CINTA SUAMI PSIKOPAT

CINTA SUAMI PSIKOPAT
Senyum Kecut Dari Riko


__ADS_3

Mobil mewah yang di membawa Rini dan istrinya sudah di dropship kampus, saat istrinya hendak memberikan salam. tapi Riko lagi-lagi menghempaskan tangan nya, akan tetapi perlakuan kasar itu dibalas senyuman manis dari istrinya.


Ririn berlalu setengah berlari menuju ruang ujian, di depan pintu Ririn langsung dicegat oleh sahabat nya yaitu Sarah.


"Ririn.....


handphone Ku sama sekali tidak bisa di gunakan, layarnya biru dan seperti tampilan lebah.


Itu terjadi ketika aku mencoba menghubungi mu, dan tiba-tiba saja handphone berubah seketika."


"kita masuk dulu, setelah selesai ujian baru kita bahas."


"bibir mu kenapa Rin?"


"masih kelihatan ya? padahal sudah ku tutupi, kepentok ke shower kemarin."


"masuk yuk."


Tidak berapa ujian akhir semester di mulai, dan pengawas hanya duduk di kursi. karena memang ini adalah ujian teori open book. (mahasiswa di perbolehkan membuka buku catatan ataupun buku diktat perkuliahan saat ujian berlangsung, karena sifat dari ujian menuntun mahasiswa menganalisis suatu permasalahan secara kritis).


"Bastian....


Ngapain melihat Ririn seperti itu? jika punya urusan dengan Ririn, nanti selesai ujian."


Dosen pengawas menegur Bastian, karena perhatian nya tertuju kepada Ririn seorang.


Waktu berlalu tanpa terasa, 45 menit sudah berlalu. dosen pengawas memberikan aba-aba kalau sisa waktu tinggal 10 menit lagi.


Seluruh mahasiswa di suruh mengumpulkan kertas jawaban beserta beserta lembar pertanyaan, karena waktu ujian sudah habis.


Dosen pengawas kedua sudah tiba, kali ini semua tas serta buku-buku dan apapun kecuali pulpen. harus di kumpulkan ke depan.


"Rin...


Aku mau ngomong sama mu?"


"kalau mau ngobrol silahkan keluar, jangan ganggu teman-teman mu yang lain."


Ibu dosen pengawas lagi-lagi menegur Bastian, sehingga Sarah menarik tangan Ririn untuk duduk kembali ke kursinya.


Ujian kedua sudah selesai, tiba saatnya ujian ketiga. dan perlakuan tetap sama dengan ujian ke-dua.


Selesai ujian ke-dua lanjut ke ujian ketiga, yang akhirnya untuk ujian teori selesai. dan akan di lanjutkan dengan ujian praktek di laboratorium komputer Animasi.


Mata kuliah semester akhir tingkat akhir hanya tinggal tiga mata kuliah utama, selebihnya adalah sosialisasi dan proposal skripsi.


Tiga jam 30 menit waktu ujian praktek, akhirnya selesai juga. para mahasiswa akhirnya bisa bernapas lega, dan selanjutnya adalah skripsi bagi mahasiswa yang judulnya sudah di ACC.

__ADS_1


Ririn berjalan beriringan bersama Sarah, dan Bastian menuju kantin kampus. tapi belum juga sampai, Ririn sudah di datangi oleh pak Deden supir pribadinya dan juga Dian dari SUCI ADVERTISING.


"mbak Ririn sudah selesai ujian?"


"sudah mbak Dian." jawab Ririn dengan singkat.


"mari ikut saya ke kantor mbak?"


Ririn langsung di giring oleh Dian dan pak Deden untuk segera berangkat ke kantor, Dian dari SUCI ADVERTISING. duduk bersebelahan dengan Ririn.


"mbak Ririn, ini gede juga fee ya mbak, ngak nyangka fee nya sebesar ini. tapi bagaimana dengan modelnya mbak, saya belum....


"tenang mbak Ririn, semua sudah di atur. mbak tinggal menjalankan saja."


"baik, tapi saya bertemu dengan suami ku sebelum melaksanakan semua ini."


"tunggu sebentar ya mbak."


Dian seketika mengeluarkan handphone dan menghubungi seseorang, tidak berapa kemudian Dian tersenyum lalu mengakhiri hubungan komunikasi seluler nya.


