Cinta Tak Di Sangka

Cinta Tak Di Sangka
hari yang menjengkelkan kan


__ADS_3

seorang OB membuka kan pintu resto untuk ara, ia sedang membersihkan jendela, resto baru akan buka,


"Selamat pagi bu ara yang selalu cantik, tapi seperti nya hari ini ibu baru bangun tidur ??? "


ara nyengir, agus selalu menyapa nya setiap ia datang dengan sapa an begitu,


"iya gus, aku nemenin papa di RS. se malem.. "


"ya Allah, terus papa nya ibu gimana sekarang? “


" sudah membaik, ini baru pulang, papa langsung ke rumah"


"syukurlah bu, semoga lekas sembuh buat tuan"


"thank's bro"


ara beranjak masuk,


"jon, nasi goreng ati ampela satu ga pake lama" (ara sedikit berteriak, pada salah satu koki nya)


"siap nyah.... " (jawab jhony)


menghempaskan tubuh nya ke sofa, ara meluruskan kaki nya, mengangkat nya sejajar dengan badan, ia terlelap begitu saja.


"tokk tokk tokk.. bu.."


rima Asisten nya mengetuk pintu, rima tau bos nya itu sudah datang, namun tidak terdengar ara menjawab,


"apa di toilet ya?? " (pikir nya, rima masuk ke ruangan, dia terperangah melihat bos nya tertidur pulas di sofa, mengurungkan niat nya untuk memberi laporan, rima keluar ruangan lagi)


berpapasan dengan jhony yang membawa pesanan sang bos, rima menghentikan nya


"jhon ibu tidur" (berbisik)


"tidur..???, lha ibu minta nasi goreng tadi.. "


"simpen aja di meja nya, tapi pelan pelan ya.. kasian kayanya kurang tidur, ibunkan nginep di RS malem"


"oiya.. ok deh, ya udah gue anter dulu"


rima mengangguk, memperhatikan jhony masuk ke ruang bos nya,


seperti meletakan sebuah bom yang akan meledak, jhony sangat pelan pelan membuat gerakan, badan nya gemetar, takut takut suara piring beradu dengan meja kaca membuat suara yang bisa membangunkan bos nya...


jhony menahan nafas, meletakan piring,


"amannnn" bisik nya, piring mendarat mulus.. lalu satu lagi, se botol air mineral...


"huft.... " joni mendesah ia berhasil menyimpan nasi goreng tanpa suara di meja

__ADS_1


"lama lo jho"


jhony kaget, ara terlihat memejamkan mata, tapi ia bicara, ternyata bos nya itu tidak tidur.


"duh bos, kaget saya.... "


ara bangun, memijat pundak belakang nya yang kaku,


"langsung di makan bu, mumpung hangat"


"hmmm, mkasih ya jho"


"sama sama bu, kalo perlu sesuatu panggil aja ya"


"oke... "


ara bangun, berniat mencuci muka terlebih dahulu sebelum ia makan,


mulai menyuap nasi goreng nya, ara menikmati rasa nasi goreng yang jadi favorit nya ini, jhony koki yang paling ia andal kan.


panggilan telpon masuk ke HP nya, menatap beberapa detik layar yang menampilkan nama bi Nur,


ara takut ada apa apa dengan ayah nya. ia langsung menyambar HP nya


"ya bi,??? “


" non, maaf, kata papa jangan siang siang pulang nya"


"bilang sama papa, ara baru aja nyuap makan biiiiii"


bi Nur mendengar nada kesal dari ara


"hihiii, maaf ya non,, bibi tutup telpon nya ya"


"hmmmmmmmm"


ara diam, menatap nasi goreng yang beberapa menit lalu terlihat nikmat, entah mengapa jadi tidak berselera sekarang,


ara bangun, meraih kunci motor dan tas nya.. ia akan pulang saja..


"bu, mau kemana? " tanya rima


"aku pulang ya rim, titip resto kalo ada apa apa kabarin ya, aku pengen tidur"


"siap bu, apa perlu di antar?"


"ga usah aku bisa sendiri,


oiya. minta tolong agus beresin bekas makan d dalem ya.. "

__ADS_1


"baik bu.. "


terlihat sudah ada beberapa pelanggan di restoran nya, ara melewati satu meja, namun tiba tiba seorang perempuan bangun dari duduk nya, dengan tangan memegang HP, ia sedang dalam panggilan, tak memperhatikan sekitar, minuman nya tumpah mengenai baju ara.


burggg,


"shhhhh... " ara mendesah, ia menatap wanita yang menabrak nya, jujur ia sangat kesal.


"aduuh, kalo jalan liat liat dong"


(kata pelanggan itu sewot)


"saya lagi jalan di jalan yang menurut saya benar mba, mba yang tiba tiba bangun, mana saya tau mba mau bangun" (jawab ara mencoba tenang)


"ich udah salah nyolot lagi, panggil manager kamu kamu cuma pelayan kan di sini"


ara melempar pandangan nya, ia jengah.


ara tersenyum. sangat malas untuk bedebat saat ini, kepala nya sedikit berdenyut akibat kurang tidur,


"kami punya CCTV di sudut ruangan mba, ayo kita lihat siapa yang salah.. " ( kata ara bernada datar)


"kamu ga sopan banget sama pelanggan, cuma pelayan, sombong lagi. harus nya kamu minta maaf"


ara terdiam,


tak lama kemudian ia pergi, meninggalkan begitu saya perempuan yang menabrak nya, percuma saja berdebat dengan pelanggan yang seperti itu.


"bu bos tunggu"


agus menghampiri ara, memberi se kotak tisu , ara menarik nya beberapa lambar, untuk ia usapkan ke baju nya yang basah,


"ibu ga apa apa"


"engga gus, makasih ya, aku mau pulang dulu"


"iya bu hati hati" agus membungkukkan badan,


perempuan itu menyaksikan adegan di depan nya


"bu bos?? apa dia bosan nya di sini?? bergumam dalam hati,


agus menghampiri pelanggan tersebut,


mulai membersihkan tumpahan jus di meja dan lantai,


" siapa cewe tadi?" ( tanya perempuan itu judes)


" itu bu ara, pemilik restoran ini " (jawab agus sopan)

__ADS_1


si pelanggan terlihat diam,


dia memang tidak sengaja melakukan itu, tapi toh memang seharus nya dia memperhatikan jalan nya, walaupun dia pemilik restoran ini kan? .


__ADS_2