CINTA SUAMI PSIKOPAT

CINTA SUAMI PSIKOPAT
Godaan Ririn untuk Suaminya


__ADS_3

Setelah membayar bill makanan dan minuman yang di pesan nya, Ririn keluar dari cafe itu dan langsung menuju parkiran bersama bodyguard Nya.


Tidak berapa lama mobil yang di kendarai oleh Ririn melaju dengan kecepatan sedang, karena jalanan ramai.


Akhirnya sampai juga di rumah, dan ternyata Riko suami nya serta Asep, sudah menunggu kehadiran Ririn.


Riko langsung meraih tangan istrinya, lalu menggandeng tangannya dengan lembut. mereka bertiga masuk ke ruangan privat itu.


"keren habis mbak Ririn, ini benar-benar luar biasa. dokumen ini yang kami cari selama ini, dengan ini semua kita bisa menghancurkan mereka secara perlahan."


Ucap Asep dengan begitu semangat seraya memegang data-data yang di terima dan sudah di print out.


Mereka bertiga saling bertatapan, seolah-olah ada rahasia dibalik ini.


"sayang, kenapa kamu berpikiran untuk meminta ini semua dari Papa mu?"


Air mata Ririn langsung terurai di pipinya, dan air mata itu di hapus oleh suaminya.


"sejak kelas 1 SMP, Ririn sudah memergoki Papa selingkuh dengan perempuan lain. ketika sikap Papa pertanyaan kan, alasannya membuat hatiku sakit dan teriris.


Mama tidak lagi secantik dulu lagi, dulu Papa begitu mengagumi kecantikan mama. seksi, kulit mulus dan bentuk tubuh yang sempurna. mama yang seorang pramugari di maskapai penerbangan yang elit.


Membuat mama harus benar-benar menjaga penampilan nya, tenaga, waktu dan tentunya uang untuk tetap menjadi cantik.


Papa menyuruh mama untuk berhenti menjadi pramugari, karena Papa tidak ingin kalau mama bertegur sapa dengan laki-laki lain ketika bertugas.


sebagai istri, mama menuruti keinginan Papa, kemudian lahir Ririn dan bentuk tubuh mama sudah mulai berubah tidak seindah dulu lagi.


Sejak saat itu sikap Papa juga berubah, menjadi kasar dan selalu lama pulang. hanya sembilan bulan pernikahan, Papa menafkahi keluarga.


Sisanya mengandalkan uang tabungan mama, tabungan semakin menipis begitu dengan semua perhiasan sudah mulai ludes.


Mama memutar otak agar bisa mendapatkan tambahan, agar dapur tetap ngepul. bersama almarhumah nenek, untuk membuat donar dan peyek.


Hasil penjualannya lumayan untuk menambah biaya belanja, dan tentunya mama tidak melakukan perawatan tubuh.


Boro-boro merawat kecantikan, makan aja sudah syukur.


Tapi Papa tidak paham itu, hanya bisa menuntut mama untuk tetap cantik seperti sediakala.


Kalau mau istrinya cantik, berikan nafkah lebih. jika dapur sudah terpenuhi maka kaum perempuan juga akan mau membeli produk kecantikan.

__ADS_1


Sebenarnya itu hanya alasan Papa untuk tetap memojokkan mama, agar merasa benar ketiak berselingkuh.


Ririn menginginkan Papa merasakan apa yang di rasakan oleh mama, bagaimana rasanya kwatir untuk bisa mendapatkan makanan untuk besok.


Ririn juga menginginkan anak-anak Papa yang merasakan apa yang Ririn dan Adit rasakan, di tampar, di acuhkan dan tidak dianggap.


Biar sama-sama merasakan betapa pahitnya punya Papa yang tidak bertanggungjawab."


Mereka bertiga dengan kompak menghela napas panjang, seolah-olah kisah kelam yang diceritakan oleh Ririn, seperti di rasakan oleh Riko dan Asep.


Saling bertatapan mata lalu tertawa bersama, dan kemudian saling menolah dan tertawa lagi.


Seperti seseorang yang menertawakan penderitaan, dan itu dilakukan secara bersamaan.


Apakah Riko dan Asep merasakan hal yang sama seperti yang dirasakan oleh Ririn?.***


Pagi hari yang cerah, Ririn sudah bangun terlebih dahulu dan sudah selesai mandi, lalu mengenakan pakaian seksi.


