
Hari sungguh cepat berlalu,
pasien di rumah sakit untuk pagi saja sudah terlihat penuh, danu menyemangati diri nya sendiri,
" semangat yoo semangat, pasien penuh" (danu berkata sambil membuka buku catatan nya
sang perawat tertawa mendengar itu,.
pernikahan danu dan ara terhitung dua hari lagi, danu merasa sedikit BT karna tidak di perbolehkan bertemu ara 1minggu sebelum pernikahan..
jujur ia rindu,
mendapat kiriman foto dari sang fotografer, danu memasang nya menjadi layar utama, menampilkan keromantisan mereka di sana, anggap lah sebagai pengobat rindu.
danu hampir tidak dapat mengecek HP nya karna sibuk,
ada telpon dari sang mama beberapa kali yang danu lihat saat istirahat, seperti nya hal penting, danu menelpon mama balik
"sayang ada paket buat kamu" (ucap mama)
"paket? danu ga pesen apa apa mah"
"iya nih, ga ada nama pengirim nya, cuma nama kamu aja"
"ya sudah, nanti malam danu lihat, simpan dulu aja ya mah"
"ok sayang "
***
ara sedang memotong buah buahan untuk salad, ketika agus datang membawa kotak berwarna coklat muda,
"bu, punten ada yang kirim paket buat ibu... "
ara menoleh, melihat kotak yang seperti nya berukuran 20x20 itu,
"dari siapa a?? "
"ga tau bu, ga ada nama pengirim nya, tadi bang kurir juga bilang ga tau, karna dari kantor nya begini"
ara mencuci tangan nya, meminta koki di sana melanjutkan pekerjaan nya,
"makasih ya a"
ara menerima paket itu, ia penasaran,
ara mencoba menggoyangkan dus itu,
"ringan.. " (kata ara kemudian)
__ADS_1
membawa nya ke ruangan, ara langsung membuka nya, sebuah kotak dengan tutup atas berwarna hitam itu begitu polos tidak ada keterangan apa pun di sana,
entah mengapa ini jadi terlihat horor, ara membuka nya pelan,
sambil menerka nerka apa isi di dalam nya, ia sempet berpikir apa danu yang mengirimkan nya.
kotak terbuka, ara menyimpan tutup nya di sebelah,
matanya melotot sempurna, seketika ara menutup hidung nya dan mundur beberapa langkah,
ara langsung merasa mual, mencium bau amis darah dari kain di dalam kado itu, ara langsung ke luar ruangan, rima yg melihat itu langsung berdiri dari duduk nya,
"ibu, kenapa?? "
ara pergi ke toilet, ia sungguh sangat mual, mengeluarkan isi perut nya di sana, ara ketakutan..
rima menunggu bos nya itu di depan pintu, ia merasa khawatir juga.
"bu, ada apa?? "
ara menyandarkan punggung nya di tembok, ia berjongkok, rima mengikuti nya,
"rim, ada yang kirim paket, pas aku buka isi nya darah, bau banget"
"hah?? rima terkejut
" darah apa bu?? “
"ba.. baik bu.. "
rima buru buru pergi,
membawa beberapa anak laki laki ke ruangan bos nya,
rima langsung mencium bau dari kotak itu, ia juga langsung menutup hidung nya, secepat nya membawa HP ara ke luar ruangan,
jhony dan agus menutup lagi kotak itu, membawa nya keluar, agus membakar nya, karna jika di buang malah akan menimbulkan bau ke mana mana,
ara memijat kepala nya, ia merasa pusing,
ruangan di biarkan terbuka pintu dan jendela nya, rima bahkan menyemprotkan banyak pewangi ruangan di sana,
ara menghubungi danu, ia takut sangat...
"hallo mas, (ara terisak)
" hey sayang, ada apa, kamu nangis? "
"mas, .. (ara terdengar mengatur nafas nya yang tersenggal)
__ADS_1
" ara, tenang oke, tarik nafas pelan pelan, hembuskan... "
ara mengikuti arahan danu, dan dia jadi lebih tenang,
"ara sayang" panggil danu sangat lembut
"mas, ada paket datang buat aku, aku buka, ternyata isi nya darah mas, bau banget, aku ampe muntah muntah"..
danu mengerutkan kening nya
" paket?? "
"iya mas, isi nya kain, tapi penuh darah"
"mas juga dapet paket ara, tapi ke rumah"
"lalu?" tanya ara penasaran
"aku baru aja telpon mamah, mamah bilang ada paket, mamah belom buka, aku bilang nanti aja malem pas aku pulang"
"apa mungkin isi nya sama mas? kita kebetulan sama sama dapet paket? "
"bisa jadi ara, kamu tunggu sebentar ya.. mas telpon mama lagi"
"iya mas"
danu cepat menelpon mama nya, menanyakan paket yang mama Terima,
"mah, mama mau bukain paket itu? “
" emang kenapa sayang? "
"mama temenin sama bi yuyun, ara juga Terima paket mah, dia udah buka dan isi nya kain yg banyak darah nya"
"apa?, ya Allah, mama jadi takut sayang"
"tapi kalo mamah ga berani, nanti malem aja ama danu buka nya mah, danu ga bisa ninggalin RS sekarang"
"iya sayang, sekarang ara gimana? "
"ara baik baik aja mah, kain nya udh di buang sana enak anak resto"
"baiklah nak, nanti mama telpon ara deh"
"iya mah, makasih ya"
"iya sayang... "
danu sungguh merasa aneh, dengan tujuan apa seseorang mengirimkan itu, pada ara danu takut akan terjadi sesuatu,
__ADS_1
kalaupun itu hanya iseng, sangat sangat tidak lucu..