CINTA SUAMI PSIKOPAT

CINTA SUAMI PSIKOPAT
Permasalahan Dari Keluarga Bagas.


__ADS_3

Diana langsung menghampiri mereka berdua yang masih berpelukan, dengan rasa canggung Diana menepuk pundak pak Imron.


"ibu dan pak Imron, maaf sekali ya. untuk kangen-kangenan nanti aja. kita bahas dulu masalah ini, biar cepat kelar, kasihan adik-adik yang tertunda sidang skripsinya."


Bu Lita dan pak Imron langsung melepaskan pelukannya dan mereka berdua menyeka air matanya masing-masing. lalu berdiri tegap menghadap mahasiswa yang bermasalah tersebut.


"mbak Diana, ini semua teman-teman Ririn yang sama nasibnya dengan Ririn. kami semua yang ada disini di jegal skripsinya."


"Ririn tenang aja ya, mbak sudah paham akan semua ini. sekarang mbak ingin mendengarkan keluhan dari yang lainnya, biar sama-sama kita melangkah untuk meraih kemenangan. di awali dari Ririn aja dulu ya."


"baik mbak.....


Skrip Ririn sudah di ACC dan telah di jilid rapi, Ririn hanya menunggu jadwal sidang skripsi dari Bu Lita selaku pembimbing utama Ririn.


Tapi tiba-tiba saja Bu Lita mengabari, kalau Ririn tidak bisa melanjutkan sidang skripsi. benar-benar luar biasa mbak Diana."


"okey.....


Sekarang apa permasalahan sehingga skripsi Ririn di jegal?"


"setelah memberikan skripsi yang terjilid rapi ke Bu Lita, lalu Ririn bertemu dengan Bagas dan mama Nya.


Oh iya, Ririn merekam semua pembicaraan kami tadi. ini rekamannya mbak."


Ririn memberikan rekaman tersebut, lalu Diana dan rekan-rekannya terlihat mencatat sesuatu di bukunya.


"apa? mahar....


benar-benar gila itu bocah, masa memberikan mahar tanpa persetujuan dari yang mau dinikahi?"


"begitu juga dengan Vega mbak? dulu Bagas memberikan mahar ke Papa tanpa sepengetahuan Vega, iya jelas dong Vega tolak, karena si Bagas itu pria berengsek.


Papa ku di pecat dari kerjaan nya, Papa kerja atau ngak kerja sebenarnya ngak ada bedanya mbak, toh juga Vega dan adik-adik dibiayai oleh mama dari jualan sayuran di pasar.


Makanya kami ngak keberatan kalau papa di penjara karena telah menilap mahar dari Bagas, tapi imbasnya skripsi Vega di jegal mbak."


Ujar Vega yang menjelaskan permasalahan Nya, begitu juga dengan empat mahasiswi yang menceritakan nasib nya.


ternyata mereka adalah mantan pacar dari Bagas, dan yang paling sedihnya lagi adalah karena kelima gadis itu menolak berhubungan suami-istri dengan Bagas dan alhasil skripsi mereka yang menjadi korban.


Dua dari tujuh orang mahasiswa tersebut adalah sepupu dari Vega, yang menghajar Bagas karena mempermainkan Vega, mereka tidak terima kalau Vega di permainkan harga dirinya oleh Bagas.


Itulah sebabnya skripsi mereka berdua di jegal.

__ADS_1


Demikian juga hal dengan 5 orang mahasiswa tersebut, mereka membela harga diri dari sepupu nya yang hampir dilecehkan oleh Bagas.


Nasib mereka juga sama dengan nasib sepupu Vega, karena mereka membela kehormatan saudara sepupu perempuan Nya, alhasil skripsi mereka di jegal.


Miris teramat miris, urusan pribadi bisa menjadi urusan politik. hanya karena sakit hati sang pemilik harta dan kekuasaan, orang lain yang menjadi korban.


"mbak Diana kenapa nangis? kan kami yang mempunyai masalah."


Ucap Ririn lalu memeluk Diana yang menangis.


"ngak apa-apa, ntar mbak cerita ya. sekarang kita bahas dulu masalah kalian."


Setelah Diana agak tenang, Ririn kemudian duduk disebelah Vega seperti posisi duduknya barusan.


