
Danu memeluk ara dari belakang, ara mulai tenang, untuk beberapa saat mereka terdiam,
Ara bertekad tidak akan memberitahu danu kalau ia hamil, ara terisak, danu tak melepaskan pelukan nya,
"ara lelah, ara mau tidur mas"
"ara, jangan begini, kita harus bicara" nada suaraa danu bergetar, ia takut ara marah.
ara menggeleng,
"tinggalin ara sendiri mas"
"ga akan ara, mas mau peluk kamu terus" danu menempelkan bibir nya di kepala ara,
"kalo begitu biar ara yang pergi"
kini danu yang menggeleng
"ga akan ada yang pergi oke"
"aku ga mau kamu peluk mas, tubuh mu bukan milik ku lagi"
danu menegang, kata kata ara mengusik hati nya,
"ara, kasih aku kesempatan buat kasih tau semua"
"pergi dan bawa foto foto itu" ara sangat tegas "kalo mas ga mau pergi, aku yang akan pergi"
danu mengalah, mencium lagi rambut istri nya, ara lagi lagi menghindar,
danu sangat frustasi menghadapi semua ini, ternyata sangat menyakitkan melihat seseorang yang kamu sayang kesakitan seperti ini, danu mundur teratur, ia memberikan waktu untuk istri nya.
menutup pintu kamar ara pelan,
mama masih di sana
"gimana ara? "
"dia mau tidur mah"
"danu mama pulang dulu ya, cuti lah, jaga ara, mamah takut ada sesuatu"
"iya mah"
papa menghampiri anak nya, ia memeluk danu,
"sabar dan gentleman oke"
danu mengangguk, "iya pah, makasih ya"
__ADS_1
papa dan mama pamit,
danu duduk di ruang tamu, ia enggan membuka HP atau menyalakan TV, pasti berita itu jadi trending dimana mana
danu bersandar, meluruskan kaki nya, tak terasa ia terlelap.
ini sudah sore, ara merasa lapar, sejak pagi ia belum makan, tapi ara tidak menginginkan nasi, terbayang bakso kuah dengan saus kental, ara bangun dari tidur nya,
meraih HP nya, ia meminta kang ujang membeli bakso seperti yang ia mau,
ara pergi ke dapur, entah apa yang ia cari, ara membuka kulkas,
"non"
"iya bi"
"cari apa? "
"entah lah, ara bingung"
bu Nur ikut bersedih melihat nona kecil nya itu, mata ara sangat sembab, ia juga seperti flu, mungkin karna efek menangis, bi Nur sudah tau permasalahan nya.
"non belum makan, bibi buatin makan ya? "
"engga bi, ara lagi pesen baso ke kang ujang"
ara terdiam, bi Nur tidak pernah berubah, selalu peduli pada nya, ara menangis lagi
"non, bibi ikut sedih" ara memeluk nya, tanpa berkata apa apa,
"sabar ya non" bi Nur mengusap punggung nya
ara hanya mengangguk.
danu mendengar isak tangis, itu serasa dekat, ia terbangun, ara sedang ada di dapur dengan bi Nur, danu mendekat
"sayang, apa lapar? bi Nur bilang kamu belum makan"
ara membuang tatapan nya, menghindari sang suami, ia berlalu begitu saja pergi lagi ke kamar nya.
danu memakan buah ia duduk di meja makan
"bapak mau makan?" tanya bi Nur
"belum bi, nanti aja"
"baik Pak"
"bi, saya cuti beberapa hari, tapi akan ada urusan, bibi bisa kasih tau kabar ara ke saya"
__ADS_1
"siap pak" bi Nur tersenyum
kang ujang datang, membawa bakso pesanan ara
"pak, permisi " kang ujang memberikan bakso pada bi Nur,
"makasih kang, sini biar saya tuang ke mangkok, non udah nunggu"
"siap Nur, panggil aja kalo ada apa apa, saya di luar"
"ok kang"
"apa itu bi? " danu penasaran
"non pesen bakso pak"
"biar saya yang antar"
bi Nur memberikan mangkuk pada tuan nya,
danu pergi ke kamar, untung nya tidak di kunci
"sayang, bakso pesenan mu datang"
ara duduk menghadap jendela, ia melamun, memandang teras belakang rumah nya dari sana.
"ara.. "
ara terkejut, ia sungguh tak mendengar kedatangan danu,
"mas suapin ya? "
ara menggeleng, ia bangun dari duduk nya, pindah ke tempat tidur,
"ara ga selera mas, buang aja"
"ara kamu belum makan"
ara menatap sinis suami nya, mata nya penuh amarah danu melihat itu
"aku bilang aku ga mau"
danu menyimpan mangkuk bakso di meja, ia membuka lemari baju nya, berganti pakaian danu akan pergi, mungkin ara sedang tidak mau melihat nya, bahkan bakso yang ia bawa pun sampai tidak berselera melihat nya,
"aku pergi sebentar " ucap danu
"silahkan, ga usah ngerasa ga enak mas, bukan kah selama ini mas pergi dan datang tanpa bersalah"
danu menunduk, tanpa basa basi ia pergi, bahkan tidak menutup pintu kamar nya, ara memejamkan mata, ia mengantuk, rasa lapar nya entah menguap ke mana..
__ADS_1