Cinta Di Balik Pengkhianatan

Cinta Di Balik Pengkhianatan
39. Cinta Palsu


__ADS_3

Tuan Reno berpamitan dengan sahabat ibunya, tuan Malik yang biasa dipanggil tuan Lilo dan nyonya Welly.


"Selamat om atas terpilihnya menjadi hakim agung. Semoga om bisa menegakkan keadilan negara ini, tanpa tebang pilih."


"Terimakasih Reno, Naura !" Om dan Tante Welly juga mengucapkan selamat untuk kalian berdua karena sudah dikaruniai momongan. Semoga lancar dalam proses persalinannya nanti." Ucap tuan Malik.


"Naura, kamu adalah tamu tercantik diantara tamunya Tante. Reno pasti bangga memiliki kamu, sayang." Timpal nyonya Welly.


"Terimakasih untuk pujiannya Tante Welly, anda juga sangat anggun malam ini, terimakasih untuk makan malamnya." Timpal Naura.


Keduanya saling cipika cipiki satu sama lain.


"Baiklah Tante, om Malik!" Kami permisi dulu." Tuan Reno segera membawa istrinya pulang.


Ketika hendak menuju mobil, tuan Dandy menegur keduanya dengan angkuh.


"Selamat malam Naura!" Ternyata usahamu cukup keras untuk mendapatkan lagi suami kaya."


"Setidaknya aku bermain cantik untuk mendapatkan cinta sejati ku karena aku tidak perlu menjadi dirimu yang terlihat seperti penjilat untuk mempertahankan jabatan mu." Kilah Naura sarkas.


"Tuan Reno!" Ternyata anda bisa membuat wanita ini menjadi hebat, padahal sebelumnya dia hanya penghias rumahku saja atau lebih tepatnya asisten rumah tangga merangkap istri." Tuan Dandy ingin menjatuhkan Naura di hadapan Tuan Reno.


"Aku sangat berterima kasih kepadamu, tuan Dandy karena kamu hanya menemukan permata di dalam debu, namun aku yang memolesnya, hingga terlihat lebih bersinar sampai menyilaukan matamu.


Dan sinar itu menusuk sampai ke jantungmu karena kamu terlihat menyesal saat ini ketika kamu sudah melepaskan barang berharga mu untuk aku miliki." Tukas Reno dengan tenang.


"Pantas saja ia langsung meminta cerai dariku, rupanya sudah ada penggantinya diriku. Tapi secantik apapun saat ini tampilan mu, Naura, kau tidak lebih dari wanita liar yang sulit di atur!" Umpat Tuan Dandy membuat Naura menahan amarahnya dengan mata yang sudah cukup panas sambil tetap bertahan menerima serangan penghinaan dari mantan suaminya itu.


"Itu karena kau tidak tahu cara untuk menjinakkannya, tuan Dandy. Kamu hanya bisa memanfaatkannya tanpa memberikan cinta yang sangat banyak untuknya.


Jika kamu lebih cerdas memelihara dan merawat milikmu yang berharga, mungkin saat ini kamulah pria yang paling beruntung memilikinya


Tapi sayang, cintamu yang kamu tawarkan untuknya, tidak lebih hanya sebuah kepalsuan yang dibalut dengan perlakuan manis yang terlihat mengagumkan namun di dalamnya ternyata keropos." Balas Tuan Reno mempermalukan lawannya.

__ADS_1


"Bagaimana denganmu sendiri, apakah kamu begitu sempurna hingga Maya sampai lari dalam pelukanku?" Sindir tuan Dandy tidak mau kalah.


"Dia hanya merendahkan dirinya sendiri kepadamu karena aku tidak menginginkan dia sebelumnya. Sekarang ambil saja untukmu, karena aku sudah mendapatkan milikmu yang telah kau lepaskan untukku. Selamat malam tuan Dandy, semoga malam ini kamu tidak mengalami mimpi buruk. Dan satu hal lagi yang perlu kau ingat Naura adalah istriku, jika kamu menghinanya lagi seperti ini, aku tidak akan menjamin, kamu bisa bernafas sampai besok pagi." Ancam Tuan Reno sambil setengah berbisik dengan pura-pura mengibaskan tangannya ke tuxedo milk tuan Dandy dengan senyum yang membunuh.


"Ayo sayang kita pulang!" Hati-hati turunnya!" Tuan Reno memegang tangan Naura dan memastikan gadis ini turun dari tangga loby hotel dengan benar karena memakai high heels.


Karena anak tangganya terlalu banyak, Tuan Reno menggendong Naura karena begitu ngeri melihat gadis ini turun tidak mau pelan.


Dandy yang melihat adegan mesra itu mengepalkan tangannya kuat.


Ia baru merasakan kehilangan Naura saat melihat gadis yang dulu selalu ia remehkan kini berubah menjadi Cinderella untuk pangeran setampan dan sekaya Tuan Reno.


