Cewek Bertalenta

Cewek Bertalenta
Neffy Gets Out


__ADS_3

Kini Miss Auryn kembali bertanya dengan Yuda, "Yuda, apa yang kamu katakan tadi benar?"


Dengan lugas Yuda menjawab pertanyaan Miss Auryn bahwa apa yang ia sampaikan memang benar.


"Sebenarnya ada satu hal yang saya ketahui juga rahasia tentang Neffy, dan mungkin saya akan menyampaikannya disini jika Neffy terus mendesak saya untuk mengakui bahwa anak yang dikandungnya adalah anak saya." ucap Yuda membuat Neffy membelalakkan matanya tidak percaya dengan apa yang ia dengar.


"Apa maksud kamu, Yuda???!!!" Neffy berteriak dan makin tidak bisa mengontrol dirinya.


"Apa aku harus menyampaikan sama semua orang yang ada disini siapa kamu sebenarnya?" Yuda balik bertanya dan kini Clovis dan Mega mulai was-was dengan apa yang akan diucapkan Yuda.


"Neffy, tolong jangan terlalu emosi sayang." bisik Mega sambil trrus mengusap tangan putrinya. "Jangan buat mama semakin malu."


Neffy kini berderaian air mata mendengar bisikan mamanya. Ia tahu, mamanya pasti takut jika Yuda mengatakan pada semua orang jika ia adalah sugar baby. Apalagi jika Yuda mengatakan siapa sugar daddynya Neffy.

__ADS_1


Kini Clovis mulai angkat bicara, ia juga takut jika Yuda mengatakan kepada semua orang tentang masa lalu Neffy dengannya.


"Begini saja Miss Auryn, Mr Adrian dan semuanya. Memang putri kami bersalah dalam masalah ini sampai menarik putra Tuan Yadi dalam masalah ini. Sekarang terbukti sudah jika Yuda, putra Tuan Yadi memang tidak bersalah." jelas Clovis yang sebenarnya sangat geram dengan Yuda.


"Saya dan istri, selaku orang tua Mega meminta maaf yang sebesar-besarnya karena sudah membawa anda dan putra anda dalam masalah ini, Tuan Yadi." ucap Clovis membuat Yuda menarik senyumnya lebar.


Tuan Yadi pun merasa lega kali ini. Ia menerima permintaan maaf orang tuan Neffy dengan lapang dada. Setelah dirasa cukup, Tuan Yadi pun undur diri dari ruangan itu dan langsung pergi meninggalkan sekolah. Sedangkan Yuda kembali ke kelasnya.


"Neffy, Miss Auryn benar-benar tidak tahu siapa yang berbohong diantara kalian berdua karena kamu tidak dapat memberikan bukti yang jelas.


"Saya pribadi juga bersalah selama ini Miss Auryn, sering meninggalkan Neffy dan tidak tahu menahu bagaimana kesehariannya karena sangat disibukkan oleh pekerjaan." ucap Mega.


"Kami benar-benar minta maaf atas apa yang terjadi pada hari ini. Saya akan memindahkan sekolah Neffy setelah tes kenaikan kelas. Mungkin putri kami akan cuti sampai ia melahirkan dan akan kembali sekolah di tempat lain setelah melahirkan nanti." jelas Clovis membuat Neffy tertegun.

__ADS_1


"Tapi Neffy gak pingin pindah sekolah pah." ucap Neffy.


"Kamu sudah tidak punya pilihan lagi, Neffy. Menurut dengan papa karena papa hanya ingin yang terbaik untuk kamu. Setidaknya untuk menghapus kenangan Yuda selamanya." jelas Clovis dan Neffy pun kini terdiam.


"Apapun keputusan anda, kami akan tetap hargai Tuan, terima kasih banyak sudah berkenan hadir untuk memenuhi panggilan kami." ucap Adrian dan kali ini memposisikan dirinya bukanlah anak dari Clovis, melainkan antara pihak sekolah dan orang tua wali murid.


Setelah semuanya selesai, orang tua Neffy pun undur diri dan Neffy maaih duduk di hadapan Miss Auryn. Kini Zyva mulai keluar dari tempat persembunyiannya dan langsung memeluk Neffy.


"Maaf, aku gak bisa bantuin kamu Neff." ucap Zyva memeluk sahabatnya.


Neffy kembali terisak dalam pelukan Zyva. "Aku gak nyangka, Yuda jahat banget, Zy." ucap Neffy dan Zyva terus berusaha menenangkan Neffy.


"Kamu tenang aja. Aku akan mengusut masalah Yuda kemarin dan membalas semua kejahatan yang dia lakukan sama kamu." ucap Zyva.

__ADS_1


"Thanks, Zy. Kamu memang sahabat terbaik aku." balas Neffy.


Neffy pun kembali ke kelas dan Zyva kini akan membicarakan tentang Yuda dengan Mr Adrian dan juga Miss Auryn.


__ADS_2