CINTA SUAMI PSIKOPAT

CINTA SUAMI PSIKOPAT
Semakin Terungkap.


__ADS_3

Mpok Ina kemudian mengeluarkan beberapa dokumen dari koper yang sudah usang, lalu memberikan nya ke Riko dan Asep.


"nak Riko....


kemungkinan besar nak Ririn di aniaya oleh papa nya karena mencoba mengamankan koper ini.


koper ini dibawa nak Ririn di pagi hari itu, tapi disembunyikan di suatu tempat.


ketika Ririn sudah akrab dengan nak Riko saat itu, barulah nak Ririn menceritakan tentang koper ini yang disembunyikan di belakang gudang dimana nak Riko ditemukan oleh nak Ririn."


Hanya Asep yang memeriksa dokumen-dokumen itu, lalu berdecak kagum. hal itu menjadi perhatian Riko dan istrinya.


"mas...


Dokumen ini tentang transaksi korupsi di Adijaya group."


Tiba-tiba saja Asep terdiam dan memperlihatkan photo kepada Riko, seketika itu juga air mata Asep mengalir di pipinya.


"ini Papa mas, salah satu dari dari yang terlihat di siksa."


Asep menunjukkan beberapa photo, dimana salah satu bagian photo menunjukkan seorang pria yang berdarah.


Riko terlihat syok setelah melihat photo tersebut, begitu juga dengan Ririn yang melihat photo yang lainnya.


"om Dika ma."


Ujar Ririn seraya menunjukkan salah photo ke mama nya, dan seketika itu mama Ririn langsung menangis.

__ADS_1


Ada apa sebenarnya? ada apa dengan photo tersebut?"


"Mpok Ina, tolong jelaskan semua ini. dan kenapa Mpok memperlihatkan ini sekarang?"


Mpok Ina hanya terdiam dan air matanya juga mengalir di pipinya. lalu menatap Ririn dan Riko.


"dulu almarhum Atok menyuruh suami mpok untuk menyelediki Herman, manusia Iblis itu. suami mpok bekerja sama dengan nak Dika yang kebetulan saat bekerja sebagai polisi.


Suami Mpok berhasil mengumpulkan bukti-bukti ini dan pada akhirnya suami Mpok terbunuh demikian juga dengan nak Dika.


mpok tidak mengetahui dengan jelas, kapan dan dimana mereka berdua di bunuh. tapi pesan terakhir dari suami mpok adalah.


Untuk menjaga Ririn, karena Ririn sudah mengamankan barang bukti tersebut.


Mpok menyembunyikan semua ini karena sikap nak Riko yang diluar kendali, dan kehadiran nak Ririn di sini membuat mpok berani bicara."


Asep, kerahkan semua yang kita punya dan kita harus mulai sekarang."


"baik mas, tapi kita tidak bisa gegabah."


"benar kata nak Asep, karena mereka memegang kendali di pemerintah dan juga Aparat.


almarhum Atok dan Almarhumah Nadia bisa tewas dengan tragis dengan alasan kurangnya bukti."


"baik mpok, saya paham maksud mpok. dan menjadi gila adalah jalan terbaik."


Perhatikan mereka semua tertuju kepada Riko akan hal ucapan nya.

__ADS_1


"maksudnya gimana mas?"


Tanya Ririn kepada suaminya dan Riko hanya tersenyum menanggapi perkataan dari istrinya itu


"pertama sekali kita harus berkonsultasi dengan dokter Imran."


"okey mas, Asep paham. nanti Diana yang mengurus sebagian dari rencana kita ini."


"kenapa harus Diana sep?"


"iya mbak, papanya Diana juga terbunuh. dulu Diana itu adalah polwan. kemudian dia masuk ke Adi jaya group untuk menyelediki kasus kematian papa nya."


"Asep dan Diana dulunya anggota kepolisian, dan mereka berdua mas tarik untuk menyelediki kasus ini."


Ujar Riko kepada Ririn untuk membernarkan ucapan dari Asep dan istri nya memberikan tanggapan demikian juga dengan yang lainnya.


"baik, untuk sementara ibu dan Adit tinggal disini. sampai keadaan benar-benar aman kondusif.


Mpok Ina, aku janji akan membuat mereka membayar semua ini. dan akan mempertemukan Mpok dengan anak-anak Mpok dalam keadaan aman."


Mpok Ina menangis seraya memeluk Riko, dan berharap Riko mampu menuntaskan semua ini.**


Hari Senin pagi, Diana yang di kawal beberapa bodyguard datang mengambil dokumen dan bukti-bukti yang diserahkan oleh Mpok semalam.


Begitu juga dengan rekaman video papa nya Ririn yang diambil di rumah sakit oleh Adit, lalu Riko dan istrinya serta Asep bersiap-siap untuk menemui dokter Imran.


"Bu, Mpok. jangan terima tamu siapapun itu tanpa seijin dariKu, para pengawal disini akan menjaga ibu dan mpok."

__ADS_1


Ujar Riko seraya masuk kedalam mobil, dan mobil melaju dengan kecepatan sedang yang di kemudi oleh bodyguard.


__ADS_2