"mas.... bangun mas Riko, bangun mas."


Dengan nada suara yang agak manja, Ririn membangunkan Riko yang masih tidur di sofa.


Perlahan Riko membuka ke-dua matanya, lalu melihat istrinya yang berpose di hadapannya, tingkah dari istrinya membuat Riko tersenyum.


"sayang.... sayang....


Sabar sayang, kita tunggu dulu sampai mas bisa mengingat masa lalu Ku yang terlupakan, kamu harus menemani mas untuk berkonsultasi lagi dengan Profesor David.


Entah apa yang dalam benak mas ini, semakin lama. mas semakin menyukaimu, tapi mas ngak mau ada terluka diantara kita berdua."


"iya mas, kalau begitu mas mandi ya. atau mau Ririn mandikan?"


"ngak perlu sayang, ntar aja kalau semuanya sudah tenang. biar kita bisa mandi bareng dan menikmati cinta kita berdua."


Setelah mengatakan demikian, Riko akhirnya menggendong istrinya lalu mendudukkan nya di pinggir ranjang.


Riko sudah keluar dari kamar mandi, dan dia terkesima melihat penampilan Ririn yang sangat cantik dengan pakaian yang baru.


Riko yang masih berdiri dan hanya mengenakan handuk di pinggangnya, lalu didekati oleh Istrinya.


"kenapa mas? suka ya?

__ADS_1


Kalau mas mau, silahkan di petik. Ririn siap kok dan sangat siap."


"kamu sangat cantik, tapi harus sabar ya. itu semua karena mas sangat menyukai mu."


Ririn tidak memaksa dan membantu suaminya untuk berpakaian, berkali-kali Ririn memegang senjata yang disembunyikan Riko dibalik celananya.


Untuk menghindari nafsu terhadap istrinya, Riko dengan sigapnya memakai ****** ***** berikutnya celana dan berpakaian lengkap.


Selesai sarapan Riko dan Istrinya pamit kepada mamanya Ririn, lalu berangkat bersama.


Pengawal tetap stay di rumah dan hanya tiga orang yang ikut bersama mereka.


drrrt.... drrrt... drrrt.....


Handphone milik Ririn bergetar ternyata itu adalah pesan masuk dari Diana, yang memberitahu tentang laporan nya terhadap rektor kampus yang menjegal skripsi nya dan beberapa temannya.


"seharusnya Ririn dan teman-teman sudah bisa sidang skripsi, tapi gara-gara Bagas si brengsek itu. semuanya jadi tertunda."


"tenang aja sayang, mereka harus membayar akan apa yang telah mereka perbuat."


Riko berusaha menenangkan istrinya, lalu lengan kanan Riko menjadi tempat bersandar Ririn.


"tadi malam Ririn bermimpi mas, dalam mimpiku itu tepat berada di gudang kosong. lalu mas berkata.


'tenang kita berdua sudah aman, aku akan melindungi Mu dari semua kejahatan ini '


Lalu kita berdua dengan bersusah payah agar mas berdiri dan naik ke grobak.


Tapi saat di mimpi Ririn, mas Riko seperti meletakkan suatu benda ke dalam grobak. dan Ririn ngak tahu apa itu, karena Ririn berusaha keras menarik gerobak itu."


"menaruh sesuatu di grobak, mas mimpiin hal yang sama."


Karena mimpi mereka berdua bersamaan, akhirnya mereka berdua sepakat untuk mendatangi rumah lama Ririn.


sesampai di sana dan rumah itu tetap kosong, hanya tertulis di depannya. ' akan segera dibangun taman permainan'


Lalu Riko dan istrinya menelusuri area rumah, dan tidak berapa mereka menemukan grobak yang dulu di gunakan Ririn untuk membawa Riko dari gudang kosong.


Ketiga bodyguard tersebut mencari sesuatu yang seperti ada dalam mimpi mereka, dan akhirnya ditemukan suatu benda yang dibungkus dengan kaleng kecil lalu dibalut dengan plastik hitam.


Salah satu dari bodyguard itu membuka plastik, lalu membuka kaleng kecil dan ternyata isinya adalah disket dan itu masih terlihat bagus.

__ADS_1


"mas ingat ngak kenapa disket ini masih sembunyikan di sini?"


__ADS_2