Cinta Di Balik Pengkhianatan

Cinta Di Balik Pengkhianatan
39. Di Permalukan


__ADS_3

Tuan Dandy mengagumi kecantikan mantan istrinya itu, namun terlihat mencibir Tuan Reno yang menggandeng tangan Naura untuk diperkenalkan kepada para tamu sahabat baik kedua orangtuanya.


"Istrimu itu memang cantik Tuan Reno, tapi sebentar lagi kamu akan di permalukan oleh Naura karena gadis itu tetap terlihat kampungan."


Tuan Dandy tersenyum miring sambil menunggu perkembangan acara ini selanjutnya.


Tuan Lilo dan nyonya Welly memberikan sambutan beberapa patah kata pada tamunya lalu mempersilahkan tamunya untuk menikmati hidangan makan malam bersama.


Seorang wanita paruh baya menatap wajah cantik Naura dengan perasaan haru karena wajah itu adalah wajah mudanya yang pernah ia miliki.


"Siapa gadis ini sebenarnya?" Mengapa wajah kami hampir mirip?" Sementara putriku Alona tidak memiliki wajah yang mirip denganku." Gumam nyonya Lira.


Sementara itu, Naura sedang memikirkan pelajaran table manner yang pernah dipelajarinya, bersama Miss Ika.


Table manner bisa diterapkan di mana saja, seperti restoran Indonesia, restoran Jepang, atau restoran Perancis.


"Pertama-tama mengenali jenis restoran.


Kalau kita masuk ke restoran Perancis, Italia, atau masuk ke restoran Jepang, paling tidak kita harus paham nih mau makan apa, sementara aku saat ini berada di restoran Perancis." Batin Naura.


Nyonya Lira yang berada di sebelahnya membisikkan sesuatu kepada Naura.


"Aku tahu kamu masih kaku dengan acara makan malam ini, tapi ikuti saja aku dengan tetap bersikap rileks agar semua mata kagum melihatmu."


"Terimakasih nyonya!" Sepertinya anda salah menilai ku, aku bisa melakukannya dengan baik tanpa harus mengikuti dirimu."


"Baguslah!" Jangan mempermalukan Tuan Reno, jika kamu sangat mencintainya atau ada gadis lain yang akan mengisi hatinya."


"Jika cinta hanya diukur berdasarkan cara pandang nyonya, mengapa wanita cantik dan sempurna banyak gigit jari karena melihat perselingkuhan suami mereka.

__ADS_1


Jadi apa yang dikatakan nyonya barusan adalah suatu kebohongan besar. Karena umumnya lelaki hanya mencari wanita yang bisa memuaskan dirinya di ranjang dan juga kepribadiannya yang tulus."


Nyonya Lira tersentak mendengar penuturan istrinya Tuan Reno ini.


Makan malam pun di mulai. Kini Naura mengingat pelajaran berikutnya.


Penggunaan alat makan. Perlu memahami fungsional dari penggunaan masing-masing cuttleries (alat makan) sesuai dengan jenis makanan yang kita pesan.


Naura memulai semuanya tanpa membuat kesalahan sedikitpun. Tuan Dandy yang memperhatikannya dari seberang meja tanpa begitu kaget melihat perubahan pada wanita itu yang kini mengusai alat makan dan fungsinya hingga cara memotong stik dengan benar.


"Dari mana gadis itu belajar hingga mengusai arena makan malam ini dengan baik dan benar. Mungkin sesaat lagi dia akan malu jika ada yang melontarkan pertanyaan-pertanyaan unik dari setiap lawan bicara. Kita lihat saja adegan berikutnya." Batin tuan Dandy.


Nona Hanna yang merupakan putri konglomerat di bidang pertambangan ini memperhatikan batu safir biru yang saat ini sedang di kenakan oleh Naura.


Naura bukanlah sosok asing bagi Hanna karena keduanya pernah terlibat adu mulut saat menghadiri salah satu acara pelelangan perhiasan mewah.


Karena kecantikan Naura yang membuat Hanna iri dengan gadis ini lalu menawarkan Naura perhiasannya yang ingin dibelinya.


Naura yang merasa harga dirinya dipermalukan oleh Hanna akhirnya memilih mencakar wajah gadis itu hingga meninggalkan garukan yang agak dalam membuatnya harus menjalani perawatan kulit di klinik kecantikan termahal di Jakarta.


Rupanya dendam Hanna masih berlanjut ketika menyadari siapa suami barunya Naura yaitu Tuan Reno.


"Nona Naura!" Aku suka kalung mu yang terlihat sangat cantik, apakah kamu tahu batu mulia yang kamu kenakan itu?"


