
Naura dan tuan Dandy sedang mendengarkan pembacaan gugatan perceraian yang dibacakan oleh kuasa hukum mereka masing-masing.
Tuan Dandy yang terlihat percaya diri, tidak begitu mempedulikan dengan keputusan perceraian tersebut karena dia yakin Naura tidak bisa hidup tanpanya karena gadis itu tidak bisa mengandalkan keluarganya yang lain yang sama miskin dengan dirinya.
Apa lagi persyaratan yang diajukan oleh tuan Dandy yang sangat memberat Naura dengan mengembalikan semua biaya kuliah dua adiknya belum tentu di sanggupi oleh gadis itu.
Naura tampak tenang karena ia punya seseorang yang telah membantunya untuk memenuhi semua persyaratan yang diajukan oleh tuan Dandy padanya.
Ia juga sudah mengantongi beberapa bukti yang memberatkan suaminya berupa foto dan video perselingkuhan tuan Dandy dan Maya.
Sidang perceraian itu dilakukan secara tertutup mengingat tuan Dandy adalah pejabat publik.
Tapi Naas bagi tuan Dandy ketika pengacara istrinya memenuhi semua persyaratan perceraian yang diajukannya ternyata dipenuhi oleh Naura.
"Dengan ini, penggugat saudara Naura memenuhi semua persyaratan yang diajukan oleh tergugat dengan meminta kembali uangnya selama membiayai kedua adik penggugat sebesar dua ratus lima juta.
Dan penggugat memiliki bukti foto dan video perselingkuhan suaminya yang sudah berjalan selama satu tahun lebih telah dilampirkan bersama surat gugatan cerainya kepada tuan Dandy.
Dengan mengajukan bukti-bukti tersebut, maka saudara Naura tidak ingin meneruskan pernikahan mereka dan tidak mau menyetujui rujuk selama masa mediasi. Untuk itu saudara Naura ingin mengakhiri pernikahannya dengan tuan Dandy yaitu perceraian." ucap kuasa hukum dari Naura.
Degggg...
"Sialan dari mana gadis itu mendapatkan uang sebanyak itu dalam dua bulan ini?" Umpat tuan Dandy sambil melirik Naura.
Keduanya serius menunggu putusan sidang yang akan dibacakan oleh ketua hakim pengadilan agama negeri Jakarta Selatan.
Di sidang tersebut dihadiri oleh dua belah pihak keluarga. Keluarga Naura tidak menyangka bahwa menantu yang mereka banggakan itu sangat licik dan arogan.
Tidak hanya itu foto-foto Naura yang mendapatkan KDRT dari suaminya dipaparkan di pengadilan tersebut, hingga keputusan sidang segera diakhiri oleh bapak hakim agama tersebut.
Tuan Reno yang sedang menunggu di dalam mobil di tempat parkir nampak gelisah menunggu hasil sidang tersebut. Sedangkan dirinya sendiri, proses sidang terhadap istrinya sedikit berjalan alot, entah apa kendalanya.
__ADS_1
"Naura!" Semoga semuanya baik-baik saja sayang." Ucapnya penuh harap.
Sidang akhirnya diputuskan. Perceraian akhirnya terjadi juga antara Naura dan tuan Dandy dengan ketukan palu hakim sebanyak tiga kali.
Naura menangis haru karena dia sudah merasa bebas dari suaminya. Kedua orangtuanya Naura memeluk putri mereka dan meminta maaf atas kebodohan mereka yang percaya begitu saja pada menantu mereka.
Saat Naura masih memeluk haru ibunya di depan gedung pengadilan, Tuan Dandy menghampiri Naura dan mulai menghina lagi mantan istrinya itu.
"Ternyata setelah lepas dariku, kini kamu sudah liar dan menjual dirimu pada lelaki kaya untuk mendapatkan uang dua ratus lima puluh juta dalam waktu satu bulan, keren banget Naura." Ledek tuan Dandy membuat Pak Indarto sangat panas mendapati putrinya dihina sedemikian rupa oleh mantan menantunya itu.
"Apa kau bilang?" Katakan sekali lagi Dandy!!" Bentak pak Indarto dengan wajah menyalang.
