
Pulang sekolah, Zyva dan Yuda kembali berlatih berenang ditemani oleh Neffy, Dena, Adel. Satu putaran gaya bebas, Zyva sedikit santai mengayunkan tangannya hingga kali ini Yuda menang dari Zyva untuk pertama kalinya.
"Aku tahu kau sengaja mengalah kali ini Zyva." ucap Yuda di pinggir kolam renang.
"Oh yaaa. Aku tidak merasa demikian." jawab Zyva. "Oke kita lihat sekarang, gaya punggung."
Priiiiit!!!! Neffy meniupkan peluit sebagai tanda Zyva dan Yuda start lagi. Kali ini Zyva memenangkan gaya punggung, dan dilanjut gaya dada dan yang terakhir gaya kupu-kupu.
Yuda kemudian tersenyum di akhir latihan. Dan mendekati Zyva.
"Thanks Zy, setidaknya aku pernah mengalahkanmu meski hanya satu kali." Yuda mengulurkan tangannya menjabat tangan Zyva.
Zyva tersenyum dan membalas jabatan Yuda.
Setelah membersihkan diri dan mengganti pakaiannya, Zyva segera pulang dengan teman-temannya dan Neffy masih setia menunggu Yuda selesai mandi.
"Mau langsung pulang atau jalan-jalan?" tawar Yuda pada Neffy.
"Pulang aja yuk." ajak Neffy.
"Om Clovis pulang kapan? Sore atau malam?" tanya Yuda kemudian.
"Tadi sih bilangnya pulang larut malam." jawab Neffy membuat Yuda semangat untuk mengantar Neffy pulang ke Mansionnya, tepatnya Mansion milik Clovis.
Neffy langsung naik ke atas motor Yuda dan mereka segera melesat menuju Mansion Clovis. Sesampainya di Mansion, Neffy langsung mengajak Yuda ke kamar milik Clovis seperti hari kemarinnya.
"Kenapa pesona ibu hamil semakin hot saja ya di mataku." ucap Yuda memainkan jarinya di wajah Neffy. Tanpa menunggu lama, Yuda langsung menarik tengkuk Neffy dan ******* bibir pacarnya, menyesap dan keduanya saling berpagutan.
Neffy yang cepat sekali ter-r*ng-s*ng, langsung melepas kancing seragamnya satu per satu dan melemparkannya ke sembarang arah. Tidak hanya itu, Neffy juga langsung membuka penutup aset berharganya hingga tubuhnya kini tidak tertutup sehelai kain pun.
__ADS_1
Yuda sangat menyukai tubuh polos Neffy. Ia pun mulai men-cu*-b* leher kekasihnya sambil membuka kancing seragamnya.
"Jangan dilepas seragamnya Yud, kayak asyik kalo kamu tetap pakai seragam deh." pinta Neffy yang kembali mengancingkan seragam Yuda.
"Kamu benar-benar membuatku makin berg*ir*h sayang." timpal Yuda yang kini mulutnya sudah menyapu da da milik Neffy dan membuat Neffy meng-ng*-ra*g nikmat dan menekan kepala Yuda ke da-danya.
Neffy pun membuka celana milik Yuda dan ternyata milik Yuda sudah menantang untuk segera masuk ke tempatnya. Kali ini mereka bermain dengan bermacam gaya hingga membuat Yuda menceracau tidak karuan.
"Kau benar-benar j*-l*ng berkualitas sayang. Simpanan sugar Daddy yang selalu membuatku mabuk kepayang." ceracau Yuda saat posisi Neffy sekarang ada di atasnya.
Kata-kata Yuda justru membuat Neffy makin meliukkan tubuhnya dan ber-go-yang dengan ritme yang cepat. Karena keduanya sama sama sedang terbuai permainan mereka, mereka sampai tidak mendengar deru suara mobil Clovis datang.
Clovis yang turun dari mobil langsung mengerutkan dahinya dan bertanya - tanya siapa yang datang membawa motor sport yang terparkir di depan Mansionnya. Untuk mengobati rasa penasarannya, ia pun bergegas masuk ke dalam mansionnya.
Kosong. Tidak ada siapapun di ruang tamu maupun di taman. Akhirnya ia memutuskan untuk masuk ke dalam kamarnya karena hari ini begitu melelahkan.
