Cinta Di Balik Pengkhianatan

Cinta Di Balik Pengkhianatan
22. Gencarnya Media


__ADS_3

Di kamar hotel, tuan Dandy memegangi pipinya yang mulai membengkak karena bogeman mentah yang ia dapatkan dari Tuan Reno.


Maya yang baru menyelesaikan mandinya begitu kaget melihat sang wajah sang kekasih sudah babak belur.


"Sayang, mengapa kamu babak belur seperti ini?" apakah kamu habis dirampok?" Tanya Maya panik.


"Kau sungguh ingin tahu siapa yang melakukan ini padaku?"


Maya mengangguk cepat." Siapa mas Dandy?"


"Mantan suamimu?"


"Apa...?" Mas Reno?" Mana mungkin dia ada disini?" Tanya Maya tidak percaya.


"Kau tahu kenapa kamu sampai berantem?"


"Rupanya selama ini, mantan istriku Naura dan juga mantan suamimu Reno berselingkuh sebelum kita bertemu dan memutuskan untuk selingkuh." Ucap tuan Dandy memfitnah balik mantan pasangan mereka.


Maya terlihat diam karena ia sudah mengetahui cerita yang sebenarnya satu Minggu yang lalu sebelum mereka berlibur ke Bali.


Melihat kekasihnya hanya diam saja Dandy mulai curiga kalau Maya mengetahui sesuatu dan menyembunyikan darinya.


Sementara Maya tidak ingin Dandy mengetahui kalau sebentar lagi Naura dan mantan suaminya Reno akan menikah.


"Maya!" Apakah kamu mengetahui sesuatu?" Tanya Dandy yang mulai mencurigai diamnya Maya.


"Mengapa mas Dandy tidak sekalian saja menyebarkan perselingkuhan mantan pasangan kita agar publik mengetahui bukan kita yang melakukan perselingkuhan tapi pasangan kita yang sudah melakukan terlebih dahulu.


Dengan begitu, kita akan mendapatkan empati masyarakat karena mereka akan menghancurkan Naura dan sekaligus perusahaan mas Reno akan gulung tikar." Ucap Maya terlihat begitu puas karena Tuan Reno sudah berzina dengan Naura sebelum pernikahannya mereka tiba.


"Ini yang aku inginkan Tuan Reno yang terhormat. Selama ini kau selalu menghinaku dengan perempuan murahan dan ja"Lang, nah sekarang kamu sendiri menyicil bagaimana nikmatnya berzina." Ucap Maya tersenyum menyeringai seperti iblis.


Dandy menerima ide cemerlang Maya untuk menghancurkan Tuan Reno dengan menyebarkan berita perzinahan mereka.

__ADS_1


"Naura, sayang!" Kalau aku tidak mendapatkan kamu lagi jangan pernah panggil aku Dandy." Gumamnya membatin.


...----------------...


Ditengah malam, usai bercinta dengan istrinya, Tuan Reno mendapatkan pesan dari anak buahnya Raka.


Ia langsung bergegas keluar dari kamarnya untuk menghubungi lagi anak buahnya yang memintanya segera menghubungi balik.


"Hallo ada apa?" Tanya Tuan Reno sambil berbisik.


"Tuan!" Sepertinya ada yang menyebar gosip bahwa anda sedang melakukan perzinahan di hotel dengan mantan istri pejabat tuan Dandy.


Untuk lebih jelasnya, silahkan anda melihat sendiri situs itu Tuan Reno karena banyak sekali media yang menyudutkan kalian berdua dan berita ini berimbas pada nilai saham kita yang terus anjlok." Ucap Raka membuat Tuan Reno murka.


"Segera blokir semua situs yang ada. Bungkam media dengan berbagai cara hingga tiga bulan mendatang. Dan terakhir cari tahu siapa dalang dari semua kekacauan ini. Beri dia pelajaran setimpal dengan menuntutnya atas pencemaran nama baik." Ucap Tuan Reno lalu mengakhiri pembicaraannya dengan Raka.


Tuan Reno menghubungi manajer resort tempat ia menginap untuk tidak mengijinkan media mendatangi tempatnya menginap dan tidak diperbolehkan untuk menerima tamu lain karena ia menyewa tempat itu untuk tiga hari ke depan.


"Pasti ini ulah Dandy dan Maya yang ingin menjatuhkan reputasi ku. Batin Tuan Reno.


