Zixia sadar akan bakatnya yang masih sangat kurang. Maka dari itu, setelah dirinya kembali ke istana, dia akan memperbaiki segalanya.


Yin Zixia akan kembali dan menunjukkan pada Fu Juese bahwa sepuluh tahun kemudian dia akan muncul sebagai sosok yang layak di sampingnya.

__ADS_1


__ADS_2