Cikarang ( Pekerjaan Dan Cinta )

Cikarang ( Pekerjaan Dan Cinta )
Episode 37. Tempat mes atau kontrakan.


__ADS_3

Hari keberangkatan menuju Cikarang akhirnya tiba juga. Persiapan tidak begitu banyak oleh Dinda. Karena sebelumnya Dinda juga pernah tinggal di Cikarang tepatnya di warung bongkok. Namun keberangkatannya kali ini berbeda dengan yang pertama.


Waktu pertama kali Dinda berangkat dengan Tini dan mba Lilis. Kali ini Dinda berangkat dengan rombongan calon karyawan beserta guru pembimbing dari BKK sekolah.


Dari yang sudah dijelaskan oleh pembimbing pihak sekolah, setiap calon karyawan membayar uang Rp 250.000,00. Uang tersebut digunakan untuk membayar tes kesehatan dan untuk ongkos bis berangkat dari Tegal ke Cikarang.


Sedangkan untuk tempat tinggal telah disediakan mes untuk satu bulan pertama. Mes tersebut nantinya bayar sendiri itupun melalui potong gaji. Jadi satu bulan mereka bekerja gaji melalui guru BKK untuk memastikan mereka masih dalam pengawasan pihak sekolah. Setelah itu baru mereka bayar kontrakan sendiri atau kalau masih tinggal di mes tetap bayar sendiri di muka.


Dengan kata lain satu bulan pertama kerja mereka masih training atau masa uji coba. Setelah itu menentukan layak atau tidaknya untuk dipekerjakan kontrak.


Dinda dan Tini yang sudah mengetahui tentang hal ini dari membaca peraturan perusahaan kemaren sudah mengerti dan memahaminya. Makanya untuk kerja kali ini mereka harus bekerja dengan baik agar tidak menyia-nyiakan kesempatan yang ada. Mencari pekerjaan itu tidaklah segampang atau semudah membalikkan telapak tangan. Belum tentu ada lowongan pekerjaan kalaupun ada saingannya itu banyak.


Banyak pelamar kerja atau pengangguran, sehingga bila ada kesempatan harus berusaha dan berdoa. Rezeki memang dari Allah tapi paling tidak sebagai manusia biasa perlu doa, usaha, ikhtiar, dan tawakal.


*


Dinda yang telah berpamitan dengan kedua orangtuanya untuk kembali merantau, kini telah berada di depan ruang BKK bersama dengan Tini dan calon karyawan lainnya. Mereka berkumpul bersama dengan pak Amin sebagai guru pembimbing dari sekolah. Satu bulan ke depan Dinda dan yang lain akan mengikuti training kerja.


Bus yang akan mereka naikin ternyata sudah datang dan parkir di depan gerbang sekolah. Bus dengan ukuran kecil siap mengantarkan Dinda ke Cikarang.


"Busnya sudah datang, silahkan kalian naik dan duduk di kursi yang kalian inginkan." Ucap pak Amin mempersilahkan calon karyawan untuk naik bus.


Pak Amin juga naik bus, beliau akan mendampingi calon karyawan selama dua hari pertama dan dua hari sebelum satu bulan pas. Karena pas satu bulan mereka akan di lepas sebagai karyawan dan tanggung jawab sendiri.

__ADS_1


Setelah semuanya naik ke dalam bus, pak Amin mengabsen calon karyawan. Pak Amin konfirmasi kepada supir bus dan kernet bus. Setelah itu pintu bus di tutup, mesin mulai menyala dan perlahan-lahan berjalan meninggalkan bus. Sebelum bus jalan, terlebih dahulu mereka berdoa agar bus dan penumpangnya selamat sampai tujuan.


Bus berjalan menyusuri jalan dari arah Tegal ke Cikarang. Melalui jalan tol bus mulai berjalan dengan menambah kecepatan. Setengah perjalanan, bus berhenti di pemberhentian tempat peristirahatan rumah makan. Ada beberapa yang sedang makan, ada yang ke toilet dan ada yang ke mushola untuk menunaikan sholat dhuhur.


Dinda dan Tini yang duduk bersebelahan di dalam bus sedang menikmati makanan yang di bawa dari rumah. Sambil makan mereka mengobrol, ada beberapa yang menyapa mereka dan hanya sekedar kenalan.


Setengah jam bus yang meraka naikin beristirahat. Supir dan kernet bus mulai naik ke dalam dan bus akan mulai kembali jalan. Seluruh calon karyawan dan pak Amin sudah duduk di tempatnya. Bus pun mulai melaju kembali ke jalanan.


Cukup lama di perjalanan, hingga membuat para penumpang bus ada yang tertidur. Namun ada pula yang menikmati perjalanan sambil melihat pemandangan dari jendela bus. Enam jam lebih bus melaju dari arah Tegal ke Cikarang. Hingga akhirnya bus pun telah tiba di Cikarang tepatnya di Cibitung.


Pak Amin turun duluan dari bus dan menyuruh semua calon karyawan turun juga dan berkumpul. Setelah semuanya turun, bus pun pergi meninggalkan mereka di pinggir jalan raya daerah Cibitung.