"Kenapa tidak tanya sendiri pada putrimu bapak mertua?" Dari mana ia mendapatkan uang sebanyak itu kalau bukan jual diri.
Emangnya dia punya otak selama ini. Dia hanya memiliki fisik yang sempurna namun tidak punya otak!" Ucap tuan Dandy berapi-api.
Plakkk....!
"Kau tidak lebih dari serigala berbulu domba!" Bentak pak Indarto garang.
Wartawan yang melihat perlakuan tuan Dandy pada istrinya langsung meliput berita penting itu.
Naura menarik tubuh ayahnya agar terhindar dari serangan wartawan yang sudah membidik mereka sejak tadi.
Sinar jepretan dari berbagai model kamera para pemburu berita seakan sedang menikmati tontonan menarik dari pejabat publik itu.
Naura hanya menutupi wajahnya dengan masker dan topi yang sudah ia pakai sejak keluar dari pintu gedung pengadilan agama itu.
Tuan Reno meminta para anak buahnya untuk mengamankan keluarga Naura dan juga wanitanya.
"Bawa mereka pergi dari sana dan jangan biarkan anak buahnya tuan Dandy mengikuti Naura dan keluarganya.
__ADS_1
Bawa mereka di hotel yang sudah aku booking untuk mereka.
"Nona Naura!" Tolong ikuti kami!" Karena ini perintah dari bos." Ucap Raka yang juga menutup wajahnya dengan masker dan kaca mata.
Naura tidak banyak tanya pada Raka karena keadaannya sudah terdesak dengan para wartawan yang sudah sibuk dengan berbagai pertanyaan yang sangat menyakitkan buat Naura.
Tuan Dandy yang melihat Naura di giring oleh empat orang pria yang bertubuh besar memandang heran dan penuh pertanyaan di benaknya.
Ia juga tidak bisa mengejar mantan istrinya karena wartawan sedang meminta dirinya untuk mengklarifikasi kebenaran terjadinya perceraian karena perselingkuhannya dengan salah satu putri konglomerat nomor dua di Jakarta dan juga istri dari konglomerat nomor satu di Indonesia.
"Tuan apakah rumor tentang perselingkuhan anda dengan nona Maya adalah fakta?" Apakah anda akan menikahi nona Maya setelah perceraian ini berakhir?" Tanya salah satu wartawan kepada tuan Dandy yang enggan membongkar aibnya pada wartawan.
"Maaf!" Saya harus segera ke kantor karena ada meeting penting siang ini." Ucap tuan Dandy sambil berjalan di dampingi para ajudannya.
Sopir pribadinya langsung membuka pintu mobil untuk bos mereka dan menutupnya dengan rapat setelah memastikan bosnya sudah duduk dengan nyaman di dalam sana.
"Telusuri keberadaan mantan istri saya berada. Saya ingin tahu gadis itu menjadi simpanan siapa." Titah tuan Dandy pada anak buahnya.
"Maaf bos!" Sepertinya nona Naura mendapatkan pengamanan yang cukup ketat saat nona Naura dibawa kabur oleh orang-orang suruhan seseorang yang tidak kami ketahui identitasnya.
"Sial!" Cepat sekali gadis itu mendapatkan pria lain untuk menyenangkan dirinya dan keluarganya.
"Siapa orang itu?" Pantas saja, dia bisa menyewa pengacara hebat untuk urusan perceraian ini. Ternyata ada bekingan kuat dibelakangnya. Tahu begitu mengapa aku hanya minta dua ratus lima puluh juta saja? harusnya aku memintanya seratus miliar padanya, dengan begitu aku bisa melepaskan dia dengan mudah." Gumam tuan Dandy yang tidak merasa puas dengan persyaratan yang ia ajukan kepada Naura.
Setibanya di hotel yang sudah di booking oleh Tuan Reno, kedua orangtuanya Naura baru menanyakan hal ihwal mengenai uang dan orang-orang yang mengamankan putrinya hingga mengantar mereka sampai ke kamar hotel mewah ini.
"Naura!"
"Iya ayah!"
"Bisa kamu jelaskan dari mana sumber keuanganmu untuk bisa bercerai dari Dandy?"
__ADS_1
Deggg...