
Setelah sehari mengenal pabrik, dengan bagian-bagian ruangan di dalam pabrik, dan pekerjaan dengan bagiannya masing-masing. Hari ini memulai pekerjaan baru di pabrik yang baru.
Dinda dan Tini mendapat pekerjaan di bagian yang sama. Dan beruntungnya mereka berdua juga di satu team yang sama atau satu leader yang sama.
Hari kedua di pabrik Toyo***, setelah pembagian bagian kerja, para karyawan baru mulai menempati bagian kerjanya masing-masing. Begitu juga dengan Dinda dan Tini yang satu bagian dan satu leader.
Mereka mulai belajar pekerjaan mereka. Istilahnya training kerja. Dalam sebulan mereka harus bisa menguasai pekerjaan mereka dengan baik dan benar.
Bekerja dengan baik dan benar sesuai standart perusahaan dan harus memenuhi target produksi. Dalam sehari yang terjadi biasanya para karyawan baru masih belum bisa bekerja dengan baik dan benar. Masih banyak salah dan kurang ketika bekerja menghasilkan produk.
Namun seiring berjalannya waktu, karena belajar dan mau bekerja dengan baik, mereka mampu bekerja dengan baik. Sehingga mereka dapat menghasilkan produk sesuai standart perusahaan dan mencapai target.
Tak terasa waktu training sebulan pun tiba. Dua hari sebelum masa training berakhir, Pak Amin selaku guru pendamping dari BKK sekolah mendampingi mereka. Melihat dan memperhatikan dengan seksama bagaimana mereka bekerja dari mulai waktu berangkat sampai pulang.
Memperhatikan cara kerja mereka, dan bersikap di dalam pabrik dengan karyawan yang lain dan juga atasan atau leadernya. Semua itu tak luput dari pandangan dan perhatian Pak Amin.
Semua itu dilakukan oleh pak Amin karena Pak Amin hanya ingin memastikan bahwa yang lulus dan yang di terima bekerja benar-benar mereka yang ingin bekerja. Selain itu juga beliau membawa nama baik sekolah dan ingin selalu melanjutkan kerjasama dalam hal ketenagakerjaan.
Memudahkan lulusan sekolah mendapatkan lowongan kerja dan bekerja. Sehingga benar-benar bisa membantu lulusannya untuk langsung bekerja dan mengurangi pengangguran.
*
"Sudah satu bulan Saya mendampingi kalian training di pabrik ini. Saya sudah melihat bagaimana kalian bekerja atau training selama satu bulan." Ucap pak Amin satu jam sebelum karyawan baru pulang dan dikumpulkan di ruang training.
__ADS_1
"Terimakasih banyak karena perusahaan memilih kalian untuk diterima bekerja disini. Kalian memang bersungguh-sungguh untuk bekerja dengan baik." Lanjut pak Amin berbicara kepada pak Sabar sebagai wakil personalia yang ikut duduk di dalam ruang training.
"Sudah saatnya Saya melepas kalian, untuk selanjutnya kalian bertanggung jawab sendiri atas diri kalian sendiri terhadap perusahaan." Tutur pak Amin.
"Kalian sudah dewasa, kalian bisa berpikir dan memikirkan untuk selanjutnya dan kedepannya. Saya harap kalian bekerja dengan baik sampai masa kerja kalian berakhir. Nantinya akan lanjut atau berakhir itu semua tergantung dari diri kalian masing-masing." Lanjut Pak Amin memberi nasehat.
"Dari saya cukup sekian dan sampai bertemu lagi entah kapan. Mungkin nanti pas kalian pulang kampung bertemu dengan saya di jalan. Atau di sekolah lagi bila kalian ingin melamar kerja lagi setelah habis kontrak kerjanya. Saya berharap kalian tidak lupa nama dan wajah saya." Ucap pak Amin sambil tersenyum.
Pak Amin kemudian duduk kembali dan selanjutnya gantian dengan pak Sabar selaku perwakilan dari personalia pabrik Toyo***.
"Terimakasih saya ucapkan kepada pak Amin selaku perwakilan guru dari BKK. Selamat datang yang pastinya untuk karyawan baru. Selamat bergabung menjadi rekan kerja kami. Selama satu bulan, kalian menunjukkan bagaimana bersikap, belajar, tentang lingkungan perusahaan, membuat produk dan sebagainya yang pastinya berkaitan dengan peraturan perusahaan." Ucap pak Sabar selaku perwakilan personalia.
"Kalian menunjukkan memang benar kalian layak diterima, kalian layak jadi bagian dari kami, dan kalian layak menjadi karyawan di perusahaan ini." Lanjut pak Sabar berbicara.
"Karena sebentar lagi jam waktu pulang, untuk mempersingkat waktu ini sekalian Saya bagikan seragam kerja. Mulai hari senin seragam ini kalian pakai. Kalian bekerja sesuai bagian kerja masing-masing. Dan pembagian jam kerja atau shift sudah kalian terima dari leadernya masing-masing. Jadwal kerja juga sudah tertera di lembar kertas yang telah dibagikan, bagaimana bus jemputan datang, mulai masuk kerja dan sebagainya sudah dijelaskan juga." Masih lanjut pak Sabar berbicara menjelaskan kepada karyawan.
Kemudian Pak Sabar mulai membagikan seragam kerja kepada karyawan dengan meminta satu persatu dari mereka maju ke depan. Setelah memastikan semua karyawan mendapatkan seragam kerja, Pak Sabar melanjutkan yang terlupa untuk diucapkan.
