
"Orang suruhan yona tidak berhasil membawa saya, atas insiden itu bahkan HP di saku celana saya pecah, saat keesokan hari saya mengganti HP dengan yang baru, ada beberapa pesan lagi masuk, bahkan dengan video seseorang telah siap berada di parkiran resto istri saya dengan membawa bahan bakar"
"ini video nya" kata om rudi menanyangkan video di tembok menggunakan proyektor agar lebih jelas para wartawan melihat nya.
video bergulir, menampilkan sosok lelaki menyimpan subuah kain dan di siram nya dengan cairan yang ia bawa dari botol, lalu membakar nya, video terhenti, om rudi membeberkan lagi chat selanjutnya nya dari yona.
"ini chat selanjutnya nya dari yona, saya di minta nya datang ke apartemen secepat nya, dia mengancam kalau saya tidak datang maka ia akan benar benar membakar restoran istri saya, saya berfikir, saya tau bagaimana usaha istri saya membangun restoran itu, itu restoran impian nya, dan jika terjadi kebakaran itu bukan hanya ara yang akan sangat sedih, dan saya rasa saya bisa membereskan masalah saya dengan yona tanpa melibatkan istri.
saya datang ke apartemen, kami memang berdebat, tapi tidak ada pemukulan seperti yang yona ceritakan, dia terus mengancam, bahkan dia memperlihatkan orang suruhan nya berada di depan restoran ara, siap melakukan apapun perintah nya, jika saya tidak melayani nya.
(kasak kusuk antar reporter terdengar hingga team keamanan meminta mereka untuk tenang pagi)
suasana kembali kondusif, danu sejenak terdiam, ini hal terberat yang akan ia sampaikan selanjutnya nya,
"saya terpaksa melayani nya, karena yona mengancam akan melakukan tindakan pada restoran istri saya, dan seperti yang kalian tau, video itu menyebar, dan saya ga menduga kalo yona merekam nya, perlu kalian ketahui, SAYA TIDAK MENYELESAIKAN HUBUNGAN BADAN DENGAN YONA KARENA SAYA SUDAH TIDAK MEMILIKI PERASAAN SAYA PERGI PULANG, INGAT SAYA TIDAK MENYELESAIKAN HUBUNGAN INI, dan jika yona hamil, saya bisa jamin 100% itu bukan anak saya. kami melakukan itu baru sekitar 1bulan dan yona hamil sudah 3bulan, dan perlu di garis bawahi, SAAT SAYA MELAKUKAN NYA YONA SUDAH TIDAK GADIS LAGI, dan selama kami pacaran demi Tuhan, saya tidak pernah menyentuh nya.
jadi benar memang video itu saya dan yona di dalam nya, tapi itu karna keterpaksaan, yona mengancam dan saya TIDAK MENYELESAIKAN HUBUNGAN KAMI,
suasana rusuh lagi, sesi tanya jawab belum saat nya tapi semua wartawan sudah gemas,
"mohon perhatian nya, dr aryo selaku papa dari dr danu ingin menyampaikan sesuatu " ucap rudi. susana hening lagi
"oke saya ga akan banyak basa basi, saya hanya menambahkan bahwa telah terjadi kecelakaan lalu-lintas pada tangga xxxx yang mana korban nya saat itu calon menantu saya tiara, danu dan ara belum menikah, ara tertabrak sebuah mobil dan mengalami luka sobekan di kepala nya, danu yang menangani nya saat itu, dan saat saya selidiki si penabrak ternyata juga orang suruhan dari yona, dan dia sudah di penjara karna permintaan saya,
dan satu lagi, saya punya banyak bukti, bahwa yona memiliki hubungan dengan laki laki lain di belakang danu, yang saya ketahui laki laki itu bernama alex, dan kemungkinan mungkin itu anak dari dia. sekian tambahan dari saya, berikut bukti bukti foto dan video kebersamaan yona dan alex"
danu tercengang, papa nya memiliki informasi yang tidak ia ketahui, jadi yona mengkhianati danu selama ini?, danu melirik sang papa, papa tersenyum penuh arti pada putra nya
papa mencondongkan tubuh nya, mendekat pada danu "papa bilang kan yona bukan wanita baik baik dan kamu marah saat itu"
danu tersenyum, tidak menyangka papa nya melakukan hal sejauh ini pada nya,
"thank pap"
dr aryo mengangguk, ia menepuk pundak anak nya,
"om, boleh saya anggkat telpon dulu? HP danu ga berenti bergetar dari tadi" bisik danu pada pengacara nya
"silahkan, sebentar lagi akan ada sesi tanya jawab"
__ADS_1
"ok om"
danu menjauh sebentar dari papa dan pengacara nya, membuka HP nya, panggilan dari bi. Nur entah berapa kali di sana, danu tak enak hati pikiran nya hanya pada ara, ia menelpon balik bi Nur.