Lalu Imron pun berdiri seraya menatap satu persatu dari mahasiswa/i yang bermasalah itu.


"baik adek-adek kami akan membantu kalian, jangan karena punya uang dan kuasa mereka semena-mena terhadap orang lain.


Sekarang kalian kumpulkan satu salinan skripsi serta photo copy identitas kalian, dan tandatangani kuasa ini."


"pak Imron, kami semua yang ada disini hanya memberikan sedikit uang...."


"tidak perlu dek, ini gratis untuk kalian semua. jika ada teman-teman yang lain mengalami seperti ini bawa kemari, biar angkat secara bersama-sama."


Ucap sepupu dari Vega, begitu juga dengan sepupu dari tiga mahasiswi itu.


Benar-benar diluar dugaan, jumlah mahasiswa/i yang bermasalah semakin banyak. kini totalnya sudah mencapai tiga puluh satu orang.


Satu persatu mereka menandatangani kuasa, lalu memberikan salinan skripsi dari mereka masing-masing beserta dengan identitas diri.


Setelah mendapat segala sesuatu di butuhkan, ke tiga pengacara tersebut langsung berangkat ke kantor polisi untuk membuat pengaduan.


Sementara Diana dan Ririn berangkat bersama menuju kantor SUCI ADVERTISING.


"mbak Diana kenapa menangis? ada masalah apa mbak?"


Di dalam mobil yang melaju dengan kecepatan sedang, Ririn bertanya kepada Diana.


Ririn masih penasaran terhadap Diana yang menangis saat Ririn dan Vega menceritakan permasalahan di ruangan Bu Lita.


"Siren nama adik mbak, dan Dia sudah jadi almarhumah.


Bagas mempunyai sepupu laki-laki yang bernama Abian, dan mereka berdua pacaran karena satu kelas di kampus kalian itu.

__ADS_1


Suatu ketika Siren pulang ke rumah dalam keadaan menangis, kami usut dan ternyata Siren diperkosa oleh Abian.


Abian sudah menjegal skripsi Siren, jika skripsinya bisa lulus maka Siren harus mau tidur dengannya.


Siren menolaknya tapi alhasil Abian memperkosanya, itu dilakukan di belakang kampus saat sore hari."


"lalu dimana Abian sekarang?"


Kemudian Ririn bertanya kepada Diana, dan terlihat dia menyeka air matanya.


"rumah sakit jiwa, awalnya karena overdosis obat terlarang. awalnya itu adalah alasan supaya dia tidak mendapatkan hukuman, tapi pada akhirnya dia menjadi gila."


"Abian....."


Ucap Ririn tiba-tiba yang seolah-olah pernah mendengarnya, tapi Diana tersenyum ketika Ririn menyebut Abian.


Lalu Ririn pun tersenyum juga, sepertinya dia mengetahui suatu hal tentang Abian.


"kenapa Rin? kok senyum?"


Ririn menoleh Diana dan semakin tersenyum lebar menanggapi pertanyaan dari Diana.


"Abian bukan overdosis mbak, tapi karena Ririn memukul batang lehernya dan membuat nya gila."


"loh kok bisa?"


Senyuman dari Ririn kini berubah menjadi raut wajah yang kesal.


"iya...


Abian itu senior kami, lebih tepatnya mahasiswa abadi. saat perkemahan mahasiswa baru, Abian berusaha memperkosa Ririn.


Tapi sebelum dia melakukannya, batang leher dan kepala nya sudah Ririn hantam menggunakan kayu hingga dia terkapar dan bersimbah darah.


Hal itu tidak ada yang tahu, karena sebelumnya Abian sudah memperkosa teman Ririn dan meninggalkan di tempat karena pendarahan."


"terimakasih."


Ujar Diana lalu tersenyum, Diana terlihat puas akan penurunan dari Ririn.


"pria brengsek itu serta keluarganya pantas mendapatkan Nya."


Diana kemudian menoleh Ririn, kini dia malah kaget karena Ririn menyebut keluarga Abian.

__ADS_1


Diana merasa aneh akan ekspresi dari Ririn saat menyebutkan keluarga Abian.


__ADS_2