Cikarang ( Pekerjaan Dan Cinta )

Cikarang ( Pekerjaan Dan Cinta )
Episode 18


__ADS_3

Awal pekerjaan.


Hari Senin pagi, orang-orang sudah sibuk dengan urusannya masing-masing dan pekerjaannya masing-masing. Semangat dalam melakukan kegiatan yang sudah menjadi rutinitas dalam kehidupan sehari-hari. Tak terkecuali bagi mereka para pendatang baru di daerah Cikarang. Meskipun belum mendapatkan pekerjaan, mereka tetap semangat untuk memperoleh pekerjaan.


Hari ini hari yang penuh semangat untuk Dinda dan Tini. Mereka bersemangat untuk pergi ke perusahaan atau pabrik di mana mereka diterima bekerja. Awal hari yang mungkin akan merubah keseharian dan hidup mereka.


Mereka bersiap-siap untuk berangkat kerja. Kali ini mereka lebih awal berangkat dari kontrakan. Setelah shubuh, mereka langsung bersiap untuk berangkat kerja. Tidak lupa sebelumnya telah sarapan terlebih dahulu sebelum berangkat kerja.


Tepat setengah 6 pagi, mereka mulai berjalan untuk berangkat kerja. Tepat di pertigaan tugu bambu, mba Erna sudah menunggu kedatangan mereka untuk berangkat kerja bersama-sama.


Menaiki angkutan umum k 39 c mereka menuju daerah Teleng. Sesampainya di Teleng, mereka jalan kaki menuju pabrik tempat dimana mereka akan bekerja. Berjalan penuh semangat melewati rumah-rumah di pinggir jalan dan akhirnya memasuki kawasan Jababeka. Lalu lalang kendaraan roda dua, dan banyaknya para pekerja yang berjalan kaki meramaikan suasana pagi hari di Teleng sampai memasuki kawasan Jababeka. Mereka juga melihat para pencari kerja, yang kebanyakan berjalan kaki.


Melihat ramainya suasana pagi hari di kawasan industri Jababeka, menambah semangat Dinda untuk segera sampai di pabrik tujuannya. Begitupun dengan Tini dan mba Erna. Pertama kalinya Dinda akan bekerja di sebuah pabrik, membuatnya merasa deg-deggan. Sebelumnya Dinda tidak merasa seperti ini, rasa senang bersyukur telah mendapatkan pekerjaan bercampur rasa deg-deggan. Karena Dinda merasa penasaran pekerjaan yang bagaimana yang akan dikerjakannya di pabrik.


Saling mengobrol satu sama lain, Dinda, Tini dan mba Erna membuat Dinda merasa mengurangi rasa deg-deggannya. Akhir perjuangan mencari pekerjaan, kini sedang dirasakannya. Berganti dengan perjuangan untuk bekerja dengan baik dan sebaik-baiknya. Memimpikan mendapatkan gaji yang cukup lumayan besar sudah ada di depan. Tak terasa mereka sampai di depan pabrik yang mereka tuju.


Beberapa orang sudah berada di depan pabrik. Mereka adalah calon para pekerja yang telah diterima oleh perusahaan tersebut. Ini baru pertama kalinya Dinda bekerja. Sedikit rasa khawatir menyelimuti hatinya. Berpikir masih mimpilah hal yang sedang terjadi. Ini nyata sama sekali bukan mimpi bahwa Dinda bisa mendapatkan pekerjaan setelah melalui beberapa tes.


Pak satpam mulai mengabsen mereka satu persatu. Yang telah dipanggil boleh masuk ke dalam pabrik dan duduk di kantin karyawan. Satu demi satu para calon pekerja telah memasuki area pabrik. Termasuk Dinda, Tini dan mba Erna. Mereka semua masuk menuju ke kantin karyawan.


Setelah masuk semua, Pak satpam menuju ke ruang kantin. Duduk di bangku paling depan yang sudah disediakan sebelumnya. Sebelum mereka mendapatkan penjelasan tentang pekerjaan dan peraturan perusahaan, mereka satu persatu kembali di panggil oleh Pak satpam.

__ADS_1


Pak satpam meminta kepada mereka yang dipanggil untuk maju ke depan dan menandatangani absen kehadiran. Setelah semua tandatangan absen, Pak satpam meminta mereka untuk menunggu pihak personalia.


Tidak berapa lama kemudian, pihak personalia datang dan duduk di depan para pekerja. Personalia menjelaskan bahwa mereka telah positif di terima kerja dan dianggap sebagai karyawan di dalam perusahaan tersebut. Personalia menjelaskan bahwa status kerja mereka adalah PKWT atau Perjanjian Kerja Waktu Tertentu. Artinya bahwa mereka bekerja di dalam perusahaan tersebut sesuai waktu yang telah ditentukan oleh perusahaan dan tidak bisa di ganggu gugat.


Adapun jika waktu yang ditentukan telah selesai masanya, maka secara otomatis mereka telah habis masa kerjanya. Namun, jika perusahaan tersebut masih membutuhkan mereka tetap bekerja di dalam perusahaan tersebut, berarti perusahaan dapat memperpanjang masa kerjanya.


Mereka para pekerja diminta untuk menandatangani kontrak tersebut. Dinda membaca isi kontrak kerjanya adalah bahwa mereka bekerja dalam waktu hanya 3 bulan saja. Dari semua para pelamar kerja telah sepakat untuk menandatangani kerja kontrak tersebut.


