
Danu membawa yona ke dalam mobil nya, menarik nafas dalam dan menghembuskan nya,
yona harus tau semua ini, danu tidak mau bohong,.
"bagaimana pun yang kamu lakukan salah yona" (ucap danu)
"wanita itu tiara, calon istri aku"
yona seketika menegang, mata nya terbelalak sempurna, yona memukul lengan danu bertubi tubi,
"apa maksud kamu?? " (yona mulai menangis)
danu lagi lagi menarik nafas, ia bersiap karna mungkin akan bersitegang dengan kekasih nya ini..
"kami di jodohkan,
perempuan itu, tiara yang kamu maki maki kemarin, dan kamu tampar tadi benar dia pemilik resto ini"
"bodo amat dengan siapa dia, aku ga rela kamu di jodohin gitu aja danu"
"aku ga punya pilihan yon"
"aku ga Terima, kamu milik aku dan kamu ga bisa gitu aja ninggalin aku"
hening sejenak di antara mereka,
" kamu Terima perjodohan ini? kamu senang di jodohkan? aku liat kamu cium cium dia, apa kalian sudah sedikit itu?? “ (tanya yona, tatapan nya penuh selidik)
"aku bilang aku ga punya pilihan yon"
"bukan kamu yang ga punya pilihan, tapi kamu yang ga punya prinsip, sampai kapan pun aku ga akan Terima ini danu, aku serasa ga di hargai, kita udah deket se tahun belakangan ini, dan kamu mau ninggalin aku gitu aja?? "
danu menunduk, ia tidak punya alasan lagi,
"brengsek"
__ADS_1
yona keluar dari mobil danu, mambanting pintu mobil danu dengan sekuat tenaga, ia pergi dengan mobil nya
danu meremas rambut nya,
yona memang wanita yang keras kepala, dia kekeuh jika ingin memiliki sesuatu,
**
semua pegawai ara kaget dengan kejadian ini, baru pertama kali, bos nya mengalami hal seperti itu,
Mama merasa tidak enak hati pada ara, mengapa kejadian seperti ini harus terjadi,
"dari dulu mama emang ga suka sama yona, dia itu sombong, baru aja jadi model kelas bawah" (kata mamah kesal)
ara menunduk mendengar ucapan mama, mereka berada di ruangan ara,
teman teman mamah sudah pamit pulang,
"kamu bener ga apa apa sayang?? (entah itu pertanyaan mama yang ke berapa kali, ara sampai tersenyum menjawab nya)
" mama tenang aja, ara ga apa apa beneran" ( emang monyong tuh si model, kalau ga ada mama dan teman teman nya ara ingin sekali menjambak rambut nya).
"marah kenapa mah? "
"ya karna kejadian ini"
"mah ara baik baik aja, ara ga apa pa"
tokk tokk tokk,
pintu ruangan ara di ketuk,
"masuk" (jawab ara)
pintu terbuka, ada danu di sana..
__ADS_1
mama langsung cemberut pada putra nya itu,
"mama kan udah bilang dari dulu mama ga suka sama yona, kamu masih aja hubungan sama dia, dia itu cuma manfaatin kamu aja danu"
ara menempelkan jari tangan nya ke bibir, menatap danu dengan entah tatapan apa,
danu berjongkok di depan ara, mereka saling tatap,
"aku ngerasa seperti pelakor kamu tau?? " (ucap ara tanpa merubah air muka nya, mama menggigit bibir nya mendengar ucapan ara)
"maaf, aku pastikan ini ga akan terulang lagi"
"aku pendendam danu, akan aku balas perlakuan orang lain dengan apa yang dia lakuin sama aku"
deg,
danu kenal kata kata itu, itu kata kata danu saat membalas ciuman ara,
danu menunduk,
sang mama melihat bagaimana anak nya yang seorang dokter cukup di segani di RS dan memiliki saham 50% di RS itu tertunduk di hadapan wanita.
"dan satu lagi... " (ucap ara)
danu menaikan wajah nya..
"katakan.. "
"jangan maen cium cium sembarangan,
kamu tau berapa kali hari ini kamu cium aku? "
mama terdengar menahan tawa, danu melirik mama nya "gila, ara memang sangat jujur, danu kehilangan harga diri di depan mamah nya sendiri", mama memang menyaksikan tadi bagaimana danu cepika cepiki pada ara, dan mencium kepala ara saat akan membawa yona keluar.
"maaf ara, itu refleks, begitu saja terjadi" (jawab danu polos, ara menatap aneh pada dokter yang pernah ia tabrak itu)
__ADS_1
jawaban yang menurut mama tabu,
dia antara merasa malu atas kelakuan anak nya yang maen nyosor aja, dan merasa lucu dengan ucapan ara..