CINTA SUAMI PSIKOPAT

CINTA SUAMI PSIKOPAT
Sekilas Ingatan Dari Masa Lalu.


__ADS_3

POV Riko.**


Ririn masih terus menatap Riko dan pandangan itu membuat Riko seolah-olah berhutang sesuatu terhadapnya.


Mereka bertiga saling menoleh satu sama lainnya, dan belum memulai obrolan.


"silahkan tanya lagi."


haaaaaaaa.......


Akhirnya Riko mempersilakan istrinya untuk bertanya, dan Ririn menghela napasnya, kali ini tatapan sudah tidak seperti tadi terhadap Riko.


Selama ini setiap kali Ririn hendak bertanya, Riko selalu menjawab dengan singkat dengan jawaban kalau Riko butuh waktu. saking kesalnya Ririn mendorong sofa tempat tidur Riko hingga terjungkal balik.


"ikatan batin apa yang mas maksud? lagak nya dah kayak skrip film laga jaman dulu aja."


"mas hanya merasa kalau kamu ditakdirkan untuk menjadi istri Ku, selama ini, mas mencari gadis kecil dari masa lalu mas.


Mas hanya bisa mengingat huruf double 'R ' dan janji mas terhadap Nya. serta tanda lahir di leher belakangnya."


"apa janji itu mas? mengenai tanda lahir, apakah sama dengan tanda lahir yang ada dibelakang leherku ini? "


"mas berjanji kepada gadis kecil itu, akan menemui kelak nanti, lalu menikahinya. ketika mas berkata seperti itu. gadis itu menjawab.


'awas kalau mas ingkar.'


Asep seketika bengong karena Riko dan istrinya kompak mengucapkan kalimat itu, demikian dengan Riko dan istrinya.


"kenapa kamu bisa mengikuti mas?"


Kali ini Riko dengan heran bertanya kepada istrinya.


"entah lah mas, tapi mimpi itu selalu hadir dalam tidurku. di pintu belakang gudang yang usang itu, seorang anak laki-laki yang selalu memegang tangan Ku."


"kamu ingat wajah anak laki-laki itu?"


"ngak mas, Ririn ngak tahu kenapa bisa melupakan semua kenangan masa-masa kecil Ku."


"apa sudah pernah bertanya kepada ibu?"


Riko bertanya karena penasaran, kisah istrinya hampir sama dengan kisah hidupnya.


"pernah nanya, tapi ketika mama menjelaskan nya. malah Ririn jatuh pingsan mas, dari situ lah mama berusaha untuk tidak menguntungkan masa lalu Ku.

__ADS_1


Jujur mas, Ririn tidak pernah melihat mas secara langsung. tapi ketika melihat mas di rumah sakit saat pertama kalinya, Ririn merasa seperti pernah bertemu.


Seperti Dejavu dan sulit untuk dijelaskan dengan kata-kata, dimana dan kapan Ririn pernah bertemu dengan mas.


Semakin mencoba mengingat, semakin sakit kepala Ku mas. aneh dan sulit bagi Ririn."


(Dejavu adalah bahasa Perancis, yang artinya pernah melihat sesuatu dari masa lalu dan itu dilihat di masa sekarang, seperti terulang kembali.


Intinya dari Dejavu adalah tiba-tiba mengingat kenangan dari masa lalu setalah merasakan masa kini).


Suaminya yang serius mendengarkan, kini mendapati dirinya diperhatikan istrinya dengan penuh pertanyaan.


"mas Riko, awalnya mas itu lembut tapi pada akhirnya kasar. dan bertingkah aneh, kadang seperti anak kecil dan kadang seperti anak kecil yang mendapat perlakuan tidak baik."


"apalagi yang pernah kamu alami selama pernikahan kita ini?."


Ririn dan Asep begitu serius menoleh Riko yang malah bertanya kepada istrinya.


"mas pernah keluar dari kamar mandi dan dalam keadaan telanjang, lalu meminta Ririn untuk memakai kan pakaian untuk mas, tapi setelah lengkap berpakaian dan tinggal memakai kan dasi, mas tiba-tiba berubah seperti biasanya.


jutek dan omongan nya ketus, bukan hanya sekali mas. kita sudah menjadi suami istri hampir satu bulan, dan hanya akhir-akhir mas tidak bertingkah aneh."


