Cinta Di Balik Pengkhianatan

Cinta Di Balik Pengkhianatan
26. Les Privat Kepribadian


__ADS_3

Naura diperkenalkan pada seorang Guru yang mengajarkan tentang pengenalan kepribadian dan masih kelas lainnya yang akan diikuti oleh Naura seperti mengikuti kelas table manner dan kelas Erika.


Pagi itu Naura menerima ilmu dasar untuk membentuk kepribadiannya yang liar menjadi lebih baik.


Miss Ika yang akan memperkenalkan lima hal yang terkait dengan kepribadian.


"Miss Ika!" Ini menantuku Naura dan Naura, ini Miss Ika yang akan mendampingi kamu selama belajar seluk beluk dengan dunia wanita." Ucap nyonya Nunung.


Keduanya bersalaman dan menyebutkan nama mereka masing-masing.


"Naura mami tidak bisa menemanimu belajar sayang. Ada urusan penting yang harus mami kerjakan. Miss Ika, aku titip menantu ku padamu. Buat dia menjadi wanita hebat!" Seru nyonya Nunung lalu meninggalkan keduanya.


"Makasih mami!" Naura memeluk maminya.


"Apakah kita bisa mulai nona Naura?" Tanya Miss Ika.


"Oh iya, silahkan Miss Ika!"


Miss Ika mulai pelajaran dengan memperkenalkan lima unsur kepribadian yang harus di pelajari oleh Naura.


"Nona!"


"Panggil saja namaku Naura!" Jangan ada embel-embel nona!" Pinta Naura diangguki oleh Miss Ika.


"Baiklah Naura!" Sekarang kamu harus perhatikan dan menyimak pelajaran yang akan saya berikan tentang pembentukan kepribadian.


Ada lima langkah yang harus kamu ketahui tentang ini yaitu;


Hargai diri sendiri, belajar mempunyai prinsip yang kuat, kenali dan kendalikan diri, perbaiki masa lalu dan terakhir jangan berhenti untuk terus belajar.


Nah, kita mulai dengan hal yang pertama dengan kita mulai menghargai diri sendiri.


Hargai Diri Sendiri


Banyak orang dewasa yang kemudian tumbuh menjadi personal yang kurang baik dari segi kepribadian dan karakternya disebabkan karena dia merasa kecewa dengan dirinya sendiri.


Kekecewaan tersebut bisa berasal dari keinginan dan cita-cita yang tidak terwujud, kurang menerima kondisi diri sendiri dan masih banyak lagi.

__ADS_1


Sekarang saatnya kamu menghargai diri sendiri sebagai sebuah cara membentuk karakter yang baik. Terima kekurangan diri sebagai bentuk kelebihan yang tidak dimiliki oleh orang lain.


Sadari bahwa diri kamu memiliki keterbatasan sehingga tidak selalu harus menjadi sempurna. Hargai kegagalan sebagai sebuah jalan menuju kesuksesan di lain waktu." Ucap nyonya Ika.


"Wah pantesan Miss Ika, aku menjadi hancur begini karena aku pingin sesuatu, maksudku ingin mewujudkan cita-citaku sebagai guru tapi aku tidak tahu untuk mewujudkannya karena kemiskinan ku." Ucap Naura polos.


"Apakah karena itu aku menjadi mudah temperamen?" Tanya Naura.


"Mungkin saja Naura tapi setelah belajar ini kamu akan berubah. Sekarang kita kembali lagi ke unsur kepribadian yang ke dua, yaitu belajar mempunyai prinsip yang kuat.


Orang yang disebut memiliki kepribadian yang baik adalah mereka yang berkarakter kuat. Itu bisa diartikan sebagai seseorang yang tidak mudah dipengaruhi oleh orang lain karena memiliki prinsip yang kuat.


Prinsip yang dimaksud tentu saja adalah sesuatu yang sifatnya positif dan membangun diri pribadi kamu.


Mulailah dari sekarang untuk selalu belajar dan memahami apa saja yang boleh dilakukan dan apa yang terlarang untuk kamu.


Misalnya, seseorang mengajakmu untuk bergunjing, memusuhi orang lain, mendatangi tempat-tempat maksiat atau mempengaruhi rumah tanggamu dengan cara kamu mudah tersulut emosi saat ada yang mengatakan suamimu selingkuh dan kamu langsung melabraknya tanpa mengkonfirmasinya terlebih dahulu dengan pasangan.


Nah, kamu harus memegang prinsip tersebut dengan kuat agar tidak mudah terpengaruh oleh orang-orang dan lingkungan yang sering mengajarkan hal buruk kepadamu.


Pelajari norma yang berlaku di dalam masyarakat dan bagaimana kamu harus bersikap agar kamu tahu bagaimana cara membentuk kepribadian yang baik tersebut." Imbuh Miss Ika.


Jika ada yang memberitahumu tentang perselingkuhannya, apa harus mempertahankan prinsip bodoh itu?" Naura tidak terima dengan poin yang kedua yang merugikan dirinya.