"bi.. "
"dokter.. hickk, non ara pergi dari tadi"
"pergi? kemana bi?"
"non ara bawa koper, kang ujang mengantar nya ke bandara"
"apa? "
"dari tadi setengah sembilan dokter non ara berangkat"
"ah,..." danu berteriak menutup begitu saja telpon nya, ia cemas bercampur marah, danu masuk lagi ke ruangan
"pah ara pergi, kang ujang mengantar ara ke bandara"
papa membelalakan mata nya, danu tidak buang waktu, ia pergi, menyusul ara ke bandara, entah pergi kemana pikirnya yang pasti dia harus ke bandara dan mencari sang istri..
danu menepikan mobil nya, ia mencoba menelpon ara, nihil, no nya memang tidak aktif, danu mendapat telpon dari sang mama,
" sayang, lihat status WA ara, dia di bandara"
danu tidak menjawab, ia memutuskan sambungan telpon nya, mengecek apa yang mama bilang
pukul 9.00 ara membuat status dengan caption "see you" dengan latar belakang bandara, danu tidak tinggal diam, ia kembali melajukan mobil nya, berharap dia tidak akan terlambat,
"ara please aku mohon jangan pergi" danu terus bergumam, ia tidak memperhatikan jalan dengan baik yang ia ingin sampai secepat nya ke bandara, sedangkan waktu yang ia butuhkan untuk sampai bandara saja ±30 menit, ia sungguh terlambat,
**
sudah mengudara selama 30menit, ara memandang hamparan langit luas di luar kaca,
mata nya memanas,
"maaf mas, ara pergi, ara berdoa semoga masalah mi cepat selesai, ara butuh waktu, maaf juga karna ara bukan istri yang baik, ara bukan orang penyabar, ara ga bisa bertahan dengan semua keadaan di sisi kamu"... air matanya menetes lagi
__ADS_1
" kamu bahkan ga tau kalo aku hamil mas, istri dan ibu macam apa aku? biarlah, biar waktu yang menyelesaikan semua nya"
...****...
...masa berlalu, tanpa ku menyadari,...
...percintaan yang kita bina hampir selesai,...
...apa salah ku? kau buat ku begini...
...dalam dilema diantara jalan derita....
...tidak pernah ku duga, ini semua terjadi.........
...jangan lah engkau, menghancurkan segala,...
...setelah lama kita mengarungi bersama....
...usah biarkan, cinta kita yang suci...
...di lambung ombak, garam di lautan berduri...
...hanya satu pintaku, semoga kau perbaiki,...
...semua ini......
...telah banyak yang ku beri,...
...sejak dulu lagi....
...pengorbanan tiada pernah jemu,...
...Hanyalah Tuhan saja bisa menentukan semua,...
...kesabaran daku menanti mu......
...ku tetap memaafkan dan berdoa kau kembali...
...sebelum diri melangkah pergi.......
__ADS_1
...Di persimpangan jalan...
..._ terry _...