"Dan di akhir waktu Saya minta maaf kepada rekan kerja semua yang ada di sini dan juga pak Amin. Barangkali dari awal masuk perusahaan ada yang kurang atau salah kata baik sengaja atau tidak disengaja. Saya selaku perwakilan personalia perusahaan mengucapkan terimakasih kepada pak Amin atas kerjasamanya. Sampai jumpa lagi di lain waktu dan kesempatan." Ucap pak Sabar sambil menjabat tangan kanan pak Amin.
Pak Amin membalas jabat tangan dan tak lupa juga mengucapkan minta maaf dan terimakasih sama-sama. Biar bagaimanapun juga, Pak Amin selaku perwakilan dari BKK Sekolah mungkin juga ada salah kata atau kekurangan dalam melaksanakan pencarian karyawan buat perusahaan Toyo***.
Beberapa saat selepas berjabat tangan, terdengar bel berbunyi. Bunyi bel tersebut menandakan waktu kerja berakhir, dan waktunya karyawan atau para pekerja pulang.
__ADS_1
Pak Sabar dan Pak Amin berjalan berdampingan keluar dari ruang training sambil mengobrol. Diikuti para karyawan baru yang membawa seragam kerja keluar dari ruang training. Mereka berjalan menuju ruang loker untuk mengambil tas bawaan mereka.
Seluruh karyawan mulai keluar menuju tempat parkir bus jemputan yang sudah disediakan. Sebelum keluar perusahaan seperti biasa mereka melewati pengecekan terlebih dahulu oleh satpam atau security.
Dinda dan Tini juga sudah berada di tempat parkir bus, mereka mencari bus jemputan yang sudah biasa mengantar mereka berangkat pulang kerja.
Sesampainya di dalam bus jemputan, mereka duduk sambil menunggu bus penuh dan tidak ada karyawan yang tertinggal. Setelah sekian menit menunggu, bus pun mulai bergerak dari yang terdepan sampai belakang tempat parkir. Bus mulai bergerak berurutan, dan berjalan sesuai rute atau arah tujuan masing-masing bus.
Bus yang dinaiki oleh Dinda dan Tini bergerak menuju ke arah Cibitung. Tepatnya di perempatan lampu merah Cibitung lalu terus ke arah tambun. Setelah melewati pertigaan lampu merah Cibitung, bus berhenti menurunkan para karyawan yang sudah sampai di tempat tujuan. Dinda dan Tini serta karyawan yang berasal dari BKK Sekolah semuanya turun dari bus.
Karena mereka tinggal di tempat yang sama yaitu mess atau kontrakan yang disediakan oleh pihak BKK Sekolah. Mereka berjalan bersama-sama sambil mengobrol satu dengan yang lain seperti biasa. Namun obrolan kali ini agak berbeda. Satu dengan yang lain menanyakan shift berapa mereka masuk kerja. Ada juga bagaimana kelanjutannya apakah masih tinggal di mess atau kontrakan yang sekarang atau akan pindah ke kontrakan yang lain.
Masing-masing memiliki jawaban yang sama namun ada juga yang berbeda. Lain halnya dengan Tini dan Dinda, jawaban mereka pasti sama, karena mereka satu bagian dan satu leader pasti akan bersama-sama terus. Begitu juga dengan tempat tinggal pasti sama-sama juga, karena mereka datang bersama dan akan tinggal bersama, baik di mess kontrakan yang sekarang ataupun pindah ke kontrakan yang lain.
*
Hai-hai untuk para readers yang tercinta dan tersayang serta tak terlupa. Maaf author baru up lagi nih. Author berharap kalian masih sabar untuk mengikuti terus karya author ini. Memang untuk karya kali ini Author punya banyak kendala. Tetapi Author berharap semua kendala atau apapun itu tidak akan menyurutkan author tetap melanjutkan karya ini. Author masih punya semangat meskipun harus lamaaaaaa untuk up kembali.
Author ingin menyelesaikan karya yang masih terseok-seok dalam penggarapannya. Karena di sini author masih banyak belajar dan terus belajar. Dalam penulisan karya kali ini, bagi Author tidak mudah karena ada unsur kejadian nyata yang pernah dialami oleh Author sendiri dan juga beberapa teman Author. Jadi dalam cerita di karya author kali ini adalah penggabungan kisah nyata dari author dan teman-teman author.
Maka dari itu harap maklum adanya, dan mohon maaf bila masih ada salah ketik, nama, atau apapun itu. Ini hanyalah cerita karangan saja dari author berdasarkan penggabungan kisah nyata yang dialami. Meskipun ada beberapa hal yang ditambahkan dari author. Ini kan hanya cerita karya, tidak seratus persen juga semuanya kisah nyata.
Jadi untuk para readers semua yang masih setia membaca karyaku ini, author ucapkan terima kasih banyak. Atas kesetiaannya dalam membaca, kesabarannya menunggu up kembali, dukungannya, likenya, votenya, dan komentarnya.
__ADS_1
Dari author hanya itu sih 🤭☺️. Untuk selanjutnya simak kembali cerita karyaku ini di episode berikutnya. Bagaimanakah kisah Dinda ?????. Penasaran tunggu saja saja author ngetik lagi untuk up. Tetap semangat selalu, sehat terus buat semuanya dan salam bahagia💪💪💪🥰🥰🥰.