"Mungkin saja kamu bisa diam-diam menyelidikinya tanpa harus memperlihatkan ke sahabatmu bagaimana syok yang kamu rasakan saat mengetahui dari mulutnya, bersikaplah tenang seakan kamu tidak terpengaruh dengan bisikannya agar dia tidak berhasil memprovokasi dirimu." Timpal Miss Ika.


Naura terlihat paham dengan apa yang disampaikan oleh Miss Ika sambil mengangguk -angguk kecil sebagai tanda mengerti.


"Apakah kita lanjutkan Naura ?"


"Hmm!"


Sekarang poin ketiga yaitu kenali dan kendalikan diri.


Cara yang ketiga ini adalah kenali bagaimana diri kamu yang sebenarnya, apa yang kamu sukai, apa yang membuatmu semangat belajar dan sebagainya.


Hal tersebut berlaku juga sebaliknya yaitu hal-hal apa saja yang membuat kamu merasa tidak nyaman, malu dan tidak percaya diri terutama di depan orang lain.

__ADS_1


Setelah mengetahui dan mengenali diri kamu sendiri dengan baik maka kamu akan lebih mudah mengendalikan perasaan-perasaan negatif seperti rasa malu, tidak pede dan sebagainya.


Kendalikan dan alihkan perasaan negatif tersebut pada kegiatan yang kamu sukai dan bermanfaat misalnya memasak, menanam pohon atau bunga, menghadiri pengajian, berkumpul dengan orang sholeh dan mungkin juga menjadi seorang penulis, karena itu akan membentuk kepribadianmu lebih matang dan dewasa dalam berpikir."


"Ko Miss Ika tahu aku suka memasak. Nanti aku buatkan masakan buat miss Ika." Ucap Naura sambil tersipu malu.


"Benarkah?" Aku tunggu janjinya ya Naura." Sahut Miss Ika. Nah, sekarang kita masuk poin yang ke empat yaitu perbaiki masa lalu dan ini yang terpenting untuk menata masa depan.


Jika kita ingin memiliki masa depan penuh kebahagiaan, maka kita harus perbaiki masa lalu.


Salah satu cara membentuk karakter yang baik adalah menerima dan memaafkan semua yang kurang baik pada diri kamu di masa lalu.


Semua orang pernah membuat kesalahan dan berhak mendapatkan kesempatan kedua. Lakukan yang terbaik untuk masa depan kamu dengan tidak mengulangi kesalahan yang sama di masa lalu." Ujar Miss Ika.


Sampai di poin yang keempat Naura tercenung mengingat kegagalan rumah tangganya yang pertama karena ulahnya sendiri atas banyak kekurangan dalam dirinya.


Siapa yang menyangka kekurangan itu akan membawa keberkahan dalam hidupnya dengan dipertemukan dengan Tuan Reno, suami masa depannya saat ini.


"Miss Ika!" Apakah seorang istri itu harus belajar banyak hal sesuai yang diinginkannya?" Tanya Naura lirih.


"Menjadi seorang istri tidak gampang karena ia harus belajar menyenangkan suaminya melalui matanya yaitu saat memandang mu menyejukkan hatinya dengan cara kamu sudah tampil rapi dan cantik sebelum suamimu tiba dirumah dan menyambutnya dengan senyummu yang paling menawan.


Yang kedua menyenangkan perutnya, pasti kamu jagonya karena kamu pintar memasak dan yang terakhir melayaninya diranjang dengan memberikan servis terbaik untuk memuaskannya. Jika ketiga hal itu kamu kuasai dia tidak akan berpaling pada wanita lain karena kebutuhannya sudah kamu penuhi semua kecuali suami yang doyan selingkuh." Ucap Miss Ika penuh penekanan pada kalimatnya.


Naura merasa banyak pencerahan yang ia dapatkan dari Miss Ika di pelajaran pertamanya ini.


"Dan yang terakhir sesi pelajaran pertama kita hari ini adalah Jangan pernah berhenti belajar.


Kepribadian seseorang bisa berubah seiring berjalannya waktu ketika dia berhenti belajar tentang hal-hal baik dalam kehidupan.


Oleh sebab itu agar kamu bisa selalu menjaga kepribadian baik dalam diri teruslah belajar tentang kebaikan yang ada di dalam kehidupan ini.


"Gali potensi dalam dirimu dengan menempuh pendidikan tinggi yang kamu minati, belajar agama sebagai bekal kamu menjadi madrasah pertama untuk mendidik anak-anakmu sebelum mereka sekolah dan yang terakhir banyak mempelajari hal-hal yang berkaitan dengan kehidupanmu dengan begitu kecantikan mu akan bernilai dengan intelektual yang berimbang yang ada dalam dirimu." Ucap Miss Ika menutupi pelajaran pertamanya hari ini pada Naura.


"Terimakasih Miss Ika!" Aku akan pelajari apapun yang menunjang kehidupanku agar bermanfaat untuk rumah tanggaku." Ucap Naura.


Naura menyiapkan beberapa cemilan untuk Miss Ika yang sudah dibuatnya.

__ADS_1


Keduanya saling ngobrol dengan bertukar pikiran sekitar masalah rumah tangga.


Tidak lama berselang Tuan Reno pulang dan Miss Ika segera pamit pada pasangan ini.


__ADS_2