"Oh, ini?" Rupanya selera anda masih tetap serakah nona Hanna, untuk memiliki apapun yang dimiliki oleh orang lain hingga kamu begitu takut untuk disaingi oleh wanita lain yang sudah sederajat dengan dirimu kini.


Ini adalah hadiah dari suamiku. Sekarang semua yang aku kenakan pastinya aku belajar lebih dulu, seperti benda mahal yang menghiasi leherku ini.


Ini adalah Batu safir yang juga dikenal sebagai nilakandi atau batu nilam. Jenis batu berharga yang satu ini seringkali ditemukan di Madagaskar, Sri Lanka, serta Thailand. Karena termasuk salah satu batu berharga, harga batu safir bisa sangat mahal.

__ADS_1


Safir terkenal dengan warna birunya yang tampak sangat indah dan dingin. Tapi sebenarnya warna batu berharga ini bukan hanya biru, ada juga safir yang berwarna kuning, putih, hijau, dan merah muda. Sistem kristal batu berharga ini adalah trigonal.


Sementara yang aku pakai ini adalah Blue Belle of Asia diberikan pada batu safir termahal ini. Pada bulan November tahun 2014, Blue Belle of Asia dijual di Christie’s Geneva dengan harga USD 17.305.996. Harga batu safir ini mengalahkan harga dua batu safir paling mahal yang memecahkan rekor sebelumnya.


Blue Belle of Asia mempunyai berat mencapai 392,52 karat dan berasal dari Sri Lanka. Ciri fisiknya berbentuk kotak dan mempunyai warna biru khas safir yang sangat pekat.


Blue Belle of Asia merupakan salah satu safir yang paling besar, memegang urutan paling besar keempat di dunia.


Sementara yang saat ini yang kamu kenakan nona Hanna sudah ketinggalan jaman dan tergolong perhiasan murahan." Ucap Naura dengan kata-kata menohok membuat suaminya tuan Reno dan nyonya Lira hanya mengulum senyum dan juga begitu bangga kepada Naura yang mampu menjawab pertanyaan nona Hanna, wanita so kaya dari keluarga pengusaha pertambangan batubara.


Wajah tomat nona Hanna menahan amarah usai dipermalukan oleh Naura. Iapun tetap bersikap anggun di depan para tamunya tanpa ingin berurusan dengan Naura yang sekarang sudah banyak mengalami perubahan.


Dandy yang ikut mendengarkan jawaban menohok dari mantan istrinya itu pada nona Hanna ikut tersentak mengetahui ilmu pengetahuan Naura tidak bisa lagi terbantahkan karena sejak dari awal datang, gadis ini sudah banyak diuji oleh beberapa gadis yang pernah mengenalnya sebagai mantan istrinya tuan Dandy.


"Ternyata hidupmu sangat beruntung nona Naura. Terlepas dari seorang istri pejabat publik kini kamu beralih ke pelukan lelaki hebat seperti Tuan Reno." Ucap nona Hanna yang ingin mempermalukan Naura lebih jauh.


"Aku juga tidak mengerti dengan permainan takdir nona Hanna. Sesuatu yang dulu aku anggap paling bernilai, namun sayang ia tidak begitu pantas untuk aku miliki karena perangainya yang begitu buruk, hingga Aku dipertemukan dengan belahan jiwaku yang saat ini duduk disamping ku dengan bangga.


Dia ternyata begitu berharga dan aku sudah berada di tangan yang tepat, karena kemurahan Tuhanku atas kesabaran ku selama ini yang telah dizalimi lelaki pecundang yang lebih memilih perselingkuhan sebagai jalan pintas untuk menutupi kekurangannya." Timpal Naura sarkas hingga kuping Dandy cukup panas mendengar sindiran yang ditujukan untuknya.


Tuan Reno menarik nafas dalam dengan dada bergemuruh karena rasa bangga yang tak bertepi usai mendapatkan pujian dari sang istri di acara malam ini.


"Sayang!" Apakah kita bisa pulang lebih awal waktu, karena saat ini aku sangat menginginkanmu." Bisik Reno membuat Naura mengangguk paham.


Ketika Naura berdiri, Tuan Reno menjaga sisi meja agar tidak mengenai perut besarnya. Naura yang mengusap bagian bawah perutnya hingga terlihat perut yang sudah berisi itu yang berkisar hampir memasuki usia lima bulan.


Dandy yang melihat itu makin syok karena Naura bisa hamil secepat itu saat nikah bersama dengan tuan Reno.


"Astaga Naura bisa hamil?"

__ADS_1


__ADS_2