Cklek! Clovis membuka pintu kamarnya dan matanya langsung membulat sempurna melihat Neffy berada di atas tubuh seorang laki-laki yang masih menggunakan seragam sama sepertinya. Tidak hanya itu, seragam dan pakai an da lam Neffy juga berserakan memenuhi kamar Clovis.
Yuda yang sangat terkejut dengan kedatangan Clovis segera memunguti celananya dan memakainya. Sedangkan Neffy hanya tertunduk tanpa mengambil seragamnya atau menutup tubuhnya dengan selimut.
Yuda buru-buru keluar dari kamar Clovis, tapi Clovis lebih dulu menahannya. "Jangan pulang dulu anak muda! Tunggu aku di ruang tamu!" perintah Clovis.
"Baik Om." jawab Yuda dengan suara bergetar.
Sedangkan Neffy langsung mendekati Clovis dan mulai merayunya. "Om, mau ser-vis dari Neffy gak?" tawar Neffy membuat Clovis makin marah dan membentaknya.
"Pakai semua pakaianmu dan kita akan bicara di luar." teriak Clovis yang kemudian keluar dati kamarnya dan menutup pintunya dengan kencang.
Jdaaar!!!
__ADS_1
Neffy yang baru kali ini melihat kemarahan Clovis pun segera memakai pakaiannya dan keluar dari kamar Clovis. Neffy benar-benar sangat takut melihat amarah di wajah Clovis.
Clovis terlihat memijat kepalanya saat duduk berhadapan dengan Yuda.
"Siapa kamu?" tanya Clovis dengan perasaan berkecamuk dalam dirinya.
Bagaimana tidak, gadis belia yang selama ini menjadi kekasihnya melakukan hubungan in-t*m dengan orang lain yang seumuran dengannya. Sudah Clovis pastikan, laki-laki yang ada di hadapannya pasti adalah kekasih Neffy.
Kalaupun mereka berpacaran, kenapa mereka melakukan itu di Mansion milikku? Apa kekasih Neffy sudah mengetahui bahwa Neffy adalah seorang gadis simpanan Om Om?
Berbagai pertanyaan memenuhi kepala Clovis. "Mungkin ini yang Mega rasakan saat aku menggagahi putrinya di depan matanya." gumam Clovis dalam hati.
"Saya Yuda, Om."
"Pacar Neffy?" selidik Om Clovis. Yuda terdiam dan melirik ke arah Neffy. Ia tidak tahu harus menjawab apa di hadapan Clovis.
"Temen Neffy Om." jawab Neffy sambil mengedipkan matanya le arah Yuda.
"Temen? Temen apa yang sampai melakukan hal di luar kewajaran seorang teman?" sarkas Clovis geram mendengar jawaban Neffy dan membuat Neffy menjadi ciut nyali.
"Sekarang kan jaman eF-Wi-Bi (FwB) om, jadi ini hal yang wajar bagi seorang teman." Neffy terus berkelit hingga membuat Clovis tidak mampu menahan ledakan amarahnya.
"eF-Wi-Bi (FwB)? Aku tidak paham maksudmu Neffy. Katakan dengan jelas! Jangan bertele-tele!" gertak Clovis.
Neffy makin ketakutan melihat amarah Clovis. Ia pun menjawab pertanyaan Clovis dengan terbata-bata. "Friend with Be-ne-fits om."
"Apaaaa?!!!" teriak Clovis menggelegar memenuhi Mansionnya membuat Pristina tersenyum lebar melihat mantan suaminya dipermainkan oleh seorang anak SMA.
"Mulai sekarang kamarmu ada di sana!" gertak Clovis menunjuk kamar atas yang paling ujung. "Cepat pindahkan semua barang-barang milikmu ke kamarmu!" perintah Clovis pada Neffy.
__ADS_1
"Dan kau, Yuda. Angkat kaki dari Mansionku atau aku akan melaporkan kegilaan kalian pada orang tuamu dan pihak sekolah!" ancam Clovis kesal.
"Jangan Om!" teriak Neffy dan Yuda bersamaan. "Saya permisi dulu." Yuda langsung undur diri dari hadapan Om Clovis, sedangkan Neffy langsung membereskan barang-barang miliknya yang ada di kamar Clovis dan memindahkan ke kamar barunya.