Ia pun bangun mencari pria itu keluar dengan lengerie tanpa pelapis baju kimono panjang.


"Mas Reno!" Panggilnya sambil mengucek matanya yang terlihat buram.


Tuan Reno nampak syok melihat istrinya berjalan keluar dengan lengerie tipis.


"Sial!" Naura bisa jadi tontonan tamu resort." Ucapnya sambil berlari mengejar wanitanya dan langsung mendorong tubuh Naura untuk segera masuk ke kamar mereka.


"Naura !" Kamu kira ini di rumahmu apa?" keluar seenaknya dengan baju seperti ini." ucap Tuan Reno lalu menutup pintunya dengan cepat.


"Lagian mas Reno ke mana?" Tadi Naura ingin peluk nggak ada mas Reno." Ucap Naura yang masih setengah ngantuk lalu menjatuhkan lagi tubuhnya ke atas kasur hingga lengerie nya tersingkap memamerkan lagi belahan merekah dibawah perut istrinya yang sedang menantangnya untuk mereguk lagi kenikmatan surga duniawi.


...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...

__ADS_1


Keesokan paginya, Tuan Reno ditelepon oleh nyonya Nunung untuk mengkonfirmasikan berita media yang simpang siur yang mereka baca.


"Reno!" Apakah benar yang dikatakan media bahwa kamu dan Naura saat sedang berlibur bersama dan melakukan perbuatan zinah?"


"Mami kami sudah menikah secara agama dan itu sudah sah. Aku tidak bisa menunggu tiga bulan untuk menyentuh Naura.


Kami berdua bukan perawan dan perjaka yang bisa menahan diri untuk menunggu momen bahagia itu.


Makanya pulang dari dari Jakarta, Reno meminta pada ayah mertua untuk segera menikahkan kami.


Jadi biarkan saja berita itu viral di seantero negeri karena kami melakukannya direstui Allah dan keluarga." Ucap Tuan Reno membuat maminya menarik nafas lega.


"Dasar anak nakal!" Kenapa kamu tidak sabar sebentar saja, bagaimana kalau Naura tiba-tiba hamil dan gaun pengantinnya malah terlihat sempit?"


"Bisa diukur ulang mami, itu saja ko repot." Ucap Tuan Reno santai.


"Astaga anak ini!" Selalu saja menggampangkan masalah." Gerutu nyonya Nunung tapi hatinya merasa bahagia karena putranya sudah menghalalkan putrinya pak Indarto.


Sementara itu Tuan Reno menemui Raka yang sedang menyelesaikan masalahnya namun berita baru dari sumber yang tak dikenal masih menyudutkan Naura sebagai pelakor dalam hal ini.


Naura yang baru menyelesaikan mandinya membuka ponselnya yang masih di cass dari semalam.


Ketika membuka ponselnya, betapa terkejutnya Naura saat namanya menjadi tranding topik pagi itu di setiap situs yang ada.


"Kenapa mereka jahat sekali menghinaku seperti ini?" Untung sudah menikah, coba kalau perbuatanku sama dengan pelakor Maya itu, bagaimana jadinya aku, mungkin dihujat diriku tanpa ampun.


"Terserah kalian berpikir apa tentangku, yang jelas aku bersih dari tuduhan murahan yang kalian layangkan kepadaku. Dasar netizen senangnya menghujat orang lain, dosanya sendiri tidak dipikirin." Ucap Naura lalu mengganti jubah mandinya dengan baju santai karena ingin sarapan pagi.


Tuan Reno yang baru datang melihat istrinya sudah cantik dengan dress bermotif Bali dengan rambut yang dibiarkan tergerai tanpa polesan make-up pada wajahnya.


"Kamu sangat segar pagi ini sayang." Ucap Tuan Reno yang sudah memeluk Naura dari belakang dan mencium bau harum parfum lembut yang digunakan Naura membuatnya merasa nyaman berada lama dileher istrinya.


"Mas Reno!" Naura belum sarapan lho!" Jangan mulai lagi." Keluh Naura makin manja.

__ADS_1


"Siapa suruh kamu terlalu cantik sayang. Aku tidak tahan melihatnya. Ini saja sudah bangun." Ucap Tuan Reno sambil menarik tangan istrinya untuk memegang miliknya.


"Mas Reno!" Teriakan protes itu tidak mengubah apapun karena Tuan Reno mulai melancarkan lagi aksi nakalnya pada tubuh sang istri dan Naura menurutinya.


__ADS_2