
"apa waktu nya sudah dekat?? “ (tanya Rio, ara menggeleng)
" belum, entah kapan...
aku ingin egois yo, apa boleh?? "
Rio tersenyum,
"kadang hidup ga selalu seperti yang kita inginkan tiara.. tapi kita harus tetep ngejalanin nya"
ara diam sejenak,
"paling tidak 6bulan yo, aku mau ngajuin banding ke dokter itu"
Rio memandang mata indah kekasih nya itu, mata teduh yang selalu ia rindukan,
"gimana maksud nya?? “ (tanya Rio, dia membetulkan duduk nya menjadi lebih tegak,
" aku ga suka sama dia yo, kamu tau aku ngelakuin ini karna terpaksa, aku akan minta cerai setelah kita 6bulan nikah setidak nya itu ga terlalu sebentar kan?? “
Rio menggigit ibu jari nya, merasa bimbang dengan apa yang di ucapkan ara, itu terdengar kejam, akan ada beberapa orang yang terluka dengan hal itu.. papa, danu, orang tua danu. Rio berpikir jauh ke sana..
"jadi ku tunggu jandamu gitu maksud nya? “
ara tersenyum, mengusap wajah dengan kedua tangan nya,
" ya, apa kamu minat sama janda? "
" ya, nanti akan aku pikirkan ara,.
kamu tau, aku jadi merasa seperti laki laki penggoda istri orang ahahaa (Rio tertawa mendengar kata kata nya sendiri)
ara melempar nya dengan sendok kecil, mereka tertawa....
_ jika kenyataan seperti ini, tentu akan mudah kan?? tapi kenyataan nya berbanding, teori pasti lebih gampang dari pada praktek, bukan begitu? _
**
__ADS_1
satu minggu berlalu, ara banyak menghabiskan waktu dengan Rio,
walau sebenarnya akan jadi lebih menyakitkan saat berpisah nanti, tapi setidak nya mereka memanfaatkan waktu lebih baik,
ara sudah pulang dari resto nya,
bergandengan tangan dengan Rio, ara melewati stand stand penjualan jajanan, mereka sedang di pasar malam..
memilih aksesoris walau tak ada yang mereka pilih,, ini hanya sekedar cuci mata.. mereka tertawa, bersenang senang,
ara mencicipi jajanan bakso bakar yang rasa nya enak, ia sampai membungkus nya untuk di makan di jalan...
jam sudah menunjukan pukul 8:30 malam, mereka akan pulang, masih terbilang sore untuk muda mudi seperti mereka sebetulnya, namun ara tidak pernah pulang ke rumah lebih dari jam 9 karna permintaan papa.
**
danu baru saja selesai melakukan oprasi, pasien pegangan nya tiba tiba pendarahan di usia kehamilan 8 bulan,
membuat dokter dan keluarga ber sepakat untuk di lakukan oprasi,.
danu lelah, ia sudah di perjalanan pulang,
mata nya memicing, mengenali perempuan di depan nya, ia juga mengenali motor yang mereka gunakan, itu benar motor ara, dia bahkan tidak menggunakan helm, dan dengan mesra memeluk lelaki yang membonceng nya,
ara menoleh ke arah danu, membuat danu yakin bahwa itu benar ara..
jantung nya bergemuruh, tangan nya terkepal di stir, ingin sekali dia menarik ara untuk masuk ke mobil nya,
lampu di depan sudah berubah hijau, menandakan semua kendaraan sudah bisa melanjutkan perjalanan mereka...
danu kehilangan ara,..
ia mendesah, memukul stir dengan kencang,
danu cemburu...
ia dan keluarga sedang merencanakan acara lamaran untuk nya dan ara, walaupun belum di tentukan waktu nya, danu jadi lebih yakin, akan ia majukan tanggal lamaran mereka,
__ADS_1
sesampai nya di rumah, danu langsung masuk ke kamar, menelpon teman nya meminta bantuan..
***
sedangkan di sudut kota yang lain,
yona sedang ter'engah atas permainan dengan teman lelakinya malam ini, permainan yang selalu panas, yona tidak pernah puas dengan sekali ronde, ia sedikit frustasi, danu tidak pernah mau ia ajak "main", iman nya terlalu kuat..
mereka selesai,
yona merebahkan tubuh nya yang begitu terasa lelah, teman laki laki nya masih di sana. menciumi pundak dan dada yona yang masih terbuka
" kamu yang terbaik beb" ( bisik lelaki itu di telinga yona) ayo kita menikah... "
yona berdecak malas,.
ia memiringkan tubuh nya membelakangi laki laki itu,
"aku bilang kan kamu cuma partner **** ku aja, jangan menghayal dengan pernikahan, aku cinta sama danu"
ahahaaa,
laki laki itu tertawa,
"ya, dan dia akan menikah dengan orang lain, apa yang tersisa dari nya untuk mu yona sayang? gadis se cantik kamu dia campakan, sedangkan aku selalu menunggu mu untuk jadi permaisuri ku. tunggu apa lagi??.“
yona terdiam,
benarkah?? sebenar nya danu tidak mencintai ku??, kenapa dia pasrah begitu saja menerima perjodohan itu?
yona masih melamun,
ketika teman tidur nya, membuka lagi kaki nya, untuk memulai lagi permainan,
merasa yona cuek, alex membalikan wajah yona untuk melihat ke arah nya,
mata yona terpejam lagi, merasakan gerakan di bawah tubuh nya yang sudah mulai menggila, alex menyukai itu, ******* yang terdengar indah dari mulut sexy yona, ia mempercepat permainan, semakin membuat yona mendesah.....
__ADS_1
entah itu permainan mereka ke berapa kali nya malam ini...