
Sudah tiga hari ini autornya merasa tidak enak badan. Sakit yang kemaren belum sembuh total secara keseluruhan.
Berhubung menulis karya butuh tenaga dan pemikiran yang tidak sembarangan, jadi untuk beberapa hari ini author belum bisa menulis karyanya.
Kepada para reader yang setia mohon maaf, author belum bisa up. Mungkin nanti jika sudah siap, pasti akan up kembali.
Melanjutkan karyanya yang belum selesai. Ini hanya masalah kesehatan dan waktu. Untuk semua semoga sehat selalu yaa.
Author belum bisa memberikan yang terbaik. Untuk itu author mohon maaf yang sebesar- besarnya.
Tidak mudah bagi Author untuk menulis sebuah karya. Butuh pemikiran, dan tenaga. Karena Authornya juga masih belajar menyusun kata-kata dan kalimat.
Kata-kata yang nantinya menjadi sebuah cerita atau karya yang bisa dibaca dinikmati alur ceritanya.
Cerita yang sambung-menyambung dari episode per episode agar sampai ke tujuan akhir cerita yang bisa dinikmati oleh semua orang. Bukan hanya author juga para reader.
Karena itulah author menulis ini sebagai bentuk bahwa author masih ingin melanjutkan karyanya. Namun apakah daya pemikiran dan tenaga author terbatas.
Untuk beberapa hari ini tidak bisa up. Tapi tenang saja bila author sudah siap maka karyanyanya pun akan siap kembali dan up lagi.
__ADS_1
Jadi tetap semangat yaaa, salam sehat untuk semuanya.
Salam dari author.
*
Episode 95. Pulang kampung bersama.
Dari judul ini nanti akan dikembangkan menjadi cerita karya dari author.
Namun untuk saat ini Authornya belum siap sepenuhnya. Dikarenakan masih sakit belum bisa untuk berpikir dan menulis karyanya.
Jadi menunggu Authornya benar-benar sehat kembali yaaa.
Karena kesehatan itu mahal, jadi untuk para reader semua dan author yang lain serta para redaksi dari novel toon saya hanya bisa berdoa semoga semuanya sehat selalu.
Karena bila sehat, tenaga dan pikiran bisa bekerja sesuai keinginan. Bila kurang sehat, pasti ada kekurangan.
Mohon maklum apa adanya. Untuk semuanya, bisa mengerti dengan kondisi dan situasi yang terjadi.
__ADS_1
Untuk bab ini sekilas saja, bahwa Dinda dsn mas Heru akhirnya pulang kampung bersama. Dinda ingin memperkenalkan mas Heru kepada kedua orang tuanya.
Rasa cinta dan sayangnya Dinda ke mas Heru membuatnya luluh dan menjadikan hubungannya ke arah yang lebih serius lagi.
Meskipun ada beberapa kendala yaitu tentang hubungannya. Mengingat Dinda masih sangat muda sekitar 20 tahun, dan masih ingin bekerja serta membantu ekonomi kedua orangtuanya.
Di tambah pemikiran yang ingin kuliah atau melanjutkan sekolahnya lagi. Tapi pada akhirnya nasib atau bisa di bilang takdir berkata lain.
Mas Heru yang dengan segala perasaannya ingin menjadikan hubungan dengan Dinda ke arah yang lebih serius menjadikannya mau tidak mau harus setuju.
Umur mas Heru yang sudah menginjak angka 25 tahun dan permintaan ibunya yang ingin mas Heru segera menikah membuatnya tidak ingin mengulur waktu lagi.
Mungkin seakan menjadi pemaksaan terhadap Dinda. Tetapi mas Heru dengan kesabaran dan rasa cinta serta sayangnya, seakan membuat hal tersebut bukanlah sebuah pemaksaan.
Bagaimana ceritanya simak di episode berikutnya. Bagaimana tanggapankedua orangtua Dinda mengenai hubungannya dengan mas Heru.
Akankah mendapatkan restu atau tidak. Simak saja di kelanjutan kisah ceritanya.
Dari author sekian dulu, bersambung di episode yang sesungguhnya. Salam sehat selalu dan bahagia.
__ADS_1