Cewek Bertalenta

Cewek Bertalenta
Kemarahan Clovis


__ADS_3

Neffy langsung memindahkan barang-barangnya dari kamar Clovis masih dengan raut wajah yang ketakutan. Apa yang ia takutkan? Tentu saja ia sangat takut kehilangan kemewahan yang Clovis berikan selama ini.


"Huft, Si*l! Kenapa tiba-tiba Om Clovis pulang sore sih?" gerutu Neffy sambil menyeret barang barangnya. "Udah tadi pas lagi enak enaknya lagi. Eh malah diganggu."


Neffy kini menata kamar barunya dan kemudian merebahkan tubuhnya di atas kasur. Dia menatap ke langit-langit kamarnya dan berfikir keras bagaimana caranya agar Clovis tidak terus menerus marah padanya.


Sedangkan Clovis justru membereskan bekas percintaan Neffy dan Yuda. "Anak itu benar-benar membuatku susah kali ini." gerutu Clovis. "Aku harus menginterogasinya nanti."


Tak lama kemudian, Mega pulang dari kerjanya dan segera membersihkan dirinya. Setelah itu ia memasak dan menyiapkan makan malam.


Clovis yang mencium aroma masakan Mega langsung tersenyum dan amarahnya berangsur angsur hilang.


"Mega pasti sedang memasak menu kesukaanku." gumam Clovis yang kemudian bersiap-siap untuk turun. Sebelum turun, Clovis melihat ke arah kamar Neffy. Masih tertutup rapat sejak sore dan dia sama sekali tidak keluar dari kamarnya.


Clovis pun segera turun dan duduk di kursi makan. Melihat Clovis sudah ada di meja makan, Mega pun segera membawa masakannya ke meja.


"Neffy mana?" tanya Mega sambil menata meja makan.


"Di kamarnya." jawab Clovis singkat.


"Di kamarnya? Bukankah ___."


"Dia sudah aku tempatkan di kamar paling ujung." ucap Clovis kemudian dan menimbulkan banyak pertanyaan di benak Mega.


"Apa yang sudah terjadi, Niclo?" tanya Mega mengkhawatirkan putrinya.


Clovis menarik nafasnya pelan dan membuangnya kasar. "Dia membawa pacarnya ke Mansion dan mereka saling memadu kasih di kamarku." jawab Clovis yang kemudian menceritakan kejadian yang ia lihat tadi sore kepada Mega.


Mendengar cerita Clovis membuat Mega sangat tercengang. Ia benar-benar tidak mengira putrinya seperti itu.


"Aku akan memanggilnya turun. Kau makanlah dulu." ucap Mega meninggalkan Clovis sendirian di meja makan.


Clovis yang sudah sangat lapar pun langsung menyantap makan malamnya sambil menunggu Neffy dan Mega turun. Sayangnya, sampai makanan Clovis habis, Neffy dan Mega tidak kunjung turun ke bawah.

__ADS_1


Akhirnya Clovis memutuskan untuk naik ke kamar Neffy dan ia menghentikan langkahnya di pintu saat melihat Mega mendengarkan curhatan putrinya.


"Neffy cinta sama Yuda, Mah. Bahkan anak yang ada dalam perut Neffy itu pasti anak Yuda karena Om Clovis mandul." ucap Neffy membuat Clovis makin terkejut atas pengakuan Neffy yang didengarnya.


"Lalu kenapa kamu melibatkan om Clovis dalam kehamilanmu, sayang jika kamj sudah mengetahui kalau Om Clovis mandul?" tanya Mega membuat Clovis penasaran apa yang akan dikatakan oleh Neffy.


"Aku butuh uang dan kemewahan. Cuma Om Clovis yang bisa kasih itu semua ke aku setelah papa dipenjara." kali ini Neffy berkata sangat jujur dan membuat Clovis makin marah dan langsung kembali ke kamarnya dengan menutup pintunya sangat kencang hingga terdengar di kamar Neffy.


"Maaaaah, itu Om Clovis pasti makin marah sama Neffy. Kita pasti akan tinggal di jalanan." isak Neffy ketakutan.


"Aku bener-bener gak mau jatuh miskin maaaa." rengek Neffy membuat Mega bingung harus bagaimana.


*


*


*


Sedangkan Clovis langsung meluapkan amarahnya dengan membuat kamar yang tadi sudah ia bereskan menjadi berantakan.


Di tengah Clovis meluapkan amarahnya, Mega memberanikan diri masuk ke dalam kamar Clovis hingga ia hampir terkena lemparan gelas kaca.