Setelah semua karyawan baru menandatangani kerja kontrak, supervisor dari bagian produksi datang. Dia menjelaskan bagaimana kerja di bagian produksi.


"Selamat pagi, perkenalkan Saya Pak Marno, Saya Supervisor dari bagian produksi". Ucap Pak Marno menyalami para karyawan.


"Pagi Pak". Jawab seluruh karyawan bersamaan.


"Untuk lebih jelasnya silahkan ikuti Saya ke bagian produksi, nanti kalian akan melihat bagaimana proses kerjanya". Ucap Pak Marno lanjut, kemudian berjalan menuju ke ruang produksi.


Para pekerja berdiri semuanya kemudian berjalan mengikuti Pak Marno menuju ke ruang produksi. Di sana sudah ada para pekerja yang sedang bekerja. Beberapa orang melihat ke arah para pekerja baru sambil berbisik-bisik.


Pak Marno mulai berjalan dan menjelaskan bagian-bagian kerja yang di kerjakan oleh karyawan. Semua para pekerja baru memperhatikan dengan seksama bagian kerja yang di jelaskan oleh Pak Marno.


"Di sini bagian cutting, di bagian ini mereka memotong kain yang akan digunakan di bagian produksi. Ada beberapa jenis bahan yang digunakan sesuai dengan model produk yang akan di produksi". Ucap Pak Marno pada saat menjelaskan kepada karyawan baru di bagian cutting.

__ADS_1


"Lanjut ke bagian produksi, ada beberapa line atau baris atau kelompok. Di pabrik namanya line itu istilahnya. Di sini line 1, sebelahnya line 2, sebelahnya line 3, dan seterusnya sampai yang paling ujung sana itu line 6". Ucap Pak Supervisor melanjutkan penjelasan tentang line.


"Kalian lihat dan perhatikan cara kerja mereka baik-baik". Ucap Pak Marno sambil memperhatikan karyawan baru.


Karyawan baru mendengarkan penjelasan Pak Marno dengan melihat dan memperhatikan cara kerja karyawan. Beberapa saat kemudian datanglah seseorang yang bernama Pak Wildan.


"Saya kenalkan ini adalah Pak Wildan, dia adalah Leader di bagian produksi. Nanti kalian bekerja secara langsung di bawah pimpinan Pak Wildan. Dia yang akan mencontohkan dan mengawasi pekerjaan di sini". Ucap Pak Marno dengan tegas.


"Nah untuk selanjutnya kalian mendengarkan, dan memperhatikan, apa yang akan dikatakan dan dijelaskan. Pak Wildan akan mempraktekkan bagaimana pekerjaan kalian di sini". Ucap Pak Marno menyerahkan karyawan baru ke Pak Wildan kemudian pergi.


"Tadi sudah dengar sedikit penjelasan tentang ruang produksi di sini oleh Pak Marno. Silahkan kalian lihat, dan perhatikan cara kerja mereka. Setelah itu, kalian berkumpul di line 4. Di sana nanti akan Saya jelaskan lagi bagaimana cara kerja di bagian produksi". Ucap Pak Wildan kemudian pergi meninggalkan karyawan baru untuk melihat-lihat karyawan lama yang sedang bekerja.


Karyawan baru mulai melihat, dan memperhatikan bagaimana cara kerjanya. Pekerjaan yang akan dilakukan, mereka memperhatikan dengan baik setiap bagian di ruang produksi. Beberapa diantaranya ada yang di tanya, oleh karyawan lama. Namun setelah melihat Pak Wildan datang, mereka berhenti berbicara.


Satu persatu karyawan baru berkumpul di tempat yang sudah dikatakan oleh Pak Wildan yaitu line 4. Mereka berkumpul, menunggu Pak Wildan yang sedang menyiapkan beberapa bahan dan alat yang akan digunakan untuk bekerja.


Saling diam dan saling menatap satu dengan yang lain tidak ada yang berbicara sedikitpun karena masuk pagi. Para karyawan baik lama maupun yang baru tidak ada yang mengobrol.


Pak Wildan kemudian datang ke line 4, kemudian membagi beberapa di tempat bagiannya masing-masing. Sebagian berada di depan line, di tengah dan di belakang line.


Dari depan line, Pak Wildan memberikan contoh cara mengerjakan pekerjaan mereka. Beberapa karyawan tersenyum merasa belum bisa mengerjakannya. Namun dengan sabar tapi tegas Pak Wildan mengajarinya.

__ADS_1


Setelah dirasa bagian depan sudah bisa melakukan pekerjaannya, kini bagian tengah. Kemudian lanjut ke bagian belakang line. Mereka penuh semangat mengerjakan pekerjaannya. Akhirnya dari depan sampai belakang bisa melakukan pekerjaannya dengan baik dan benar. Produk yang dihasilkan sesuai dengan apa yang diharapkan oleh perusahaan. Produknya bagus dan kini hanya tinggal meningkatkan kecepatan kerja. Dalam sehari ada target produksi yang harus tercapai.


Nah bagaimana kelanjutannya, simak terus kisah selanjutnya. Author minta maaf untuk up nya terlambat dikarenakan kondisi dan cuaca tapi Author berusaha untuk tetap melanjutkan karyanya. Terimakasih banyak bagi pembaca semuanya, like, vote, dan komentarnya di tunggu. Tetap semangat dan sehat selalu untuk semuanya.πŸ™πŸ™πŸ’ͺπŸ’ͺ☺️☺️🌹🌹


__ADS_2