"Sial!" Maksud hati ingin menjatuhkan Naura didepan suaminya, ternyata cinta mereka jauh lebih kuat dari dugaanku.


Naura! aku akan mendapatkan kamu kembali dengan cara apapun, sayang. Karena kau adalah milikku, lelaki itu telah merebut mu dariku.


Di mobil Naura tampak terpaku usai mendengar umpatan mantan suaminya kepada dirinya.


"Apakah aku sehina itu di matanya?" Apakah aku hanya pembantunya saja?" saat menjadi istrinya?" Kenapa harus bertemu dengannya malam ini, seakan ia terus membayangiku ke manapun aku pergi." Naura mulai menangis.


"Karena kamu masih menyimpannya di hatimu. Jika kamu merelakan dirinya, kamu tidak akan merasakan sesakit itu seperti saat ini." Sahut Tuan Reno.


"Untuk apa menyimpan lelaki menjijikkan itu, bahkan aku ingin menenggelamkannya ke laut agar di makan ikan hiu. Selama ini aku tidak pernah menemukan celah di dirinya hingga hari ini, ia sendiri memperlihatkan belangnya yang sangat nyata di depanku.


Dasar lelaki maniak!" Umpat Naura sambil menepis tubuhnya dari cengkraman masa lalu saat bersama dengan Dandy.


"Maniak...?"


Apakah dia menyiksamu saat melayaninya?"


"Untuk apa kamu ingin tahu?" Sesuatu yang ingin aku kubur. Aku bahkan menyesali hidupku karena pernah mengenal dirinya dan menikah dengannya."


"Naura!" Jawab aku!" Apakah dia pernah menyiksamu?"

__ADS_1


"Aku ingin pulang dan tidur." Tidak cukupkah penghinaan yang aku dapatkan dari dia malam ini?" Mengapa sekarang kamu malah ingin menghukum aku juga?"


"Naura ...!"


Baiklah, lain kali jika ada undangan lagi, aku akan akan memastikan terlebih dahulu daftar tamu yang datang.


Dan kalau ada dia termasuk di dalam daftar tamu, aku tidak akan memenuhi undangan serupa. Jika dia tetap ada, aku akan memilih untuk tidak hadir atau meminta tuan rumah untuk tidak mengundangnya." Ucap Tuan Reno yang makin terlihat cemburu.


"Apakah kamu lupa bahwa kamu pernah mengatakan tidak menginginkan barang bekas orang lain, bukankah aku juga termasuk barang bekas itu seperti mantan istrimu, Maya?"


Kenapa kamu tetap memilihku sekalipun kamu tahu aku hanya barang bekas tuan Dandy." Keluh Naura sedih.


"Dia mendapatkan kamu dengan cara terhormat bukan?" Lantas di mana kesalahanmu hingga aku harus menyimpulkan bahwa kamu adalah barang bekas miliknya.


Jika itu adalah Maya, dia hanya wanita murahan yang mencari kepuasan birahinya dengan selingkuh pada Dandy.


Tolong lupakan mereka atau rumah tangga kita akan berakhir karam karena terlalu mengulik lebih dalam masa lalu mantan pasangan kita." Tuan Reno merangkul lagi Naura yang sempat tersinggung dengan pertanyaannya.


Tuan Reno menyiapkan susu ibu hamil untuk istrinya. Membuka semua apapun yang melekat di tubuh Naura dan menggantinya dengan piyama tidur.


"Minumlah susunya sayang. Dan tidurlah. Lupakan apa yang terjadi malam ini!" Anggap saja malam ini adalah mimpi buruk dan sampai jumpa besok pagi dengan Naura ku yang baru. AKU MENCINTAIMU NAURA!"


Tuan Reno menarik selimutnya untuk menutupi tubuh mereka. Kakinya ditimpakan ke pinggul istrinya dan memeluk Naura yang sedang berada dalam dekapannya.


Tangan nakalnya membelai indah di antara dua bongkahan di bawah pinggul sang istri yang makin menonjol karena kehamilan Naura.


Begitu pula Naura, tangannya juga tidak mau diam menggapai benda kokoh di antara paha suami.


Tuan Reno tersenyum dan memejamkan matanya sambil menikmati sentuhan dengan pijatan lembut hingga ia harus ikut memasukkan jarinya di liang basah milik Naura hingga keduanya saling memberikan rangsangan masing-masing milik mereka sambil mendesis hingga melenguh menikmati sentuhan yang mampu menggetarkan tubuh mereka.


"Akhhhhkkk...mas Reno!" Ini terlalu enak sayang.


Bibir keduanya kembali bertautan hingga kembali mengembara lebih jauh untuk mendapatkan kepuasan lebih...

__ADS_1


__ADS_2