Riko menatap istrinya dengan ekspresi wajah yang datar, tatapi sorot matanya seperti menyimpan rahasia kelam di masa lalu.


Papa di pecat dari Adijaya group karena terbukti korupsi demi memenuhi kebutuhan para selingkuh yang hidup mewah.


Mas di culik dan di jadikan Sandra untuk mendapatkan uang dari mama, semua berawal dari situ sehingga mas seperti ini.


Mas tidak pasti apa yang terjadi saat itu, tapi itu yang menyebabkan mas seperti ini."


"maaf ni mas karena sudah lancang, pernah di kamar Ririn menyenggol sebuah kotak dan jatuh, isinya berantakan semua di lantai dan Ririn mendapati satu kartu nama.


Dr Imran Supriadi Sp.Kj, dan kemudian Ririn mencari tahu Dr Imran itu dokter seperti apa?


ternyata dokter Imran adalah Speaslis kejiwaan, apa mas pernah konsultasi ke dokter tersebut?"


"pernah, tapi berhenti ketika suatu kejadian yang sangat memilukan.


Mantan istri mas yang kedua ternyata punya maksud lain ketika menikah dengan mas.


Dia bekerja sama dengan papa, untuk menghancurkan Adi jaya group. dia juga selingkuh dibelakang ku.


Itulah sebabnya mas berhenti konsultasi ke dokter Imran.

__ADS_1


Mas berpikir menjadi gila adalah jalan terakhir untuk mengatasi manusia benalu."


"menurut mas, apakah Ririn manusia benalu?"


Untuk pertama kalinya, Riko tersenyum manis ke Istri nya ketika mendengar pernyataan dari Nya.


"awalnya, tapi saat penandatanganan perjanjian pranikah. kamu berbeda dari kedua mantan istri Ku.


Klausa perjanjian yang kamu tambahkan adalah bagaimana cara menyelamatkan diri mu sendiri, dan kamu tidak meminta ganti rugi jika terjadi kekerasan.


Kedua mantan istiku menikah karena mas ini, pewaris yang kaya Raya. sementara kamu menikah dengan mas, karena pengorbanan terhadap keluarga Mu."


"Ririn ngak tahu apakah ini pujian atau hinaan mas, setelah mendengar penjelasan dari mas, ada satu permintaan saat ini. bisa kita berdua berkonsultasi dengan dokter Imran?"


"kenapa? apa karena kamu terlalu cinta dengan mas?"


Ririn tersenyum manis saat mendengar pernyataan dari suaminya, begitu juga dengan Asep.


"kalau masalah cinta, Ririn belum tahu pastinya, yang jelas aku sangat nyaman dan bahagia ketika bersama dengan mas.


Dari artikel yang Ririn baca, dokter Ahli jiwa bisa membantu seseorang untuk mengingat kehidupan masa lalunya.


Ririn juga ingin mengingat masa lalu, Ririn ngak perduli sepahit apapun masa lalu ku itu mas.


Ririn ngak mau terjebak dalam ingatan separuh dari masa lalu."


Asep langsung menoleh sepasang suami istri, sepertinya keinginan untuk berkonsultasi dengan dokter ahli jiwa itu akan terlaksana.


"Asep, bisa kamu urus."


"siap mas, pasti bisa dong.


Ujar Asep dengan cepat, sepupu nya itu terlihat bahagia.


Riko menoleh istrinya dengan tersenyum, dan ketika Ririn melihat nya Riko malah menundukkan wajahnya.


"oh iya, kenapa kamu begitu yakin untuk bertanya banyak hal kepada Asep?"


Pertanyaan dari Riko yang seolah-olah sedang menyelidiki istrinya yang selama ini mempercayai Asep.


Ririn bahkan percaya kepada Asep atas penemuan yang janggal terhadap papanya.


"kata mama, cuman Asep satu-satunya yang mas percayai di dunia ini. selain menjadi asisten pribadi, Asep juga sepupu mas. apa itu benar mas?"

__ADS_1


Riko hanya mengganguk pertanda informasi yang di dapatkan oleh Ririn benar demikian, terlihat Ririn tersenyum.


__ADS_2