Cinta Tak Di Sangka

Cinta Tak Di Sangka
negosiasi


__ADS_3

Ara kesulitan tidur, ia sudah bosan di RS, ara melihat danu terbaring di sofa, ada rasa bersalah dalam hati nya, danu pasti ga nyaman, ara merasakan jua waktu kemarin nunggu sang papa,


mengingat lagi saat pertemuan pertama mereka, ara tidak menyangka bahwa laki laki yang ia tabrak adalah calon suami nya,


"calon suami?? "


ya, bukan kah ara tidak punya pilihan.


ya Tuhan, jika aku punya pikiran untuk Bernegosiasi sama mas danu, apa dia akan Terima?


aku ga yakin Tuhan bisa melakukan dengan baik pernikahan ini, aku menginginkan Rio yang jadi suami ku,


mas danu orang baik, tentu dia harus mendapatkan perempuan yang baik pula..


**


dr aryo mengepalkan tangan nya, mendapati laporan dari orang kepercayaan nya,


yona lah biang kerok dari kecelakaan yang di alami ara, meminta seseorang untuk menabrak ara, mengantongi plat no mobil yang menabrak ara dari CCTV beberapa toko di sana, orang suruhan dr aryo dengan mudah mendapatkan informasi,


aryo tidak salah menilai orang,


ia tau seluk beluk kehidupan yona, bukan karna ia tumbuh dari keluarga yang tidak mampu, aryo tidak pernah membedakan status sosial dengan siapa pun,


yona memiliki sedikit keberuntungan, memiliki paras cantik dan tubuh ideal, dia mendapat pekerjaan sebagai model walaupun bukan papan atas, ia juga di ketahui memiliki apartemen yang aryo selidiki hasil dari hadiah seseorang karna yona sedikit berani memamerkan tubuh nya,


aryo tidak mau anak nya salah jalan, diam diam ia menyelidikinya, bagaimana sehari hari yona, ia bahkan menyimpan se orang lelaki di dalam apartemen nya, jauh dari sebelum memiliki hubungan dengan danu, lelaki bernama alex itu sudah di sana, menjadi sumber penghasilan untuk yona,.


menerima berapa foto dari kepercayaan nya, ayo akan menyimpan semua ini, jika suatu saat di perlukan, bahkan foto foto kemesraan yona dengan alex pun aryo punya.


"liat saja yona, kamu salah orang kali ini, aku tidak akan tinggal diam jika kamu mengusik anak dan menantu ku nanti"


**


malam berganti, danu terbangun dari tidur nya, ini jam 2 subuh, ia melihat ara sedang memainkan HP nya, danu bangun, ara langsung menoleh,

__ADS_1


"ara kamu ga tidur?"


"baru aja bangun mas" (ara jelas berbohong)


"apa mau sesuatu? "


ara menggeleng,


" engga mas, makasih... "


danu pergi ke kamar mandi, dan kembali setelah nya, ia tampak sudah segar, dan terlihat tampan...


danu duduk di ujung ranjang,


"apa ada yang sakit/tidak nyaman"


"emh... sebenar nya ara ga bisa tidur"


"kenapa ga bangunin aku? "


ara menggeleng,


danu lekat menatap mata ara,


"katakan"..


ara melipat bibir nya, balas menatap danu,


" ara setuju dengan perjodohan ini mas.. (tak ada respon dari danu, padahal hati nya sedang berbunga bunga),


tapi ara punya permintaan mas"


danu mengangguk menyetujui,


"maaf mungkin ini akan menyakitkan, tapi ara ga bisa bohong sama diri sendiri,

__ADS_1


ara Terima perjodohan ini, tapi ara sayang sama Rio, (ara menunduk, danu masih di sana menunggu kelanjutan permintaan ara),


" bisa kah kita punya perjanjian, bukan kah mas juga punya yona?, ara minta, ara mohon, bisa kah pernikahan kita hanya sementara saja" (danu memicingkan mata nya, bertanya lebih lanjut pada ara)


"ara minta waktu 6 bulan saja mas, se tidak nya kita pernah menikah"


"aku belom ngerti apa maksud kamu ara “(kata danu, ia melipat kedua tangan nya di dada)


" bisakah pernikahan ini hanya sementara, hanya menjalankan keinginan papa, ara punya Rio, dan mas punya yona kan?? "


danu menatap ara dengan tajam...


hati nya jelas patah, ini sungguh menyakitkan bagi danu, dia sudah menyukai ara, tidak mungkin menyanyangi nya, danu telah menyimpan nya dalam hati..


"jadi itu mau kamu ara? ( ara menjadi takut melihat tatapan yang danu berikan, danu mendekat, menundukkan tubuh nya, satu tangan nya bertumpu pada ranjang dekat kepala ara.


" kamu yakin akan bertahan 6 bulan?? "


ara mengangguk, ia takut...


" ayo kita lakukan, apa 3bulan cukup? atau mungkin 2bulan saja?? "


bibir ara kelu, ia tau danu marah, tatapan mata nya sangat lah mengintimidasi,


"asal kamu tau ara, mata mu telah mencuri hatiku, saat pertama kita bertemu,


yona sudah aku tinggalkan saat aku tau kamu calon jodoh ku, aku ga akan ngelirik wanita lain, aku yakin kamu yang terbaik,


aku bukan laki laki berengsek yang mengencani dua wanita sekaligus"


danu bangkit, ia berbalik dan keluar dari kamar,


telak kata kata danu sangat menusuk hati ara, bagaimana mungkin se orang laki laki bisa memilih satu wanita untuk mengisi hati nya,


sedangkan wanita menyimpan dua laki laki di hati nya, kata "brengsek" yang danu ucapkan seolah memukul kepala ara dengan batu, ara menangis,

__ADS_1


membetulkan posisi tidur nya, ara berharap pagi segera datang, ia ingin segera pulang, tenggelam di resto malah lebih baik saat ini..


__ADS_2