"tadi saya menghubungi pak Asep asisten nya Bapak, katanya mbak Ririn bisa bertemu dengan bapak, kapanpun dan di mana pun. mbak tinggal nelpon atau mengirim pesan WhatsApp kepada bapak.


Oh iya, saya panggil mbak ngak apa-apa ya, karena mbak Ririn masih sangat muda sekali dan sangat cantik.


kalau memanggil dengan panggilan ibu, agak gimana gitu."


Dian hanya tersenyum menanggapi perkataan dari Ririn.


"oh iya, aku benar-benar salut dengan mbak Ririn. tim kami tiga hari mengerjakan demo proyek iklan itu.


Tapi mbak Ririn hanya hitungan menit mampu memikat brand ternama itu."


"biasa lah mbak, aku butuh waktu seminggu untuk membuat demo iklan itu.


Sebenarnya itu dulu tugas dari kampus mbak, jadi iklan itu gabungan dari animasi dan juga video. karena keterbatasan bajet, akhir video tidak terlalu bagus.


karena tas yang Ririn promosi kan hanya seharga 45 ribu Rupiah."


"waouuuuu juga mbak Ririn, tapi akhir video menurutku bagus, tas tersebut seolah-olah sangat mahal."


"hahahaha hahahaha hahahaha hahahaha hahahaha hahahaha hahahaha hahahaha


mbak Dian ada-ada aja."


Karena ngobrol dengan seru, tanpa terasa mereka sudah tiba di kantor pusat yang sekaligus menjadi kantor SUCI ADVERTISING.


Dian langsung mengarahkan Ririn ke ruangan suaminya, seketika Ririn berdecak kagum akan kemewahan ruangan milik CEO dari Adijaya group yang tidak lain adalah Riko suami nya.

__ADS_1


"mewah juga kantor mas ya."


Riko hanya menanggapi perkataan istrinya dengan senyum kecut, tapi Ririn membalasnya dengan senyuman.


"mau ngapain lagi? kurang besar fee nya?"


"ngak mas, Ririn menemui mas disini untuk meminta kepada mas agar handphone kedua temanku di aktifkan kembali.


Itu ulah mas kan? yang mensabotase handphone kedua temanku itu?


Ririn ngak mau tahu, mas harus mengaktifkan nya kembali. karena hal itu tidak ada di perjanjian pra nikah kita


Teman-teman Ririn ngak ada hubungannya dengan pernikahan kita ini."


"iya bawel."


Hanya itu jawaban dari suami Ririn yang terlihat kesal atas protes dari istrinya sendiri.


"ibu tahu dari mana kalau itu...."


"pak Asep.....


itulah lebah adalah simbol dari Adijaya group, pokoknya saya ngak mau tahu ya. handphone kedua temanku di harus di aktifkan dan saya mintak ganti rugi atas perlakuan kalian terhadap kedua temanku."


haaaaaaaa.......


Riko menghela napas panjang, dan menoleh ke arah Asep asisten nya.


Asep kemudian menelepon seseorang dari telpon genggamnya.


"lima belas detik dari sekarang handphone dari kedua teman ibu akan segera aktif kembali, dan untuk ganti ruginya akan segera di berikan kepada ibu."


'tok... tok...


Pintu di ketuk dan Asep segera membuka pintu itu, terlihat Dian bersama dua wanita muda datang membawa 3 manekin dengan pakaian yang terlihat war.


"Mohon maaf Pak karena menggangu waktu bapak bersama mbak Ririn.


Begini pak, Pihak pak Rian begitu tertarik dengan demo iklan yang di persentase oleh mbak Ririn.


Pak Rian juga menambahkan iklim atau lebih tepatnya menyelipkan pakaian ini di sesi modelnya.


Tapi pak Rian ingin mbak Ririn yang mengenakan ketika pakaian ini, dan model yang lain sudah ada di studio pak.


draft Kontrak nya sudah di revisi, untuk kebutuhan iklan ini pak."


Wanita muda yang bersama Dian memberikan draft Kontrak kepada Riko, dan seketika Riko tersenyum saat membaca isi dari draft kontrak tersebut.

__ADS_1


__ADS_2