Cinta Tak Di Sangka

Cinta Tak Di Sangka
menerima undangan


__ADS_3

Yona tidak henti henti nya menggerutu, danu jadi pusing memikirkan nya,


namun danu tidak menggubris ocehan pacar nya itu, ia malah membayangkan, bagaimana konyol nya ara malah mencium nya di depan yona, ara pasti sengaja melakukan itu,


tanpa danu sadari danu tersenyum, ia masih ingat ketika ara mengedipkan kedua matanya ke arah danu setelah ia mencuri kecupan di pipi nya


"sayang, kamu dengerin aku ga sih. ko malah senyum senyum"


yona mencubit lengan danu yang sedang memegang stir mobil.


"aduh... denger lah, aku senyum senyum karna kamu ga berenti ngomong" (danu berkilah)


"pokok nya liat aja dia ga tau siapa aku, berani berani nya gituh"


"udah lah, kamu kan jadi Bt, kita jadi makan di mana nih?? "


yona tidak menjawab, ia cemberut begitu saja.


hari menjelang sore,


hari ini danu libur dari praktek nya,


danu sedang membaca buku di balkon kamar nya,


ketika saja sang mama berada di pintu arah balkon nya,


"sayang, apa mamah ganggu?? "


danu menoleh, mendapati sang mamah di sana,


"eh, engga mah, danu lagi nyantai... "


mama mendekat,


"hari ini libur kan?? "


"iya mah, ada apa? (tanya danu)


" emh, mamah mau undang ara makan malam di sini, tapi, mama mau ara yang masak, dia jago masak lho sayang" ( mamah antusias membicarakan calon menantu nya itu)


"oya?? oiya, danu mau tanya mah,

__ADS_1


papa nya ara kan punya perusahaan, tapi kenapa anak nya kerja di restoran?? "


"kerja??? (tanya mama sedikit kaget)


" iya mah, danu tadi makan siang di resto Agatha, ara yang layanin"


"ahahaaaa, ( mama tertawa)


" lho kenapa mah?


" kamu emang ga tau? resto itu punya ara sayang"


danu menaikan alis nya, ia merasa kaget,


"resto itu??? " (tanya danu)


"hmm hmmm, resto itu punya dia, tiara Agatha"


danu melirik lagi mama nya, lalu dia tertawa, merasa bodoh karna tak tau hal itu,


"terus, gimana pertemuan kalian?? "


"ga gimana gimana mah, gitu aja, danu pesan lalu dia antar makanan, danu ga tau dia owner nya, danu kira dia kerja, makanya danu ga mau ganggu jam kerja dia"


mama tersenyum.


"dia anak mandiri sayang, bagaimana mama nya meninggal saat dia umur 11tahun, tapi dia anak yang tangguh, tumbuh dengan luar biasa, dia bisa buktikan kalo ia bisa raih cita cita nya,


resto itu milik nya sendiri, hanya lahan nya saja punya papa nya"


danu mengangguk, hati nya merasa hangat mendengar cerita tentang ara dari sang mama,


"nanti mama telpon ara, kamu mau antar mama belanja? kita ke supermarket terdekat aja, gimana? “


danu merasa semangat, entah apa yang ada dalam hati nya, biasa nya jika libur begini mama Minta tolong sesuatu, ia akan ogah ogahan..


ara membereskan meja nya, biasa nya kalo sudah sore begini, sudah tidak ada laporan, ia berniat akan ke dapur saja, ini sudah jam 5 sore


HP nya bergetar,


panggilan dari no baru,

__ADS_1


ara paling malas menerima nya, karna sering sekali panggilan itu dari sales/bank..


menjadi misscall, ara bangkit dari kursi nya, menyimpan file ke lemari besar di belakang nya, tapi HP nya bergetar lagi, panggilan dari no yang sama.. ara jadi penasaran, ia menerima nya.


"hallo"


"ara sayang, ini mama danu"


"ah iya bu, tadi ara lagi di toilet" ( ara menggigit bibir bawaannya, entah mengapa ia menjawab seperti itu, karna tidak mungkin juga dia jujur)


"ga apa apa sayang, emh boleh ga panggil nya mama ya, jangan ibu heheee"


"oh iya, maaf mah"


"iya sayang... emh tiara, mama mau undang makan malam di rumah malam ini, apa ada acara? "


ara terdiam, dia tidak punya acara sih, tapi menolak nya pun apa alasan nya...


"emh.. ara ga punya acara mah"


"ah.. kebetulan, kalo gitu, jadi ara bisa datang ya? "


"iya mah, semoga ga ada halangan ya.. "


"baiklah sayang, nanti danu jemput ya?? "


"emh seperti nya ara datang sendiri mah, ara kebetulan bawa mobil"


"Owh. begitu...


ya sudah, sampai jumpa nanti malam sayang"


"iya mah.. "


telpon terputus


ara berpikir sejenak,..


bagaimana dia bisa ketemu danu setelah kejadian tadi, ara malu juga....


"ara ga ada acara sayang... " (mama terlihat senang, mereka sudah selesai belanja, mama mempersiapkan bahan masakan yang ia beli tadi)

__ADS_1


__ADS_2