"Aku minta maaf atas nama Neffy, Niclo." ucap Mega yang memang sudah sangat hafal dengan sifat temperamental Clovis saat marah.


"Maaf? Dia sudah membohongiku. Dia merendahkan aku yang mandul, Mega." bentak Clovis.


Mega berjalan mendekat ke arah Clovis sambil membawakan camomile tea untuk Clovis. "Minumlah agar kau sedikit tenang, setelah itu kita bicarakan baik-baik masalah ini."


Benar saja, Clovis sejenak dapat meredam amarahnya saat menghirup minuman yang dibawakan oleh Mega. Ia pun segera menghabiskan minuman itu dan duduk di sofa.


"Thanks Mega." ucap Clovis meletakkan cangkir teh yang sudah kosong.


"Aku tahu kau pasti sangat marah dan sakit hati atas perlakuan dan perkataan putriku. Tapi setidaknya kali ini ia berbicara jujur, Niclo." ucap Mega.

__ADS_1


"Neffy memang bersalah, dan aku sudah memintanya untuk meminta maaf padamu. Setelah kau memaafkannya, maka secepatnya aku dan Neffy akan angkat kaki dari Mansion ini." jelas Mega membuat Clovis tertegun.


"Mega, apa kau akan meninggalkanku lagi?" tanya Clovis dan Mega hanya mengedikkan bahunya.


"Aku tidak tahu. Semuanya tergantung padamu, Niclo." jawab Mega.


"Sebenarnya kejadian sore ini, kejujuran Neffy merupakan gerbang untuk kita bisa bersama lagi."


"Kau menginginkan aku, dan begitu pun sebaliknya. Kebersamaan kita tidak akan lagi menyakiti Neffy seperti apa yang aku takutkan."


"Itu pun jika kau masih menginginkan aku seperti apa yang kau katakan tadi pagi. Apapun itu, aku akan terima keputusanmu. Aku siap angkat kaki meskipun harus malam ini." ucap Mega panjang lebar.


Clovis terdiam lama memikirkan apa yang terjadi hari ini dari pagi hingga malam. Ia pun membenarkan apa yang diucapkan Mega.


Melihat Clovis terdiam, Mega pun memutuskan untuk keluar dari kamar Clovis. Tapi dengan cepat Clovis menahannya. "Tetap disini bersamaku, Mega. Aku tidak ingin kehilanganmu lagi." pinta Clovis.


"Aku akui, aku memang mandul. Tapi aku akan memiliki seorang putri setelah menikah denganmu." ucap Clovis membuat Mega sedikit tenang.


"Apa kau sudah menceritakan masa lalu kita dengan Neffy?" tanya Clovis dan Mega pun menggelengkan kepalanya.


"Panggil dia kemari, suruh dia minta maaf padaku dan aku akan mengatakan semuanya tentang masa lalu kita. Setelah itu aku akan menghukumnya." jelas Clovis dan Mega pun segerap memanggil putrinya.


Neffy pun segera datang dan meminta maaf pada Clovis dan Clovis pun memaafkan Neffy dengan beberapa syarat yang ia berikan.


"Oke, aku akan terima syarat dari Om, asalkan bukan angkat kaki dari sini." ucap Neffy jujur.


"Dasar cewek matre!" ucap Clovis. "Aku akan memberi tiga syarat, yang pertama bereskan kamarku sampai bersih, setelah itu temui aku di ruang kerja." perintah Clovis sambil meninggalkan Neffy.


Neffy melihat kamar Clovis yang sangat berantakan pun mulai membereskan satu per satu sampai kamar Clovis kembali bersih dan rapi.


Setelah itu, Neffy memenuhi panggilan Clovis ke ruang kerjanya. Di situ Clovis mulai menceritakan tentang masa lalunya dengan Mega dan membuat Neffy benar-benar terkejut dan tercengang.


"Syarat yang kedua, kau harus merestui hubunganku dengan mamamu." ucap Clovis membuat Neffy tidak mampu berkata apa-apa.

__ADS_1


"Dan syarat ketiga, mulai detik ini hubungan permainan kita berakhir karena kau sudah aku anggap sebagau putriku sendiri." jelas Clovis.


Neffy yang sudah sangat kelelahan membereskan kamar Clovis dan ditambah belum makan sesuap nasi pun sejak sore mulai terhuyung. Matanya mulai berkunang-kunang dan bruuukkk, Neffy terjatuh di atas karpet dan tidak sadarkan diri.


__ADS_2