"Semuanya sudah turun, sekarang ikuti saya karena saya akan mengantar kalian menuju mes tempat kalian istirahat." Pak Amin menyuruh mereka untuk mengikutinya.


"Kalian tunggu sebentar di sini, jangan ada yang ke mana-mana. Bapak akan menemui orang yang punya tempat mes." Pak Amin berpesan untuk menunggunya sementara beliau bertemu dengan pemilik tempat mes.


Tidak lama kemudian Pak Amin datang dengan seorang ibu dan bapak yang sepertinya pemilik tempat mes. Mereka berjalan mendekati calon karyawan.


"Tolong perhatian, perkenalkan ini bapak Qomar dan ini ibu Zaenab. Bapak Qomar ini adalah pemilik mes dan ibu Zaenab adalah istrinya. Untuk sementara selama satu bulan ini kalian akan tinggal di tempat ini. Biayanya nanti bapak jelaskan. Dan bapak, ibu mereka inilah yang akan tinggal di tempat bapak dan ibu." Pak Amin memperkenalkan pemilik mes dan istrinya kepada calon karyawan.


"Salam kenal saya pemilik kontrakan ini dan ini istri bapak. Pak Amin bilangnya mah tempat mes, ga apa-apa sama saja. Kalau kalian mau tanya tentang kontrakan sama bapak atau sama ibu silahkan sama saja. Kalau ada kerusakan misalnya kunci pintu, atau keran air bisa ngomong langsung jangan segan ya sama kami. Silahkan ini kuncinya ada nomornya sesuai urutan kontrakan. Kami tinggal dulu, permisi ya mba-mbanya. Mari Pak Amin silahkan istirahat dulu, kami tinggal ya pak Amin." Pemilik mes memperkenalkan diri beserta istrinya, kemudian menyerahkan kunci mes dan pamitan meninggalkan Pak Amin dan calon karyawan.


"Iya Pak Qomar dan ibu, terimakasih." Pak Amin mengucapkan terimakasih setelah menerima kunci mes.

__ADS_1


Pak Amin mulai membagikan kunci kontrakan kepada calon karyawan. Ada 25 calon karyawan, sedangkan kunci kontrakan ada 5 buah itu artinya satu kontrakan ada 5 orang calon karyawan.


Pak Amin mulai membagi satu kontrakan ada lima orang penghuni. Dari pintu pertama sampai ke lima. Beruntungnya Dinda dan Tini berada dalam satu kontrakan. Setelah semuanya masuk ke dalam kontrakan, pak Amin undur diri karena beliau akan ke perusahaan tempat mereka bekerja nanti. Karena pak Amin harus mengurus formulir calon karyawan di perusahaan.


Setelah pak Amin pergi beberapa orang ada yang duduk di luar kontrakan, ada yang rebahan dan ada yang berbenah diri. Ada juga yang mengobrol sekedar kenalan dan ada juga yang tidur setelah perjalanan jauh.


*


Dulu perjalanan Tegal Cikarang memakan waktu kurang lebih 7 jam. Sekarang kurang lebih 5 jam saja sudah sampai. Karena dulu jalan tol dari arah Cirebon lalu jalan biasa. Sekarang bisa lewat jalan tol dari Tegal ke Cikarang. Makanya perjalanan tidak butuh waktu lama.


*


Kontrakan yang mereka tempati cukup luas. Ada satu ruangan depan dan satu ruangan di belakang dengan kolam dan toilet. Ruangan yang di depan bisa muat untuk 5 orang tidur, bahkan masih longgar jadi tidak berdesakan.


Hari pertama tiba di Cikarang tepatnya di Cibitung. Letaknya tidak terlalu jauh dari warung bongkok. Dinda dan Tini merasa ingin ke tempat kontrakan mba Lilis yang berada di warung bongkok. Namun biar bagaimanapun mereka belum bisa ke tempat mba Lilis karena mereka dalam pengawasan selama satu bulan oleh pak Amin.


Jadi selama satu bulan mereka dalam pengawasan pak Amin. Tak lain dan tak bukan karena mereka melamar kerja melalui BKK sekolah. Pihak sekolah ingin menjamin keselamatan dan mereka memang layak untuk mendapatkan pekerjaan. Diharapkan bahwa setelah diterima bekerja, mereka benar-benar bekerja di perusahan tersebut dengan baik.


Setelah satu bulan maka pihak sekolah lepas tanggung jawab. Mereka bertanggung jawab sendiri atas diri mereka sendiri dan pekerjaannya. Tidak ada lagi sangkut pautnya dengan pihak sekolah. Jadi pihak sekolah hanya perantara untuk menyalurkan tenaga kerja.


*


Untuk para reader Author minta maaf dalam pengetikan bila ada salah kata atau ucapan. Kurangnya pengetahuan author dalam pemilihan kata atau kalimat dalam cerita ini. Cerita ini hanya karangan saja, bila ada masukan atau komentar silahkan. Demi kemajuan author dalam membuat karyanya.

__ADS_1


Terimakasih kepada reader yang masih membaca karya author ini. Semoga semuanya sehat dan bahagia selalu. Bagaimana kisah Dinda selanjutnya, simak di episode berikutnya. Salam bahagia🥰🥰🥰 tetap semangat yaa💪💪💪🌹🌹🌹.


__ADS_2